{"id":191760,"date":"2026-06-21T14:43:07","date_gmt":"2026-06-21T06:43:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=191760"},"modified":"2026-06-22T06:45:40","modified_gmt":"2026-06-21T22:45:40","slug":"kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/","title":{"rendered":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>CANBERRA<\/strong> &#8211; Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri status Australia sebagai satu-satunya benua yang belum mencatat keberadaan virus H5.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Pertanian, Perikanan, dan Perhutanan Australia Julie Collins mengatakan, infeksi H5 ditemukan pada burung laut migran jenis brown skua. Hasil pemeriksaan sampel telah dikonfirmasi oleh badan sains nasional Australia, sedangkan sampel dari burung giant petrel yang sakit menunjukkan dugaan positif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Meskipun mengecewakan, hal ini tidak terduga mengingat penyebaran flu burung H5 secara global,&#8221; kata Collins dalam konferensi pers, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Sabtu, (20\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Collins memastikan belum ditemukan bukti kematian burung secara massal maupun penularan virus kepada unggas peternakan. Meski demikian, pejabat kesehatan hewan dan pertanian segera menggelar pertemuan untuk menentukan langkah pengawasan, pencegahan, dan penanggulangan secara nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita semua tahu bahwa kita tidak bisa bebas dari flu burung selamanya,&#8221; tambah Collins.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Virus tersebut diduga masuk melalui pergerakan burung laut yang bermigrasi melintasi berbagai wilayah. Penyebaran H5 secara global sebelumnya telah mengakibatkan penyakit berat dan tingkat kematian tinggi pada unggas, burung liar, serta sejumlah mamalia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelompok satwa liar yang paling rentan terdampak antara lain burung air, burung pantai, burung laut, dan burung pemangsa. Infeksi juga pernah terdeteksi pada mamalia laut serta hewan lain, seperti kucing, kambing, alpaka, dan babi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese menyebut temuan perdana tersebut mengkhawatirkan. Pemerintah Australia, menurut dia, akan mengambil tindakan tegas untuk membatasi risiko penyebaran virus ke populasi satwa liar dan sektor peternakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini adalah sesuatu yang terjadi melalui burung yang bermigrasi, dan secara definisi telah terjadi di seluruh dunia, dan inilah mengapa kami bersiap untuk ini,&#8221; ujar Albanese.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum penemuan di Australia Barat, ilmuwan Australia melaporkan H5 telah menewaskan lebih dari 13.000 anak anjing laut gajah atau elephant seal pups. Kematian massal itu terjadi setelah virus menginfeksi koloni pembiakan di sebuah pulau vulkanik sub-Antartika yang menjadi wilayah eksternal Australia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Deteksi pada burung migran mendorong Australia memperkuat pemantauan satwa liar dan pengamanan peternakan. Langkah cepat diperlukan untuk mencegah virus memasuki populasi unggas komersial dan menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap kesehatan hewan serta industri pangan nasional. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA &#8211; Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":191763,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,2254],"tags":[11283,1586,30626,37292,37289,37288,37286,37284,37290,37287,24025,37294,37291,37285,37293],"class_list":["post-191760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-berita-internasional","tag-anthony-albanese","tag-australia","tag-australia-barat","tag-biosekuriti-australia","tag-brown-skua","tag-burung-migran","tag-flu-burung-australia","tag-flu-burung-h5","tag-giant-petrel","tag-julie-collins","tag-kesehatan-hewan","tag-mamalia-laut","tag-unggas-peternakan","tag-virus-h5","tag-wabah-flu-burung"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Aulia Setyaningrum\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-21T06:43:07+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-21T22:45:40+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#blogposting\",\"name\":\"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo\",\"headline\":\"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/jerman-musnahkan-400000-lebih-unggas-akibat-wabah-flu-burung-1761533792900_169.jpeg\",\"width\":650,\"height\":366},\"datePublished\":\"2026-06-21T14:43:07+08:00\",\"dateModified\":\"2026-06-22T06:45:40+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Breaking News, Internasional, Anthony Albanese, Australia, Australia Barat, biosekuriti Australia, brown skua, burung migran, flu burung Australia, flu burung H5, giant petrel, Julie Collins, kesehatan hewan, mamalia laut, unggas peternakan, virus H5, wabah flu burung\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/breaking-news\\\/#listItem\",\"name\":\"Breaking News\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/breaking-news\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Breaking News\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/breaking-news\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#listItem\",\"name\":\"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/breaking-news\\\/#listItem\",\"name\":\"Breaking News\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/\",\"name\":\"Aulia Setyaningrum\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Aulia Setyaningrum\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/\",\"name\":\"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo\",\"description\":\"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/jerman-musnahkan-400000-lebih-unggas-akibat-wabah-flu-burung-1761533792900_169.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#mainImage\",\"width\":650,\"height\":366},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-06-21T14:43:07+08:00\",\"dateModified\":\"2026-06-22T06:45:40+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo","description":"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#blogposting","name":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo","headline":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jerman-musnahkan-400000-lebih-unggas-akibat-wabah-flu-burung-1761533792900_169.jpeg","width":650,"height":366},"datePublished":"2026-06-21T14:43:07+08:00","dateModified":"2026-06-22T06:45:40+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#webpage"},"articleSection":"Breaking News, Internasional, Anthony Albanese, Australia, Australia Barat, biosekuriti Australia, brown skua, burung migran, flu burung Australia, flu burung H5, giant petrel, Julie Collins, kesehatan hewan, mamalia laut, unggas peternakan, virus H5, wabah flu burung"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/breaking-news\/#listItem","name":"Breaking News"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/breaking-news\/#listItem","position":2,"name":"Breaking News","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/breaking-news\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#listItem","name":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#listItem","position":3,"name":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/breaking-news\/#listItem","name":"Breaking News"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/","name":"Aulia Setyaningrum","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Aulia Setyaningrum"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/","name":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo","description":"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/jerman-musnahkan-400000-lebih-unggas-akibat-wabah-flu-burung-1761533792900_169.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#mainImage","width":650,"height":366},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/#mainImage"},"datePublished":"2026-06-21T14:43:07+08:00","dateModified":"2026-06-22T06:45:40+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo","og:description":"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-06-21T06:43:07+00:00","article:modified_time":"2026-06-21T22:45:40+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia - Berita Borneo","twitter:description":"Deteksi pertama virus H5 pada burung laut migran di Australia Barat mendorong pemerintah menyiapkan respons nasional guna mencegah penularan ke unggas peternakan. CANBERRA - Pemerintah Australia menggelar pertemuan darurat untuk menyiapkan respons nasional setelah flu burung subtipe hemaglutinin 5 (H5) untuk pertama kalinya terdeteksi pada burung migran di wilayah terpencil Australia Barat. Temuan tersebut mengakhiri","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"191760","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-06-21 22:43:16","updated":"2026-06-21 22:45:40","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/breaking-news\/\" title=\"Breaking News\">Breaking News<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tKasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Breaking News","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/breaking-news\/"},{"label":"Kasus H5 Pertama Picu Kewaspadaan Tinggi di Australia","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-h5-pertama-picu-kewaspadaan-tinggi-di-australia\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191760"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191760\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191768,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191760\/revisions\/191768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}