{"id":191798,"date":"2026-06-22T19:58:21","date_gmt":"2026-06-22T11:58:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=191798"},"modified":"2026-06-22T20:21:03","modified_gmt":"2026-06-22T12:21:03","slug":"warga-temukan-jenazah-pria-tersangkut-di-tiang-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-temukan-jenazah-pria-tersangkut-di-tiang-rumah\/","title":{"rendered":"Warga Temukan Jenazah Pria Tersangkut di Tiang Rumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polisi mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga berusia sekitar 35 hingga 40 tahun dan berpakaian biru agar segera melapor untuk membantu proses identifikasi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK<\/strong> &#8211; Kepolisian Sektor (Polsek) Pontianak Timur meminta masyarakat membantu mengungkap identitas jenazah pria yang ditemukan mengapung di tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Harapan Gang 98, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (21\/06\/2026) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban diperkirakan berusia 35 hingga 40 tahun, berambut lurus, serta mengenakan kaus dan celana berwarna biru. Masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau mendatangi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Pontianak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pontianak Timur Suryadi mengatakan, polisi menerima laporan dari warga sekitar pukul 20.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). Jenazah saat itu tersangkut pada tiang rumah warga di bantaran Sungai Kapuas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetelah menerima informasi dari masyarakat, kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan koordinasi proses evakuasi,\u201d kata Suryadi, sebagaimana dilansir Aksaraloka, Senin (22\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi jenazah yang telah membengkak menyulitkan petugas melakukan identifikasi awal. Hingga Senin, identitas pria tersebut belum diketahui dan tidak ada warga sekitar yang mengenalinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum petugas tiba, sejumlah warga memindahkan jenazah ke bawah tangga rumah agar tidak kembali hanyut terbawa arus. Warga juga berupaya mencari informasi mengenai kemungkinan adanya keluarga di sekitar lokasi yang kehilangan anggotanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBeberapa warga berinisiatif memindahkan posisi mayat ke bawah tangga rumah karena khawatir terbawa arus. Mereka juga sudah berupaya mencari informasi apakah ada warga sekitar yang kehilangan anggota keluarga, namun tidak ada yang mengenali korban,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekitar pukul 21.20 WIB, tim relawan Pemadam Sukarelawan Timur (PST) mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah. Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dugaan sementara, korban meninggal akibat tenggelam. Namun, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian sebelum memperoleh hasil pemeriksaan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat ini identitas korban masih dalam penyelidikan. Kami berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Inafis untuk proses identifikasi serta memastikan penyebab kematian korban,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Unit Reserse Kriminal (Reskrim) dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dilibatkan untuk menelusuri identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya. Kasus tersebut masih ditangani Polsek Pontianak Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Partisipasi masyarakat diharapkan dapat mempercepat pengungkapan identitas korban sehingga jenazah dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga berusia sekitar 35 hingga 40 tahun dan berpakaian biru agar segera melapor untuk membantu proses identifikasi. PONTIANAK &#8211; Kepolisian Sektor (Polsek) Pontianak Timur meminta masyarakat membantu mengungkap identitas jenazah pria yang ditemukan mengapung di tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Harapan Gang 98, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":191805,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,36],"tags":[37369,14198,15969,37368,4861,20068,16543,37371,37370,17619,329,15368,21038,6061,5211],"class_list":["post-191798","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-banjar-serasan","tag-berita-kriminal-pontianak","tag-inafis","tag-jenazah-pria","tag-kalimantan-barat","tag-mayat-tanpa-identitas","tag-orang-tenggelam","tag-pemadam-sukarelawan-timur","tag-penemuan-mayat-pontianak","tag-polsek-pontianak-timur","tag-pontianak","tag-reskrim","tag-rs-bhayangkara-pontianak","tag-sungai-kapuas","tag-suryadi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191798","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191798"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191798\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191806,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191798\/revisions\/191806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191798"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191798"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191798"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}