{"id":191853,"date":"2026-06-22T17:46:36","date_gmt":"2026-06-22T09:46:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=191853"},"modified":"2026-06-23T02:08:01","modified_gmt":"2026-06-22T18:08:01","slug":"cegah-sengketa-meluas-camat-kubar-dilatih-jadi-mediator","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/cegah-sengketa-meluas-camat-kubar-dilatih-jadi-mediator\/","title":{"rendered":"Cegah Sengketa Meluas, Camat Kubar Dilatih Jadi Mediator"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seluruh camat dan sejumlah pejabat Pemkab Kubar mengikuti pendidikan profesi mediator untuk memperkuat penyelesaian konflik secara persuasif dan berkeadilan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI BARAT<\/strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) membekali seluruh camat dan sejumlah pejabat daerah dengan kompetensi mediasi untuk memperkuat penyelesaian konflik secara damai di tengah masyarakat melalui Pendidikan Khusus Profesi Mediator yang digelar selama lima hari, 22\u201326 Juni 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelatihan yang berlangsung di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, tersebut diikuti sekitar 30 peserta dari unsur Kepala Dinas (Kadis), Kepala Bagian (Kabag), dan seluruh camat di Kubar. Para peserta dibekali kemampuan teknis, etika, netralitas, dan keterampilan komunikasi dalam menangani sengketa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterlibatan camat menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena mereka merupakan pimpinan wilayah yang berhadapan langsung dengan beragam persoalan dan konflik di lingkungan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kubar Florensius Steven menilai camat memiliki posisi strategis sebagai \u201cdiplomat\u201d terdepan yang dapat menjembatani kepentingan para pihak sebelum sengketa berkembang menjadi perkara hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPendidikan khusus ini ditargetkan mampu mencapai beberapa sasaran utama, antara lain penyamaan persepsi, penguasaan teknis, etika dan netralitas guna mendorong efektivitas penyelesaian perkara, pengembangan soft skill yang dapat mengasah kemampuan manajemen publik dalam menangani konflik secara persuasif,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain camat, keterlibatan para Kadis dan Kabag diharapkan dapat membangun kesamaan pandangan di lingkungan Pemkab Kubar mengenai penyelesaian sengketa melalui dialog, perundingan, dan mediasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mewakili Bupati Kubar, Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam (Asisten II) Ali Sadikin mengatakan pendidikan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pemerintah daerah dalam menangani sengketa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penyelesaian sengketa dan pembangunan budaya damai di tengah-tengah masyarakat,\u201d ucapnya saat membacakan sambutan Bupati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ali meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan secara aktif agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan ketika menghadapi persoalan di wilayah maupun instansi masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pendidikan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, memperkaya wawasan, serta membangun jejaring profesional yang akan mendukung pelaksanaan tugas ini di masa yang akan datang. Semoga bisa melahirkan mediator yang profesional dan berintegritas, yang mampu menjadi agen perdamaian dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, berkeadilan, dan bermartabat,\u201d harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana diberitakan Kominfokubar, Senin, (22\/06\/2026), DPKPP Kubar menghadirkan tiga pakar dari Walisongo Mediation Center (WMC) Semarang sebagai narasumber utama, yakni Ahwan Panani, Hasan Bisri, dan Puspita Mar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui pendidikan profesi tersebut, Pemkab Kubar berharap para pejabat daerah, terutama camat, mampu menjadi mediator yang netral dan berintegritas serta mendorong penyelesaian konflik secara persuasif sebelum berkembang menjadi sengketa berkepanjangan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seluruh camat dan sejumlah pejabat Pemkab Kubar mengikuti pendidikan profesi mediator untuk memperkuat penyelesaian konflik secara persuasif dan berkeadilan. KUTAI BARAT &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) membekali seluruh camat dan sejumlah pejabat daerah dengan kompetensi mediasi untuk memperkuat penyelesaian konflik secara damai di tengah masyarakat melalui Pendidikan Khusus Profesi Mediator yang digelar selama &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":191859,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,483],"tags":[37478,34564,37473,37471,37472,1838,1806,37480,37474,37470,1883,37475,37476,37477,37479],"class_list":["post-191853","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-barat","tag-agen-perdamaian","tag-ali-sadikin","tag-camat-kubar","tag-dpkpp-kubar","tag-florensius-steven","tag-kubar","tag-kutai-barat","tag-mediasi-masyarakat","tag-mediator-profesional","tag-pemerintah-kabupaten-kutai-barat","tag-pemkab-kubar","tag-pendidikan-profesi-mediator","tag-penyelesaian-konflik","tag-penyelesaian-sengketa","tag-walisongo-mediation-center"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191853"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191860,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191853\/revisions\/191860"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}