{"id":192059,"date":"2026-06-23T23:23:01","date_gmt":"2026-06-23T15:23:01","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=192059"},"modified":"2026-06-23T23:23:01","modified_gmt":"2026-06-23T15:23:01","slug":"polteknaker-huawei-buka-akses-magang-dan-rekrutmen-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polteknaker-huawei-buka-akses-magang-dan-rekrutmen-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Polteknaker-Huawei Buka Akses Magang dan Rekrutmen Mahasiswa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kerja sama Polteknaker dan Huawei membuka akses pelatihan teknologi, praktik industri, magang, informasi lowongan kerja, serta rekrutmen kampus bagi mahasiswa.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA <\/strong>&#8211; Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) bakal memperoleh akses lebih luas terhadap pelatihan teknologi, praktik industri, magang, informasi lowongan kerja, hingga rekrutmen kampus melalui kerja sama dengan Perseroan Terbatas (PT) Huawei Tech Investment.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program tersebut menjadi bagian dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) bidang pendidikan, pengembangan kompetensi, dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) yang ditandatangani Polteknaker dan PT Huawei Tech Investment di Jakarta, Selasa (23\/06\/2026), sebagaimana dilansir Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (23\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kerja sama itu, Polteknaker berupaya menghubungkan proses pembelajaran vokasi dengan kebutuhan nyata dunia industri, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan karakteristik dunia kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi mengatakan, PKS tersebut merupakan tindak lanjut operasional nota kesepahaman antara Kemnaker dan PT Huawei Tech Investment yang ditandatangani pada 23 April 2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nota kesepahaman tersebut mengatur sinergi peningkatan pembangunan ketenagakerjaan serta pengembangan SDM di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Perjanjian Kerja Sama ini bukanlah inisiatif yang berdiri sendiri. Ini merupakan tindak lanjut operasional dari kesepahaman yang telah dibangun antara Kemnaker dan Huawei. Apa yang telah disepakati di tingkat kementerian sebagai arah besar, kini diterjemahkan menjadi langkah konkret di tingkat satuan pendidikan melalui program-program yang langsung menyentuh dosen dan mahasiswa,&#8221; kata Cris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kolaborasi tersebut mencakup tiga bidang utama. Pada bidang pendidikan dan pengajaran, praktisi industri akan dilibatkan sebagai dosen praktisi dalam kuliah umum dan seminar. Kedua pihak juga akan menyelaraskan kurikulum, menyelenggarakan kunjungan industri, serta menyediakan sarana praktik bagi mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bidang peningkatan kompetensi, dosen Polteknaker akan memperoleh pelatihan melalui program Training to Trainer dari Information and Communication Technology Academy (ICT Academy). Program itu memungkinkan dosen memperbarui pengetahuan teknologi untuk selanjutnya diteruskan kepada mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara pada bidang pemberdayaan SDM, Huawei akan membuka kesempatan magang, menyediakan informasi peluang kerja, serta melaksanakan rekrutmen kampus atau campus hiring untuk mempertemukan mahasiswa dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cris menilai keterhubungan antara kampus dan industri diperlukan agar lulusan pendidikan vokasi tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ilmu yang diajarkan tidak boleh berhenti di ruang kelas. Pendidikan vokasi menekankan kemampuan untuk mengerjakan, mempraktikkan, dan menghasilkan. Karena itu, kami ingin menjadi jembatan antara kampus dan industri, dan kemitraan dengan Huawei merupakan salah satu wujud nyata dari upaya tersebut,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polteknaker merupakan perguruan tinggi vokasi di bawah Kemnaker yang menyelenggarakan program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Relasi Industri, serta Manajemen Sumber Daya Manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kerja sama tersebut dirancang agar dapat memberikan manfaat sesuai dengan karakteristik setiap program studi. Mahasiswa K3 akan memperoleh pengetahuan mengenai penerapan keselamatan kerja pada era digital, sedangkan mahasiswa Relasi Industri dapat mempelajari perkembangan hubungan industrial modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Manusia juga diharapkan memperoleh pemahaman mengenai strategi pengelolaan talenta dalam perusahaan berskala global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Cris, pengembangan kompetensi tidak semata-mata diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja, tetapi juga untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki perlindungan, kesempatan berkembang, dan daya saing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami tidak sekadar menyiapkan tenaga kerja, tetapi menyiapkan manusia agar dapat bekerja dengan bermartabat, aman, dan memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang. Kami melihat mitra kami memiliki komitmen yang sama, yaitu berinvestasi pada manusia dan memberdayakan talenta,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemitraan Polteknaker dan Huawei diharapkan memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri sekaligus memperluas peluang mahasiswa memperoleh pengalaman kerja sebelum menyelesaikan pendidikan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kerja sama Polteknaker dan Huawei membuka akses pelatihan teknologi, praktik industri, magang, informasi lowongan kerja, serta rekrutmen kampus bagi mahasiswa. JAKARTA &#8211; Mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) bakal memperoleh akses lebih luas terhadap pelatihan teknologi, praktik industri, magang, informasi lowongan kerja, hingga rekrutmen kampus melalui kerja sama dengan Perseroan Terbatas (PT) Huawei Tech Investment. Program tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":192064,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,9295,35],"tags":[37868,24387,19055,37866,37870,4589,19287,15037,29571,26225,33794,37869,22190,23815,28016,23809,37867,25710],"class_list":["post-192059","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-campus-hiring","tag-cris-kuntadi","tag-dunia-industri","tag-huawei-tech-investment","tag-ict-academy","tag-jakarta","tag-kementerian-ketenagakerjaan","tag-kemnaker","tag-kompetensi-digital","tag-magang-mahasiswa","tag-mahasiswa-polteknaker","tag-pelatihan-teknologi","tag-peluang-kerja","tag-pendidikan-vokasi","tag-politeknik-ketenagakerjaan","tag-polteknaker","tag-rekrutmen-kampus","tag-sumber-daya-manusia"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192059","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192059"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192059\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":192065,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192059\/revisions\/192065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192064"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=192059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=192059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}