{"id":192205,"date":"2026-06-24T21:54:21","date_gmt":"2026-06-24T13:54:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=192205"},"modified":"2026-06-25T01:01:09","modified_gmt":"2026-06-24T17:01:09","slug":"mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/","title":{"rendered":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>WASHINGTON <\/strong>&#8211; Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen yang menilai perdamaian abadi dapat terwujud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sikap skeptis publik itu muncul setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding\/MoU) pada 17 Juni 2026 sebagai kerangka awal untuk mengakhiri perang yang berlangsung sejak akhir Februari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Survei yang dirilis Selasa (23\/06\/2026) tersebut dilakukan selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Juni 2026. Jajak pendapat melibatkan 1.262 responden dewasa di seluruh AS dengan tingkat kesalahan sekitar tiga poin persentase.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil survei, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Rabu, (24\/06\/2026), juga memperlihatkan 35 persen warga menilai posisi AS terhadap Iran justru lebih lemah setelah perang. Hanya 23 persen responden yang menganggap posisi Washington menjadi lebih kuat, sedangkan sisanya menilai keadaan tidak berubah atau belum dapat menentukan sikap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keraguan terhadap hasil perang juga terlihat dari penilaian responden mengenai biaya konflik. Hanya 24 persen warga AS yang menganggap hasil perang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Sebanyak separuh responden menilai konflik tersebut tidak sepadan, sementara sisanya belum menentukan pendapat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketidakpuasan publik turut memengaruhi popularitas Presiden AS Donald Trump. Tingkat persetujuan terhadap kinerjanya turun menjadi 34 persen, menyamai angka terendah pada masa jabatan keduanya yang sebelumnya tercatat dalam survei April 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keraguan terhadap perdamaian muncul di antara pemilih kedua partai besar. Sekitar separuh pendukung Partai Republik dan delapan dari 10 pendukung Partai Demokrat menilai kesepakatan awal tersebut tidak akan menghasilkan perdamaian berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Iran kemudian membalas serangan dan mengganggu jalur pelayaran energi di Selat Hormuz, sehingga konflik berdampak terhadap perdagangan minyak dunia dan harga bahan bakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani kesepakatan awal pada 17 Juni 2026. Kesepakatan tersebut membuka jalan bagi pemulihan pelayaran minyak dan gas sekaligus memberikan waktu 60 hari kepada kedua negara untuk melanjutkan perundingan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perundingan lanjutan digelar di B\u00fcrgenstock, Swiss, pada Minggu hingga Senin, 21\u201322 Juni 2026. Pembahasan mencakup pembentukan kelompok kerja, pencairan aset Iran senilai 12 miliar dolar AS yang sebelumnya dibekukan, serta pemberian izin penjualan minyak mentah dan produk petrokimia Iran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Besarnya ketidakpercayaan publik menunjukkan kesepakatan awal belum sepenuhnya meyakinkan warga AS. Keberhasilan diplomasi Washington dan Teheran akan ditentukan oleh hasil perundingan lanjutan serta kemampuan kedua negara menjalankan komitmen untuk mencegah konflik kembali pecah. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON &#8211; Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":192207,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,4250,36385,6796,7612,35817,15078,9921,36885,5751,24094,27523,38124,20252,38122,15308,38123],"class_list":["post-192205","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-burgenstock-swiss","tag-donald-trump","tag-iran","tag-kesepakatan-as-iran","tag-konflik-timur-tengah","tag-masoud-pezeshkian","tag-nota-kesepahaman-as-iran","tag-partai-demokrat","tag-partai-republik","tag-perang-as-iran","tag-perdamaian-iran","tag-politik-amerika-serikat","tag-popularitas-donald-trump","tag-selat-hormuz","tag-survei-reuters-ipsos"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Aulia Setyaningrum\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-24T13:54:21+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-24T17:01:09+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#blogposting\",\"name\":\"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo\",\"headline\":\"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/donald-trump-1769049942103_169.jpeg\",\"width\":650,\"height\":366},\"datePublished\":\"2026-06-24T21:54:21+08:00\",\"dateModified\":\"2026-06-25T01:01:09+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Hotnews, Internasional, Amerika Serikat, AS, Burgenstock Swiss, Donald Trump, iran, kesepakatan AS-Iran, konflik Timur Tengah, Masoud Pezeshkian, nota kesepahaman AS-Iran, Partai Demokrat, Partai Republik, perang AS Iran, perdamaian Iran, politik Amerika Serikat, popularitas Donald Trump, Selat Hormuz, survei Reuters Ipsos\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/#listItem\",\"name\":\"Hotnews\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hotnews\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#listItem\",\"name\":\"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/hotnews\\\/#listItem\",\"name\":\"Hotnews\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/\",\"name\":\"Aulia Setyaningrum\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Aulia Setyaningrum\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/\",\"name\":\"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo\",\"description\":\"Survei Reuters\\\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\\\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/donald-trump-1769049942103_169.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#mainImage\",\"width\":650,\"height\":366},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-06-24T21:54:21+08:00\",\"dateModified\":\"2026-06-25T01:01:09+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo","description":"Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#blogposting","name":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo","headline":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/donald-trump-1769049942103_169.jpeg","width":650,"height":366},"datePublished":"2026-06-24T21:54:21+08:00","dateModified":"2026-06-25T01:01:09+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#webpage"},"articleSection":"Hotnews, Internasional, Amerika Serikat, AS, Burgenstock Swiss, Donald Trump, iran, kesepakatan AS-Iran, konflik Timur Tengah, Masoud Pezeshkian, nota kesepahaman AS-Iran, Partai Demokrat, Partai Republik, perang AS Iran, perdamaian Iran, politik Amerika Serikat, popularitas Donald Trump, Selat Hormuz, survei Reuters Ipsos"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/#listItem","name":"Hotnews"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/#listItem","position":2,"name":"Hotnews","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#listItem","name":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#listItem","position":3,"name":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/#listItem","name":"Hotnews"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/","name":"Aulia Setyaningrum","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Aulia Setyaningrum"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/","name":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo","description":"Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/donald-trump-1769049942103_169.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#mainImage","width":650,"height":366},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/#mainImage"},"datePublished":"2026-06-24T21:54:21+08:00","dateModified":"2026-06-25T01:01:09+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo","og:description":"Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-06-24T13:54:21+00:00","article:modified_time":"2026-06-24T17:01:09+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran - Berita Borneo","twitter:description":"Survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen warga AS meragukan perdamaian jangka panjang dengan Iran, sementara popularitas Donald Trump turun menjadi 34 persen. WASHINGTON - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) meragukan nota kesepahaman antara Washington dan Teheran mampu menciptakan perdamaian jangka panjang. Hasil survei Reuters\/Ipsos menunjukkan 63 persen responden pesimistis terhadap kesepakatan tersebut, sementara hanya 18 persen","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"192205","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-06-24 16:56:15","updated":"2026-06-24 17:01:10","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/\" title=\"Hotnews\">Hotnews<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tMayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Hotnews","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/hotnews\/"},{"label":"Mayoritas Warga AS Ragukan Perdamaian dengan Iran","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayoritas-warga-as-ragukan-perdamaian-dengan-iran\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192205","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192205"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192205\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":192217,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192205\/revisions\/192217"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=192205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=192205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}