{"id":192423,"date":"2026-06-26T17:36:04","date_gmt":"2026-06-26T09:36:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=192423"},"modified":"2026-06-26T17:36:04","modified_gmt":"2026-06-26T09:36:04","slug":"kuasa-hukum-venom-soroti-kesaksian-di-sidang-gunung-manggah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kuasa-hukum-venom-soroti-kesaksian-di-sidang-gunung-manggah\/","title":{"rendered":"Kuasa Hukum Venom Soroti Kesaksian di Sidang Gunung Manggah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kuasa hukum terdakwa menilai keterangan saksi Rengganis tidak sejalan dengan BAP dan rekonstruksi perkara dugaan pembunuhan di Gunung Manggah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan di kawasan Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kamis (25\/06\/2026). Sidang perkara nomor 347\/Pid.B\/2026\/PN Smr dengan terdakwa Visinsius Pama Tukan alias Muhammad Arif alias Venom itu beragendakan pemeriksaan saksi Rengganis, istri Solihin, yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam persidangan tersebut, kuasa hukum terdakwa, Kaharudin, menyoroti adanya keterangan saksi yang dinilai tidak sejalan dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) maupun hasil rekonstruksi perkara yang sebelumnya dilakukan penyidik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMenurut pernyataan daripada saksi Rengganis, itu banyak yang tidak sesuai dengan BAP dan kronologis daripada reka adegan yang kita lakukan kemarin di Polres,\u201d ujarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_192425\" aria-describedby=\"caption-attachment-192425\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-192425\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-06.59.02.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-06.59.02.jpeg 1152w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-06.59.02-300x225.jpeg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-06.59.02-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-26-at-06.59.02-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-192425\" class=\"wp-caption-text\">Kuasa Hukum Terdakwa, Kaharudin<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaharudin menjelaskan, berdasarkan BAP terdakwa dan hasil reka adegan, pemukulan pertama terhadap korban disebut dilakukan oleh Solihin sebelum terdakwa melakukan penikaman. \u201cPadahal di adegan itu, dan BAP daripada Venom itu disampaikan bahwa yang pertama adalah saudara saksi satu, yaitu saksi Solihin melakukan pemukulan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, menurut Kaharudin, saksi Rengganis dalam persidangan mengaku tidak melihat adanya pemukulan yang dilakukan Solihin terhadap korban. \u201cPada keterangan hari ini saksi Rengganis itu katanya tidak melihat saudara saksi Solihin melakukan pemukulan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaharudin mengatakan, keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan terdakwa yang menyatakan melihat langsung adanya pemukulan sebelum peristiwa penikaman terjadi. \u201cKetika dikonfirmasi kepada terdakwa, itu bahwa dia melihat saudara saksi Solihin itu melakukan pemukulan terlebih dahulu sebelum dia melakukan penikaman,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan, pihaknya meyakini keterangan terdakwa dalam BAP dan rekonstruksi lebih sesuai dengan rangkaian peristiwa yang terjadi. \u201cKami yakini bahwa apa yang disampaikan oleh terdakwa di BAP dan sesuai dengan kronologis reka adegan di kepolisian,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaharudin juga mempertanyakan keterangan Rengganis yang mengaku tidak melihat pemukulan tersebut, meski posisi saksi disebut berada cukup dekat dengan Solihin saat kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNamun keterangan daripada saksi Rengganis itu tidak melihat dan tidak mengakui adanya pemukulan tersebut, padahal jarak antara saksi Rengganis dengan saksi Solihin itu sangat dekat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menilai tidak wajar apabila saksi hanya berfokus kepada terdakwa tanpa memperhatikan peristiwa lain di sekitar korban. \u201cJadi mustahil kalau dia tidak melihat itu, dia cuma melihat fokus kepada saudara Venom,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaharudin menambahkan, pihaknya juga sempat menanyakan kepada saksi mengenai kondisi korban setelah penikaman. Namun, jawaban saksi dinilai belum menggambarkan rangkaian peristiwa secara utuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami sampaikan pertanyaan bahwa apakah saudara tidak melihat korban ketika sudah ditusuk, dia tidak memperhatikan itu,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan fakta persidangan sejauh ini, Kaharudin berpendapat perbuatan terdakwa tidak dapat dilepaskan dari situasi yang terjadi sebelum penikaman berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami yakin bahwa saudara Venom atau terdakwa ini melakukan penusukan karena terprovokasi juga atas pemukulan yang dilakukan oleh saudara saksi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak kuasa hukum masih menunggu kehadiran Solihin dalam persidangan berikutnya. Kaharudin menyebut keterangan Solihin penting untuk memperjelas rangkaian peristiwa sebelum penikaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami juga masih menunggu saksi Solihin ini untuk memberikan keterangannya, karena sudah beberapa kali JPU melakukan pemanggilan, namun sampai saat ini beliau tidak hadir,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuasa hukum terdakwa menilai keterangan saksi Rengganis tidak sejalan dengan BAP dan rekonstruksi perkara dugaan pembunuhan di Gunung Manggah. SAMARINDA &#8211; Sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan di kawasan Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kamis (25\/06\/2026). Sidang perkara nomor 347\/Pid.B\/2026\/PN Smr dengan terdakwa Visinsius Pama Tukan alias Muhammad &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":192424,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,481,37],"tags":[3119,38363,5625,38360,38356,38359,14898,38362,38361,609,5167,38357,38358],"class_list":["post-192423","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kasus","category-kota-samarinda","tag-bap","tag-dugaan-pembunuhan-samarinda","tag-jpu","tag-kaharudin","tag-kasus-gunung-manggah","tag-muhammad-arif","tag-pn-samarinda","tag-rekonstruksi-perkara","tag-rengganis","tag-samarinda","tag-solihin","tag-venom","tag-visinsius-pama-tukan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192423","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192423"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192423\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":192429,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192423\/revisions\/192429"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192424"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192423"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=192423"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=192423"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}