{"id":192907,"date":"2026-06-29T15:26:18","date_gmt":"2026-06-29T07:26:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=192907"},"modified":"2026-06-29T15:46:27","modified_gmt":"2026-06-29T07:46:27","slug":"rumah-dan-toko-grosir-warga-gunungraja-ludes-kerugian-ditaksir-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rumah-dan-toko-grosir-warga-gunungraja-ludes-kerugian-ditaksir-besar\/","title":{"rendered":"Rumah dan Toko Grosir Warga Gunungraja Ludes, Kerugian Ditaksir Besar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kebakaran di Desa Gunungraja, Tala, menghanguskan dua bangunan warga, termasuk toko grosir, dan menyebabkan kerugian besar yang masih didata.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>TANAH LAUT <\/b>&#8211; Kebakaran di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), membuat dua keluarga kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghidupan setelah api menghanguskan dua bangunan pada tengah malam, Senin (29\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua bangunan yang terbakar terdiri atas rumah sekaligus toko grosir milik Muhibah dan rumah hunian yang juga difungsikan sebagai kios kecil milik almarhum Matsam, yang kini ditempati Rusdah bersama suaminya, Arsyad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Desa (Kades) Gunungraja Samsiar mengatakan, kebakaran tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan, tetapi juga menghanguskan barang dagangan milik korban, sebagaimana diberitakan Banjarmasin Post, Senin (29\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Rumah Hj Rusdah juga digunakan sebagai kios kecil. Sedangkan rumah Hj Muhibah merupakan toko grosir yang menjual sembako, obat-obatan, hingga pupuk pertanian,&#8221; ujar Samsiar, Senin (29\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Samsiar, api cepat membesar karena sebagian bangunan toko berbahan kayu. Akibatnya, sebagian besar isi toko, termasuk kebutuhan pokok dan stok barang yang baru datang, tidak sempat diselamatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Yang di gudang masih sempat diselamatkan, tetapi barang dagangan yang ada di toko sebagian besar habis terbakar,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Samsiar menyebut rumah Muhibah dihuni enam orang. Sementara itu, rumah almarhum Matsam dihuni dua orang. Selain kehilangan bangunan dan barang dagangan, korban juga dikabarkan kehilangan uang tunai sekitar Rp40 juta yang diduga ikut terbakar di dalam toko.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan informasi tersebut disampaikan anak Muhibah ketika dirinya mendatangi lokasi kebakaran pada tengah malam. Namun, total kerugian secara keseluruhan masih menunggu pendataan resmi dari pihak terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui dan masih dalam penyelidikan aparat berwenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Desa (Pemdes) Gunungraja telah menyiapkan laporan resmi untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan instansi terkait sebagai dasar penyaluran bantuan bagi para korban. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebakaran di Desa Gunungraja, Tala, menghanguskan dua bangunan warga, termasuk toko grosir, dan menyebabkan kerugian besar yang masih didata. TANAH LAUT &#8211; Kebakaran di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), membuat dua keluarga kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghidupan setelah api menghanguskan dua bangunan pada tengah malam, Senin (29\/06\/2026). &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":192912,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,2276,2277],"tags":[38811,38815,38810,38817,12968,38812,38813,38814,5465,38816],"class_list":["post-192907","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan","tag-desa-gunungraja","tag-dinsos-tala","tag-kebakaran-gunungraja","tag-kebakaran-kalse","tag-kebakaran-tanah-laut","tag-kecamatan-tambang-ulang","tag-pemdes-gunungraja","tag-pemkab-tala","tag-samsiar","tag-toko-grosir-terbakar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192907","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192907"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192907\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":192923,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192907\/revisions\/192923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192907"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=192907"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=192907"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}