{"id":192987,"date":"2026-06-29T20:59:37","date_gmt":"2026-06-29T12:59:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=192987"},"modified":"2026-06-30T00:10:11","modified_gmt":"2026-06-29T16:10:11","slug":"ular-kobra-15-meter-dievakuasi-dari-area-sppg-sebatik-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ular-kobra-15-meter-dievakuasi-dari-area-sppg-sebatik-timur\/","title":{"rendered":"Ular Kobra 1,5 Meter Dievakuasi dari Area SPPG Sebatik Timur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seekor ular kobra sepanjang 1,5 meter dievakuasi petugas Damkar Sebatik Timur setelah ditemukan di belakang tandon air area SPPG.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Kewaspadaan terhadap hewan berbisa di area kerja kembali menjadi perhatian setelah seekor ular kobra sepanjang sekitar 1,5 meter ditemukan di belakang tandon air Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Bakti Husada, Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan (Nunukan), Minggu (28\/06\/2026) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan ular tersebut pertama kali diketahui penjaga malam SPPG saat hendak menutup pintu pagar sekitar pukul 18.57 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Ular terlihat masuk ke sela-sela tandon air dan sempat mengeluarkan suara, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Minggu (28\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah melihat ular itu, penjaga malam menghubungi Asriani, salah satu pekerja SPPG. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas rescue pemadam kebakaran Sektor Sebatik Timur yang menerima laporan segera menuju lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi, seperti stik ular, sarung tangan, helm, senter kepala, dan peralatan pendukung lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas diarahkan ke titik terakhir ular terlihat. Dengan hati-hati, petugas menyisir area di belakang tandon air hingga akhirnya menemukan ular kobra tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ular kemudian berhasil dievakuasi menggunakan stik penjepit. Proses evakuasi berlangsung aman tanpa laporan korban luka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komandan Regu (Danru) Rescue Ahmad menduga ular kobra itu masuk ke area SPPG karena sedang mengejar mangsa atau mencari tempat sejuk dan lembap untuk berlindung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Selain itu ular kobra bisa juga mencari tempat yang sejuk dan lembab sebagai tempat berlindung, atau habitat aslinya sudah rusak,&#8221; jelas danru Ahmad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ahmad mengimbau warga tidak mendekati hewan melata berbisa apabila menemukannya di sekitar rumah atau tempat kerja. Warga diminta menjaga jarak aman, memantau keberadaan hewan tersebut, dan segera menghubungi petugas terdekat agar evakuasi dapat dilakukan secara aman. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seekor ular kobra sepanjang 1,5 meter dievakuasi petugas Damkar Sebatik Timur setelah ditemukan di belakang tandon air area SPPG. NUNUKAN &#8211; Kewaspadaan terhadap hewan berbisa di area kerja kembali menjadi perhatian setelah seekor ular kobra sepanjang sekitar 1,5 meter ditemukan di belakang tandon air Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Bakti Husada, Sei Nyamuk, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":192992,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,27,2248],"tags":[31732,38874,29278,16971,38875,2500,29288,28587,29277,11361,432],"class_list":["post-192987","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-ahmad","tag-asriani","tag-damkar-sebatik-timur","tag-evakuasi-ular","tag-jalan-bakti-husada","tag-nunukan","tag-petugas-rescue","tag-sebatik-timur","tag-sei-nyamuk","tag-sppg","tag-ular-kobra"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192987","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192987"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":193000,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/192987\/revisions\/193000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/192992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=192987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=192987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}