{"id":193174,"date":"2026-06-30T17:25:36","date_gmt":"2026-06-30T09:25:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=193174"},"modified":"2026-06-30T17:26:32","modified_gmt":"2026-06-30T09:26:32","slug":"bupati-ardiansyah-sampaikan-pertanggungjawaban-apbd-2025-di-dprd-kutim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bupati-ardiansyah-sampaikan-pertanggungjawaban-apbd-2025-di-dprd-kutim\/","title":{"rendered":"Bupati Ardiansyah Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025 di DPRD Kutim"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkab Kutim menyampaikan nota penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan realisasi pendapatan Rp8,55 triliun dan belanja Rp8,58 triliun.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI TIMUR &#8211;<\/strong> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna Ke-XXIII Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025\/2026 dengan agenda penyampaian nota penjelasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Selasa (30\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim itu dipimpin Ketua DPRD Kutim Jimmi, didampingi Wakil Ketua I Sayyid Anjas dan Wakil Ketua II Prayunita Utami. Rapat dihadiri 22 anggota DPRD Kutim, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran perangkat daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam penyampaiannya, Ardiansyah mengatakan laporan keuangan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Kutim dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada DPRD maupun masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Melalui penyampaian laporan keuangan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berkomitmen memberikan informasi yang andal, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada DPRD maupun masyarakat, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ardiansyah memaparkan, berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA), pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 terealisasi sebesar Rp8,55 triliun atau 86,49 persen dari target Rp9,89 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) melampaui target dengan realisasi Rp550,92 miliar atau 124,88 persen dari target Rp441,15 miliar. Capaian itu didorong peningkatan penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, serta lain-lain PAD yang sah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, pendapatan transfer terealisasi Rp7,92 triliun atau 84,56 persen dari target Rp9,37 triliun. Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai Rp79,31 miliar atau 101,48 persen dari target Rp78,15 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada sisi belanja, realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 tercatat Rp8,58 triliun atau 85,90 persen dari pagu Rp9,99 triliun. Belanja tersebut meliputi belanja operasi Rp4,58 triliun, belanja modal Rp2,92 triliun, belanja tidak terduga Rp6,78 miliar, dan belanja transfer Rp1,07 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain realisasi anggaran, Ardiansyah juga memaparkan kondisi neraca Pemkab Kutim per 31 Desember 2025. Nilai aset daerah tercatat Rp19,46 triliun, terdiri atas aset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap, properti investasi, dan aset lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun kewajiban Pemkab Kutim tercatat Rp740,92 miliar. Dengan demikian, nilai ekuitas daerah mencapai Rp18,72 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam laporan arus kas, Ardiansyah menjelaskan aktivitas operasi mencatat surplus Rp2,89 triliun. Sementara itu, aktivitas investasi mengalami defisit Rp2,93 triliun akibat belanja modal dan penyertaan modal pemerintah daerah. Saldo akhir kas Pemkab Kutim per 31 Desember 2025 tercatat Rp71,77 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyampaian nota penjelasan tersebut menjadi tahapan awal pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Selanjutnya, DPRD Kutim dan Pemkab Kutim akan membahas dokumen tersebut sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bagian dari pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah kepada publik. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkab Kutim menyampaikan nota penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan realisasi pendapatan Rp8,55 triliun dan belanja Rp8,58 triliun. KUTAI TIMUR &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna Ke-XXIII Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025\/2026 dengan agenda penyampaian nota penjelasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":77,"featured_media":193189,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,480],"tags":[39155,806,39160,39159,748,1037,21995,39154,20950,39161,14704,39158,39156,39157],"class_list":["post-193174","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-apbd-kutim-2025","tag-ardiansyah-sulaiman","tag-aset-daerah-kutim","tag-belanja-daerah-kutim","tag-bupati-kutim","tag-dprd-kutim","tag-forkopimda-kutim","tag-jimmi-dprd-kutim","tag-pad-kutim","tag-paripurna-dprd-kutim","tag-pemkab-kutim","tag-pendapatan-daerah-kutim","tag-raperda-pertanggungjawaban-apbd","tag-realisasi-anggaran-kutim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193174","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/77"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193174"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193174\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":193194,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193174\/revisions\/193194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193189"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193174"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193174"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193174"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}