{"id":193353,"date":"2026-07-02T17:15:45","date_gmt":"2026-07-02T09:15:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=193353"},"modified":"2026-07-02T17:23:56","modified_gmt":"2026-07-02T09:23:56","slug":"regulator-gas-diduga-bocor-warung-makan-di-samarinda-hangus-terbakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/regulator-gas-diduga-bocor-warung-makan-di-samarinda-hangus-terbakar\/","title":{"rendered":"Regulator Gas Diduga Bocor, Warung Makan di Samarinda Hangus Terbakar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Disdamkar Samarinda mengerahkan empat unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran Warung Makan Bojonegoro yang diduga dipicu kebocoran gas LPG saat pemasangan regulator.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Kebocoran gas liquefied petroleum gas (LPG) saat pemasangan regulator diduga memicu kebakaran yang menghanguskan Warung Makan Bojonegoro di Jalan Flores, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (01\/07\/2026) sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran tersebut cepat membesar dan melalap bagian dalam warung makan. Namun, api berhasil dicegah merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi setelah petugas pemadam kebakaran tiba dalam waktu singkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 09.03 Wita. Petugas kemudian langsung dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar tiga menit setelah laporan masuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami menerima laporan dan sekitar tiga menit kemudian sudah tiba di lokasi. Saat datang, api sudah membesar di dalam warung makan. Dugaan sementara kebakaran dipicu kebocoran gas saat pemasangan regulator, namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,&#8221; ujar Akhmad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam penanganan kebakaran itu, Disdamkar Samarinda menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Tiga unit berasal dari Posko 1 dan satu unit dari Posko 2. Sejumlah relawan juga turut membantu proses pemadaman di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mengendalikan api. Setelah pemadaman, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSatu bangunan yang terbakar milik warung Makan Bojonegoro tidak ada yang lain, kendala tidak ada karena bangunan berada dipinggir jalan dan sumber air ada, untuk Disdamkar Samarinda menurunkan posko 1 tiga unit serta posko 2 satu unit,\u201d tutur Akhmad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akhmad menyebut proses pemadaman berjalan lancar karena akses menuju lokasi cukup mudah dan sumber air tersedia. Ia juga mengapresiasi keterlibatan personel pemadam, relawan, dan pihak lain yang membantu penanganan kebakaran tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Alhamdulillah, penanganan berjalan lancar. Berkat respons cepat petugas, dukungan rekan-rekan relawan di lapangan, serta ketersediaan sumber air yang memadai, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan lain dengan waktu 45 menit,&#8221; kata Akhmad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner, untuk rutin memeriksa tabung, selang, regulator, dan sambungan gas LPG sebelum digunakan. Pemeriksaan berkala penting dilakukan untuk mencegah kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aparat terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Area lokasi juga telah dipasangi garis polisi (police line) sebagai bagian dari proses penyelidikan dan pengamanan tempat kejadian. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Disdamkar Samarinda mengerahkan empat unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran Warung Makan Bojonegoro yang diduga dipicu kebocoran gas LPG saat pemasangan regulator. SAMARINDA &#8211; Kebocoran gas liquefied petroleum gas (LPG) saat pemasangan regulator diduga memicu kebakaran yang menghanguskan Warung Makan Bojonegoro di Jalan Flores, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (01\/07\/2026) sekitar pukul 09.00 Waktu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":193507,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,26,37],"tags":[39420,15822,39419,15821,39423,39421,39424,39426,39425,39422,31432,39418],"class_list":["post-193353","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-akhmad-supriyanto","tag-disdamkar-samarinda","tag-jalan-flores-samarinda","tag-kebakaran-samarinda","tag-kebakaran-warung-makan","tag-kebocoran-gas-lpg","tag-kelurahan-pelabuhan","tag-keselamatan-gas-elpiji","tag-pemadam-kebakaran-samarinda","tag-regulator-gas-bocor","tag-samarinda-kota","tag-warung-makan-bojonegoro"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193353","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193353"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193353\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":193521,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193353\/revisions\/193521"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}