{"id":193459,"date":"2026-07-02T10:46:07","date_gmt":"2026-07-02T02:46:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=193459"},"modified":"2026-07-02T10:46:37","modified_gmt":"2026-07-02T02:46:37","slug":"ekonomi-hijau-jadi-target-banjarbakula-percepat-proyek-waste-to-resource","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ekonomi-hijau-jadi-target-banjarbakula-percepat-proyek-waste-to-resource\/","title":{"rendered":"Ekonomi Hijau Jadi Target, Banjarbakula Percepat Proyek Waste to Resource"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemerintah daerah di kawasan Banjarbakula menyatukan persepsi untuk mempercepat pengembangan proyek Waste to Resource sebagai solusi pengelolaan sampah terpadu dengan target ground breaking pada 2027.<\/em><\/p>\n<p><strong>BANJARBARU<\/strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama pemerintah daerah di kawasan Banjarbakula mulai menyamakan persepsi untuk mempercepat pengembangan proyek <em>Waste to Resource<\/em> yang ditargetkan memasuki tahap <em>ground breaking<\/em> pada 2027. Langkah tersebut dilakukan melalui Forum Konsultasi Teknis dan Penyamaan Persepsi Pengembangan Proyek Banjarbakula <em>Waste to Resource Project<\/em> di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Kamis (02\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Forum yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin itu dihadiri perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Pemkot Banjarbaru diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik Marhain Rahman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam forum tersebut, Sekda Provinsi Kalsel menekankan pentingnya penyelarasan langkah antarpemerintah daerah agar pengembangan fasilitas pengelolaan sampah modern dapat berjalan sesuai rencana sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi hijau di kawasan Banjarbakula.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPenyamaan persepsi ini sekaligus menjadi wadah diskusi untuk percepatan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi hijau di kawasan Banjarbakula,\u201d ungkap Muhammad Syarifuddin, sebagaimana diberitakan Media Center Banjarbaru, Kamis (02\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, proyek tersebut memerlukan perencanaan yang matang, sehingga setiap daerah diminta memberikan masukan teknis guna menyempurnakan konsep pengembangan sebelum memasuki tahap pelaksanaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cForum ini diharapkan menghasilkan rumusan tentang proyek ini secara mendetail sebelum kita mulai <em>ground breaking<\/em> pada 2027 mendatang,\u201d tambah Muhammad Syarifuddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keikutsertaan Pemkot Banjarbaru dalam forum tersebut menjadi bagian dari komitmen mendukung sistem pengelolaan persampahan terpadu berbasis teknologi. Proyek <em>Waste to Resource<\/em> diharapkan mampu menjadi solusi pengelolaan sampah lintas wilayah sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi hijau di kawasan Banjarbakula. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah daerah di kawasan Banjarbakula menyatukan persepsi untuk mempercepat pengembangan proyek Waste to Resource sebagai solusi pengelolaan sampah terpadu dengan target ground breaking pada 2027. BANJARBARU &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama pemerintah daerah di kawasan Banjarbakula mulai menyamakan persepsi untuk mempercepat pengembangan proyek Waste to Resource yang ditargetkan memasuki tahap ground breaking &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":193460,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2279,17,2276],"tags":[10932,19273,39392,9116,15395,39391,4713,39390],"class_list":["post-193459","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarbaru-provinsi-kalimantan-selatan","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-banjarbakula","tag-ekonomi-hijau","tag-ground-breaking-2027","tag-pemprov-kalsel","tag-pengelolaan-sampah","tag-proyek-banjarbakula","tag-sekda-kalsel","tag-waste-to-resource"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193459","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193459"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193459\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":193462,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193459\/revisions\/193462"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193460"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193459"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193459"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193459"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}