{"id":193790,"date":"2026-07-03T14:58:28","date_gmt":"2026-07-03T06:58:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=193790"},"modified":"2026-07-04T02:02:23","modified_gmt":"2026-07-03T18:02:23","slug":"api-lahap-10-pintu-mes-di-puan-cepak-pemadam-terkendala-jalan-rusak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-lahap-10-pintu-mes-di-puan-cepak-pemadam-terkendala-jalan-rusak\/","title":{"rendered":"Api Lahap 10 Pintu Mes di Puan Cepak, Pemadam Terkendala Jalan Rusak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kebakaran yang menghanguskan 10 pintu mes karyawan di Desa Puan Cepak menyoroti pentingnya perbaikan jalan dan kesiapan armada pemadam di wilayah hulu Kukar.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Akses jalan rusak menjadi kendala utama penanganan kebakaran yang menghanguskan satu deretan mes karyawan berisi 10 pintu kamar di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (02\/07\/2026) sekitar pukul 23.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran yang melanda bangunan bermaterial kayu itu berlangsung cepat. Dalam waktu sekitar 20 menit, api meratakan bangunan mes perusahaan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Pos Sektor Muara Kaman, Muhammad Riski, mengatakan armada pemadam berskala besar tidak dapat menjangkau lokasi dengan cepat karena jarak yang jauh dan kondisi jalan poros menuju Desa Puan Cepak rusak parah, sebagaimana diberitakan Koran Kaltim, Jumat, (03\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penanganan kebakaran dibantu warga sekitar dengan alat seadanya, kalau kami berangkat ke lokasi itu bisa memakan waktu 4 sampai 5 jam perjalanan karenan akses jalan rusak,&#8221; kata Muhammad Riski.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat keterbatasan akses tersebut, penanganan awal kebakaran sepenuhnya bertumpu pada warga sekitar. Mereka berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum bantuan pemadam datang ke lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga sekitar, Elsa, mengatakan armada pemadam dari arah utara baru tiba setelah api mulai dapat dikendalikan. Menurut dia, keterlambatan itu membuat bangunan tidak sempat diselamatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pemadamnya telat datang. Awalnya ada dua mobil pemadam kecil dari arah utara, tapi setelah api mulai padam baru datang lagi mobil yang besar. Telat datangnya, bangunan sudah habis terbakar baru datang,&#8221; ungkap Elsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan laporan di lapangan, api pertama kali terlihat dari salah satu kamar. Kobaran api kemudian cepat membesar karena bangunan mayoritas berbahan kayu dan embusan angin cukup kencang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain bangunan yang rata dengan tanah, sejumlah barang berharga milik karyawan turut hangus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ada uang warga sekitar Rp30 Juta, satu unit mobil Honda Brio dan satu unit sepeda motor tak sempat diselamatkan hangus menjadi abu,&#8221; ujar Elsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dugaan awal penyebab kebakaran masih diselidiki Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Kaman. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, api diduga dipicu korsleting arus pendek listrik pada instalasi kabel bangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini kembali memunculkan desakan warga agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mempercepat perbaikan jalan poros kecamatan. Infrastruktur jalan dinilai bukan hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga menentukan kecepatan penanganan keadaan darurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Infrastruktur jalan yang layak bukan hanya demi perputaran ekonomi, tetapi juga sebagai faktor krusial penentu keselamatan dalam merespons situasi kedaruratan seperti bencana kebakaran ini. Kami berharap ke depan pos dan armada pemadam kebakaran dapat disiagakan lebih dekat agar respons penanganan bencana bisa berjalan lebih cepat dan tanggap,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran di Desa Puan Cepak menjadi pengingat pentingnya pemerataan infrastruktur dan kesiapan layanan darurat di wilayah hulu Kukar agar risiko kerugian akibat bencana dapat ditekan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebakaran yang menghanguskan 10 pintu mes karyawan di Desa Puan Cepak menyoroti pentingnya perbaikan jalan dan kesiapan armada pemadam di wilayah hulu Kukar. KUTAI KARTANEGARA &#8211; Akses jalan rusak menjadi kendala utama penanganan kebakaran yang menghanguskan satu deretan mes karyawan berisi 10 pintu kamar di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":193792,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,26,33],"tags":[39732,39736,6737,692,5544,1656,39733,13027,560,561,708,39735,5529,1677,39737,39734,39738],"class_list":["post-193790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-desa-puan-cepak","tag-elsa","tag-infrastruktur-jalan","tag-jalan-rusak","tag-kalimantan-timur","tag-kaltim","tag-kebakaran-mes-karyawan","tag-korsleting-listrik","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara","tag-muara-kaman","tag-muhammad-riski","tag-pemadam-kebakaran","tag-pemkab-kukar","tag-polsek-muara-kaman","tag-redkar-muara-kaman","tag-wilayah-hulu-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193790"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":193796,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193790\/revisions\/193796"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}