{"id":194048,"date":"2026-07-05T13:42:42","date_gmt":"2026-07-05T05:42:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=194048"},"modified":"2026-07-06T10:57:38","modified_gmt":"2026-07-06T02:57:38","slug":"iran-dan-qatar-lanjutkan-perdagangan-maritim-setelah-terhenti-5-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/iran-dan-qatar-lanjutkan-perdagangan-maritim-setelah-terhenti-5-bulan\/","title":{"rendered":"Iran dan Qatar Lanjutkan Perdagangan Maritim Setelah Terhenti 5 Bulan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Perdagangan maritim Iran dan Qatar kembali berlanjut setelah lima bulan terhenti, menandai pemulihan bertahap jalur dagang di kawasan Teluk pascakonflik.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>TEHERAN <\/b>&#8211; Pemulihan aktivitas ekonomi di kawasan Teluk mulai terlihat setelah Iran dan Qatar kembali melanjutkan perdagangan maritim yang sempat terhenti sekitar lima bulan akibat konflik. Pengiriman barang antara kedua negara kembali berjalan melalui Pelabuhan Dayyer di Iran dan Pelabuhan Al Ruwais di Qatar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kembalinya rute perdagangan itu disampaikan Atase Perdagangan Iran di Doha Abbas Abdolkhani kepada media pemerintah Iran, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Minggu, (05\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Abdolkhani mengatakan pengiriman antara Pelabuhan Dayyer dan Pelabuhan Al Ruwais kembali berlanjut setelah adanya koordinasi antara Kedutaan Iran di Doha dan otoritas Qatar. Kedua pelabuhan tersebut selama ini menjadi jalur penting bagi perdagangan regional di kawasan Teluk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perdagangan maritim Iran-Qatar sebelumnya tertahan di tengah konflik yang berlangsung selama empat bulan. Pelabuhan Dayyer bahkan beberapa kali dilaporkan menjadi sasaran serangan selama perang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi mulai berubah setelah Iran dan Amerika Serikat (AS) menandatangani kesepakatan sementara pada Juni 2026. Kesepakatan itu menandai berakhirnya permusuhan dan membuka jalan bagi pemulihan lalu lintas maritim di Teluk seperti sebelum perang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, pengaturan lalu lintas kapal yang masuk dan keluar Teluk disebut masih menjadi pembahasan. Hal ini menunjukkan pemulihan perdagangan berlangsung bertahap dan belum sepenuhnya kembali normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanda pemulihan juga terlihat dari mulai diprosesnya kembali barang-barang Iran di Pelabuhan Jebel Ali, Uni Emirat Arab (UEA), pada akhir Juni 2026. Pelabuhan tersebut merupakan salah satu pelabuhan terbesar di kawasan dan menjadi indikator penting aktivitas logistik lintas Teluk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan berlanjutnya perdagangan maritim Iran-Qatar, arus barang regional diharapkan semakin stabil, meski situasi keamanan dan pengaturan jalur pelayaran di Teluk masih menjadi faktor penting yang terus dipantau. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perdagangan maritim Iran dan Qatar kembali berlanjut setelah lima bulan terhenti, menandai pemulihan bertahap jalur dagang di kawasan Teluk pascakonflik. TEHERAN &#8211; Pemulihan aktivitas ekonomi di kawasan Teluk mulai terlihat setelah Iran dan Qatar kembali melanjutkan perdagangan maritim yang sempat terhenti sekitar lima bulan akibat konflik. Pengiriman barang antara kedua negara kembali berjalan melalui Pelabuhan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":194055,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[40027,9642,4250,18480,8588,7612,40028,18057,40029,40025,40024,40026,40023,8589,16686,15482,15073],"class_list":["post-194048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-abbas-abdolkhani","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-cnn-indonesia","tag-doha","tag-iran","tag-jalur-dagang-teluk","tag-konflik-iran","tag-logistik-regional","tag-pelabuhan-al-ruwais","tag-pelabuhan-dayyer","tag-pelabuhan-jebel-ali","tag-perdagangan-maritim","tag-qatar","tag-teluk","tag-uea","tag-uni-emirat-arab"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194048","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=194048"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194048\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":194056,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194048\/revisions\/194056"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/194055"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=194048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=194048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=194048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}