{"id":194218,"date":"2026-07-07T19:10:12","date_gmt":"2026-07-07T11:10:12","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=194218"},"modified":"2026-07-07T19:10:58","modified_gmt":"2026-07-07T11:10:58","slug":"polisi-bongkar-modus-sabu-dalam-permen-lolipop-di-kubu-raya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polisi-bongkar-modus-sabu-dalam-permen-lolipop-di-kubu-raya\/","title":{"rendered":"Polisi Bongkar Modus Sabu dalam Permen Lolipop di Kubu Raya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polres Kubu Raya menangkap LJ alias Koko yang diduga membawa sabu 14,9 gram dalam kemasan permen lolipop untuk diedarkan ke wilayah pesisir Batu Ampar.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUBU RAYA<\/strong> &#8211; Wilayah pesisir Kecamatan Batu Ampar diduga kembali menjadi sasaran peredaran narkotika jenis sabu setelah Tim Labubu Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menangkap seorang pria berinisial LJ alias Koko, 54 tahun, di Dermaga Gang Anggrek Putih, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Senin, (06\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koko diduga membawa sabu seberat bruto 14,9 gram yang disembunyikan dalam kemasan permen lolipop. Barang tersebut diduga hendak diedarkan ke Batu Ampar, wilayah yang disebut beberapa kali menjadi tujuan distribusi sabu dalam sejumlah pengungkapan kasus Polres Kubu Raya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Polres Kubu Raya, Ade, mengatakan pengungkapan tersebut menjadi perhatian polisi karena wilayah pesisir berulang kali muncul dalam peta distribusi narkotika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dari hasil ungkap kasus memang sudah ada lima atau enam kali yang tertuju ke Kecamatan Batu Ampar. Ini menjadi perhatian kita bersama mengapa wilayah pesisir terus disasar,&#8221; kata Ade sebagaimana diberitakan Tribunpontianak, Senin, (06\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Ade, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan Batu Ampar diduga menjadi sasaran karena permintaan sabu di wilayah tersebut cukup tinggi. Koko disebut aktif memasok sabu ke wilayah itu dalam satu bulan terakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dalam satu bulan terakhir, Koko diketahui sangat aktif memasok sabu ke wilayah tersebut. Ia melakukan pengiriman sebanyak tiga hingga empat kali dalam sebulan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi menyita sabu yang dikemas dalam bungkus permen lolipop. Modus tersebut diduga dipakai untuk menyamarkan barang bukti agar tidak mudah dicurigai petugas saat dibawa melalui jalur dermaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Berdasarkan pengakuan pelaku, sabu itu dibeli seharga Rp10 juta. Selanjutnya barang tersebut dipecah menjadi 18 paket siap edar dan dijual dengan harga Rp1,5 juta per gram untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ade menegaskan, penyamaran sabu dalam kemasan permen bukan dilakukan secara kebetulan. Cara itu diduga sengaja dipilih untuk mengelabui petugas di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Modus menyembunyikan sabu di dalam kemasan permen lolipop sengaja dilakukan pelaku secara rapi dengan tujuan mengelabui mata petugas di lapangan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain kasus ini, Polres Kubu Raya mencatat sejumlah pengungkapan kasus narkotika menonjol sepanjang 2026, mulai dari dugaan peredaran di Batu Ampar, penyelundupan melalui Bandara Supadio, pengiriman lewat jasa ekspedisi, hingga penyamaran sabu dalam kemasan makanan ringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian kasus tersebut menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat di jalur pesisir, dermaga, bandara, dan jasa pengiriman barang. Polisi juga diharapkan terus menelusuri jaringan pemasok agar peredaran sabu tidak meluas ke masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti pelajar. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polres Kubu Raya menangkap LJ alias Koko yang diduga membawa sabu 14,9 gram dalam kemasan permen lolipop untuk diedarkan ke wilayah pesisir Batu Ampar. KUBU RAYA &#8211; Wilayah pesisir Kecamatan Batu Ampar diduga kembali menjadi sasaran peredaran narkotika jenis sabu setelah Tim Labubu Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menangkap seorang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":194220,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,32],"tags":[29389,4719,4857,40220,3529,4861,3189,39871,30292,40222,9815,40221,29386,40219,3566],"class_list":["post-194218","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-ade","tag-bandara-supadio","tag-batu-ampar","tag-dermaga-gang-anggrek-putih","tag-desa-parit-baru","tag-kalimantan-barat","tag-kubu-raya","tag-lj-alias-koko","tag-narkoba-kubu-raya","tag-permen-lolipop","tag-polres-kubu-raya","tag-sabu-dalam-permen","tag-sabu-kubu-raya","tag-satres-narkoba","tag-sungai-raya"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=194218"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194218\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":194225,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194218\/revisions\/194225"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/194220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=194218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=194218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=194218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}