{"id":194883,"date":"2026-07-10T10:55:42","date_gmt":"2026-07-10T02:55:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=194883"},"modified":"2026-07-10T10:56:47","modified_gmt":"2026-07-10T02:56:47","slug":"istana-presiden-prabowo-tak-pernah-surut-dalam-pemberantasan-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/istana-presiden-prabowo-tak-pernah-surut-dalam-pemberantasan-korupsi\/","title":{"rendered":"Istana: Presiden Prabowo Tak Pernah Surut dalam Pemberantasan Korupsi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Istana menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi di tengah berlanjutnya penyidikan dugaan korupsi batu bara yang menjadi perhatian publik.<\/em><br \/>\n<strong><br \/>\nJAKARTA<\/strong> &#8211; Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemberantasan korupsi di tengah berkembangnya penyidikan dugaan korupsi batu bara yang turut menyeret nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Istana Negara menyatakan Presiden Prabowo Subianto secara konsisten mengingatkan seluruh aparatur negara agar membenahi diri dan menjaga integritas sebelum dilakukan penegakan hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan komitmen Presiden dalam pemberantasan korupsi telah berulang kali disampaikan kepada seluruh jajaran pemerintahan. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perhatian publik terhadap proses penyidikan dugaan korupsi batu bara yang masih berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sejak awal, Bapak Presiden memiliki komitmen yang sangat kuat dalam pemberantasan korupsi. Beliau berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para aparatur negara, agar segera berbenah dan membersihkan diri sebelum tindakan penegakan hukum atau pembersihan itu dilakukan,&#8221; ujar Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10\/7\/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Jumat (10\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Prasetyo, Presiden juga menegaskan bahwa korupsi masih menjadi salah satu persoalan terbesar yang harus diselesaikan secara konsisten. Karena itu, pemerintah diminta terus memperbaiki tata kelola pemerintahan, memperkuat integritas, serta membangun sistem pemerintahan yang bersih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita harus terus memperbaiki tata kelola, memperkuat integritas, dan membangun pemerintahan yang bersih,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prasetyo menambahkan, selain memperkuat penegakan hukum, pemerintah juga harus menjaga stabilitas nasional dan persatuan masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hanya dengan suasana yang aman, bersatu, dan saling percaya, kita dapat menyelesaikan berbagai persoalan bangsa serta mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,&#8221; imbuh Prasetyo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, penyidikan dugaan korupsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya dan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penyidik telah menggeledah 12 lokasi pada Rabu (8\/7\/2026) sebagai bagian dari penyidikan atas dua laporan polisi terkait dugaan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang, serta dugaan suap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Victor Dean Mackbon mengatakan, &#8220;Penggeledahan ini dilakukan terkait penyidikan dua laporan polisi tentang dugaan tindak pidana korupsi dan\/atau tindak pidana pencucian uang serta dugaan tindak pidana suap.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyidikan tersebut berkaitan dengan penanganan perkara PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya periode 2020-2025, serta dugaan tindak pidana dalam proses penyelesaian pembayaran PT CBS kepada PT KNI yang diduga melibatkan penyelenggara negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangkaian penyidikan itu, rumah dinas Jampidsus Febrie Adriansyah di Jakarta Selatan juga menjadi sorotan karena dijaga personel Tentara Nasional Indonesia (TNI). Markas Besar (Mabes) TNI menjelaskan pengamanan dilakukan atas permintaan Kejaksaan Agung (Kejagung).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menegaskan proses penggeledahan merupakan kewenangan penyidik Polri dan mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan keterlibatan seseorang maupun institusi sebelum proses hukum selesai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKejaksaan Agung tetap berkomitmen mendukung penegakan hukum yang profesional, objektif, transparan, dan akuntabel oleh seluruh aparat penegak hukum sesuai dengan kewenangan masing-masing, demi terwujudnya kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat,\u201d ujar Anang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istana menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi di tengah berlanjutnya penyidikan dugaan korupsi batu bara yang menjadi perhatian publik. JAKARTA &#8211; Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemberantasan korupsi di tengah berkembangnya penyidikan dugaan korupsi batu bara yang turut menyeret nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Istana Negara menyatakan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":194884,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,9295,35],"tags":[38501,40993,40992,2797,40803,40991,4014,14723,9710,5781,6770,1792],"class_list":["post-194883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-istana-negara","tag-jampidsus-febrie-adriansyah","tag-kasus-korupsi-batu-bara","tag-kejagung","tag-kortas-tipidkor","tag-mensesneg-prasetyo-hadi","tag-pemberantasan-korupsi","tag-penggeledahan","tag-polda-metro-jaya","tag-polri","tag-prabowo-subianto","tag-tni"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=194883"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":194885,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194883\/revisions\/194885"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/194884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=194883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=194883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=194883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}