{"id":195048,"date":"2026-07-10T19:31:27","date_gmt":"2026-07-10T11:31:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=195048"},"modified":"2026-07-11T00:34:33","modified_gmt":"2026-07-10T16:34:33","slug":"kn-buka-ruang-bagi-umkm-lokal-pariwisata-jadi-mesin-ekonomi-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kn-buka-ruang-bagi-umkm-lokal-pariwisata-jadi-mesin-ekonomi-baru\/","title":{"rendered":"KN Buka Ruang bagi UMKM Lokal, Pariwisata Jadi Mesin Ekonomi Baru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Komisi VII DPR RI mendorong OIKN membuka ruang usaha bagi UMKM lokal serta mengembangkan Nusantara sebagai destinasi wisata dan pusat kegiatan MICE berskala internasional.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUSANTARA<\/strong> &#8211; Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta pengembangan pariwisata dan industri pertemuan menjadi agenda penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendorong Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan masyarakat sekitar memperoleh ruang usaha dan manfaat ekonomi dari pembangunan kawasan ibu kota baru tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dorongan itu disampaikan dalam kunjungan kerja perdana Komisi VII DPR RI ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat, 10 Juli 2026. Rombongan meninjau perkembangan pembangunan sekaligus mengevaluasi pelibatan masyarakat lokal, penggunaan produk dalam negeri, dan kesiapan sektor ekonomi pendukung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menilai pembangunan fisik IKN harus berjalan beriringan dengan pembentukan ekosistem ekonomi yang inklusif. Pelaku UMKM dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dinilai perlu memperoleh akses usaha sejak kawasan tersebut mulai dikunjungi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jangan sampai UMKM ini tidak ada ruang di IKN. Karena tentunya mereka adalah usaha yang cukup besar jumlahnya lebih dari 90 persen bahkan bisa dikatakan 97 persen jenis usaha yang ada di Indonesia ini adalah UMKM. Jadi kita sudah menyampaikan tentunha kepada Pak Basuki sebagai Kepala OIKN untuk terus bisa memperhatikan kedepannya bukan hanya dari segi kesiapan fisik saja tapi juga bagaimana untuk terus pelibatan dari masyarakat lokal juga maupun UMKM kita. Sekali lagi kita apresiasi TKDN yang cukup tinggi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rahayu menyampaikan pandangan tersebut sebagaimana diberitakan [Nama Sumber], Jumat, (10\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Rahayu, tingginya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan IKN menjadi modal penting untuk memperkuat keterlibatan pelaku usaha nasional dan masyarakat di sekitar kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami sangat senang tentunya mendengar bahwa adanya TKDN yang cukup tinggi. Apakah itu dalam pengadaan barang maupun juga pelibatan dari masyarakat lokal, material, perlengkapan dan seterusnya dalam pembangunan IKN ini,&#8221; ujar Rahayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi dorongan tersebut, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan sejumlah program telah dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal. Salah satunya berupa pelatihan kuliner dengan menghadirkan chef profesional guna meningkatkan mutu produk dan pelayanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sekarang konsumsi kegiatan di IKN tidak lagi didatangkan dari Balikpapan. Ibu-ibu Dharma Wanita mengumpulkan pelaku kuliner dari kawasan sekitar, kemudian kami menghadirkan chef untuk melatih mereka agar mampu mengembangkan usahanya. Kami ingin mereka tidak hanya berkembang di sektor kuliner, tetapi juga pada berbagai bidang usaha lainnya,&#8221; kata Basuki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">OIKN juga memperluas akses pasar bagi UMKM melalui penyediaan booth usaha yang dikelola bersama mitra pembangunan. Salah satunya dilakukan melalui kerja sama dengan Artha Graha Network yang sedang mengembangkan Nusantara Park seluas 3,8 hektare sebagai pusat aktivitas masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program pemberdayaan lain mencakup pelatihan UMKM, pelatihan hospitality, pengembangan IKN Digital Community, promosi produk, pendampingan sertifikasi halal, serta workshop kewirausahaan bersama Bank Indonesia. Program tersebut diarahkan agar pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut masuk dalam rantai ekonomi IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain UMKM, Komisi VII DPR RI menilai IKN berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata baru dan pusat penyelenggaraan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE). Aktivitas kunjungan dinilai dapat dibuka secara bertahap sebelum seluruh fungsi pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif berpindah sepenuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebelum kita berfungsi maksudnya eksekutif, legislatif, yudikatif sebenernya ada kesempatan nanti Pak untuk membuka terlebih dahulu untuk pengunjung bisa datang itu ada kesempatan juga untuk UMKM bisa mulai menata mau masuk di mana&#8221; ujar Rahayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Rahayu, pembukaan akses bagi pengunjung dapat menciptakan pasar lebih awal bagi pelaku UMKM, terutama pada sektor kuliner, suvenir, jasa perjalanan, penginapan, dan ekonomi kreatif. Pelaku usaha juga memiliki kesempatan menyiapkan produk sesuai kebutuhan pengunjung dan calon penghuni IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsep pembangunan yang memadukan arsitektur modern, lingkungan hijau, dan identitas Indonesia dinilai menjadi daya tarik tersendiri. Keberadaan hotel, fasilitas MICE, serta rencana pengembangan kawasan konservasi satwa endemik diproyeksikan memperkuat posisi IKN sebagai destinasi baru di Kalimantan Timur (Kaltim).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tentunya ini akan menjadi daya tarik untuk Kalimantan Timur, daya tarik untuk Balikpapan dan Samarinda. Tadi kita juga sudah mencoba jalan tolnya sangat lancar, mulus, luas sekali. Jadi saya rasa ini mudah-mudahan ini bisa menambah animo bukan hanya lokal tapi juga dari internasional untuk melihat wah ini ada Ibu Kota Negara yang baru yang sangat futuristik juga,&#8221; ujar Rahayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rahayu optimistis pembangunan IKN yang mengedepankan konsep modern dan hijau dapat menjadikan Nusantara sebagai pusat kegiatan berskala nasional maupun internasional. Namun, masyarakat diminta bersabar karena pembangunan kawasan masih berlangsung secara bertahap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sabar karena tentunya masih dalam rangka untum pembangunan. Nantikan karena ini sangat luar biasa dan tidak seperti kota-kota di Indonesia yang lainnya tetapi sangat merepresentasikan dan saya rasa semua akan bangga bahwa Indonesia punya IKN,&#8221; tutup Rahayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelibatan UMKM, penggunaan produk dalam negeri, dan pengembangan sektor pariwisata diharapkan memastikan pembangunan IKN tidak hanya menghasilkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga menciptakan lapangan usaha serta pertumbuhan ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat lokal. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi VII DPR RI mendorong OIKN membuka ruang usaha bagi UMKM lokal serta mengembangkan Nusantara sebagai destinasi wisata dan pusat kegiatan MICE berskala internasional. NUSANTARA &#8211; Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta pengembangan pariwisata dan industri pertemuan menjadi agenda penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":195050,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,9430],"tags":[41266,1243,12404,41267,7307,14274,165,5544,15554,2204,41265,16214,7747,6487,27100,21341,41262,609,4819,41264,17059,41263],"class_list":["post-195048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-nusantara","tag-artha-graha-network","tag-balikpapan","tag-basuki-hadimuljono","tag-ekonomi-lokal-ikn","tag-ibu-kota-nusantara","tag-ikm","tag-ikn","tag-kalimantan-timur","tag-kipp-ikn","tag-komisi-vii-dpr-ri","tag-mice-ikn","tag-nusantara-park","tag-oikn","tag-otorita-ikn","tag-pariwisata-ikn","tag-pelatihan-umkm","tag-rahayu-saraswati-djojohadikusumo","tag-samarinda","tag-sertifikasi-halal","tag-tkdn-ikn","tag-umkm-ikn","tag-umkm-lokal"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195048","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195048"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195048\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":195051,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195048\/revisions\/195051"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/195050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}