{"id":195125,"date":"2026-07-11T14:02:06","date_gmt":"2026-07-11T06:02:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=195125"},"modified":"2026-07-12T01:21:15","modified_gmt":"2026-07-11T17:21:15","slug":"bmkg-peringatkan-potensi-karhutla-di-tengah-cuaca-panas-kalteng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bmkg-peringatkan-potensi-karhutla-di-tengah-cuaca-panas-kalteng\/","title":{"rendered":"BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di Tengah Cuaca Panas Kalteng"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>BMKG memprakirakan cuaca panas dan minim hujan akan mendominasi Kalteng selama sepekan sehingga kewaspadaan terhadap Karhutla dan penurunan kualitas udara perlu ditingkatkan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Kondisi cuaca panas dan minim hujan selama sepekan ke depan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), terutama Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, dan kawasan sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kalteng akan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan. Suhu udara maksimum diperkirakan mencapai 33 hingga 35 derajat Celsius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra, mengatakan kondisi atmosfer dan tingkat labilitas udara relatif stabil. Kelembapan udara yang rendah juga menyebabkan peluang pembentukan awan hujan menjadi terbatas, sebagaimana diberitakan Media Center Palangka Raya, Jumat, (10\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKelembapan udara juga relatif rendah atau cenderung kering. Kondisi ini menyebabkan proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalimantan Tengah menjadi lebih sedikit,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cuaca yang cenderung panas dan kering tersebut perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan kerentanan lahan terhadap kebakaran, terutama apabila terdapat aktivitas pembakaran terbuka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi daerah rawan yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kapuas, Pulang Pisau, dan wilayah di sekitarnya menjadi daerah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Karhutla.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BMKG terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan titik panas atau hotspot yang terdeteksi melalui satelit. Data tersebut digunakan sebagai salah satu indikator awal untuk mengidentifikasi kemungkinan terjadinya kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cData hotspot menjadi salah satu indikator awal adanya potensi kebakaran hutan dan lahan. Informasi tersebut terus kami sampaikan kepada instansi terkait untuk mendukung langkah antisipasi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain ancaman Karhutla, kondisi kering juga berpotensi memengaruhi kualitas udara. Hasil pemantauan konsentrasi partikulat halus berukuran hingga 2,5 mikrometer (PM2.5) secara umum masih menunjukkan kualitas udara dalam kategori baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, kualitas udara di Kota Palangka Raya sempat turun ke kategori sedang pada pagi hari, khususnya sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Perubahan tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan maupun akumulasi partikel di udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Chandra menjelaskan, pemantauan kualitas udara dan titik panas akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung langkah pencegahan dan penanganan dini oleh instansi terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca dan kualitas udara terkini. Warga juga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api berpotensi cepat meluas pada kondisi cuaca kering.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masyarakat, khususnya kelompok rentan, juga disarankan menjaga kondisi kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara mengalami penurunan. Kewaspadaan bersama diperlukan agar cuaca panas dan kering tidak berkembang menjadi bencana Karhutla maupun gangguan kesehatan yang lebih luas. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BMKG memprakirakan cuaca panas dan minim hujan akan mendominasi Kalteng selama sepekan sehingga kewaspadaan terhadap Karhutla dan penurunan kualitas udara perlu ditingkatkan. PALANGKA RAYA &#8211; Kondisi cuaca panas dan minim hujan selama sepekan ke depan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), terutama Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":195129,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2264],"tags":[828,1498,39680,41381,26001,17854,4135,6051,4418,6015,189,20126,17390,3561,41382,22164,9827,41129,41383,35033],"class_list":["post-195125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah","tag-bmkg","tag-bpbd","tag-chandra","tag-cuaca-kalteng","tag-cuaca-kering","tag-cuaca-panas","tag-hotspot","tag-kalimantan-tengah","tag-kalteng","tag-kapuas","tag-karhutla","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kualitas-udara","tag-palangka-raya","tag-pm2-5","tag-prakiraan-cuaca","tag-pulang-pisau","tag-stasiun-meteorologi-tjilik-riwut","tag-suhu-35-derajat","tag-titik-panas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":195130,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195125\/revisions\/195130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/195129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}