{"id":195134,"date":"2026-07-11T15:25:10","date_gmt":"2026-07-11T07:25:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=195134"},"modified":"2026-07-12T01:42:36","modified_gmt":"2026-07-11T17:42:36","slug":"gmni-kutim-dorong-kekayaan-alam-berpihak-kepada-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gmni-kutim-dorong-kekayaan-alam-berpihak-kepada-rakyat\/","title":{"rendered":"GMNI Kutim Dorong Kekayaan Alam Berpihak kepada Rakyat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>GMNI Kutim mendorong pemanfaatan sumber daya alam dan pembagian Dana Bagi Hasil yang lebih adil agar kekayaan daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>KUTAI TIMUR <\/b>&#8211; Kekayaan sumber daya alam di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinilai belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat daerah. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kutim mendorong pemerintah memperkuat hilirisasi dan memperjuangkan pembagian pendapatan yang lebih adil untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desakan tersebut mengemuka dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IX GMNI Kutim yang berlangsung di Ruang Panel Gedung Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Jumat (10\/07\/2026), sebagaimana diberitakan Sumber berita, Jumat, (10\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kutim Deo Datus mengatakan potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah harus dikelola dengan orientasi utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok ekonomi kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan sumber daya alam yang sangat besar di Kutai Timur, pemanfaatannya harus sebesar-besarnya untuk masyarakat. GMNI mendorong pemerintah agar bisa memanfaatkan potensi ini untuk kemajuan daerah, dan kami siap bersinergi dengan program kerja pemerintah yang pro-rakyat,&#8221; tutur Deo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Deo, GMNI Kutim akan terus mendorong hilirisasi dan pemanfaatan SDA yang memberikan nilai tambah bagi daerah. Organisasi tersebut juga membuka ruang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sepanjang program pembangunan yang dijalankan berpihak kepada kepentingan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakil Bupati (Wabup) Kutim Mahyunadi mengakui daerah masih menghadapi persoalan ketergantungan fiskal terhadap Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Ia menilai pembagian DBH kepada daerah penghasil perlu diberikan dalam porsi yang lebih wajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita masih tetap tergantung dengan DBH. Untuk itu, kita mengharapkan Pemerintah Pusat harus mengembalikan DBH sesuai dengan hasil yang wajar,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahyunadi juga mengajak GMNI Kutim mengambil peran sebagai mitra kritis pemerintah. Kritik mahasiswa, menurutnya, harus disertai gagasan, solusi, dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;GMNI sebagai organisasi kader harus terus menjaga semangat Marhaenisme yang diwariskan. Jadilah mitra kritis pemerintah dengan memberikan ide, solusi, dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah menuju Kutai Timur yang berdikari,&#8221; ujar Mahyunadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain persoalan SDA dan ketergantungan fiskal, Mahyunadi menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam organisasi. Ia mengingatkan konflik internal dan dualisme kepengurusan berpotensi melemahkan posisi mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jangan ada perpecahan, apalagi dualisme, karena itulah awal dari kemunduran. Untuk kita bergerak maju, jangan sampai di antara kita saling bersaing hanya karena ingin mendapat kedudukan dengan saling bertikai,&#8221; imbuh Mahyunadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konfercab IX GMNI Kutim diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat konsolidasi mahasiswa dalam mengawal pengelolaan SDA, memperjuangkan keadilan fiskal, dan memastikan pembangunan daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GMNI Kutim mendorong pemanfaatan sumber daya alam dan pembagian Dana Bagi Hasil yang lebih adil agar kekayaan daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. KUTAI TIMUR &#8211; Kekayaan sumber daya alam di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinilai belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat daerah. Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kutim mendorong pemerintah memperkuat hilirisasi dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":195143,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,480],"tags":[41422,41423,41419,1037,35859,41424,41429,41425,41418,41426,762,41427,41428,14704,41421,41420],"class_list":["post-195134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-dana-bagi-hasil","tag-dbh-kutim","tag-deo-datus","tag-dprd-kutim","tag-gmni-kutim","tag-hilirisasi-sda","tag-keadilan-fiskal-daerah","tag-kesejahteraan-masyarakat-kutim","tag-konfercab-gmni-kutim","tag-mahasiswa-kutim","tag-mahyunadi","tag-marhaenisme","tag-pembangunan-kutim","tag-pemkab-kutim","tag-sda-kutim","tag-sumber-daya-alam-kutim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":195144,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195134\/revisions\/195144"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/195143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}