{"id":195172,"date":"2026-07-11T16:18:13","date_gmt":"2026-07-11T08:18:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=195172"},"modified":"2026-07-12T02:25:59","modified_gmt":"2026-07-11T18:25:59","slug":"insiden-tepi-barat-perkuat-niat-ro-khanna-maju-pilpres-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/insiden-tepi-barat-perkuat-niat-ro-khanna-maju-pilpres-as\/","title":{"rendered":"Insiden Tepi Barat Perkuat Niat Ro Khanna Maju Pilpres AS"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pengadangan rombongan Ro Khanna oleh pemukim Israel bersenjata di Tepi Barat memperkuat pertimbangannya maju dalam Pilpres AS 2028 dan menambah tekanan politik terhadap dukungan Washington kepada Israel.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>WASHINGTON <\/b>&#8211; Pengalaman rombongan Ro Khanna diadang lebih dari satu jam oleh pemukim Israel bersenjata saat mengunjungi Tepi Barat memperkuat pertimbangannya untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2028. Insiden tersebut sekaligus menajamkan kritik anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS dari Partai Demokrat itu terhadap kebijakan Israel dan dukungan militer Washington.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khanna mengatakan sengaja menyusun agenda kunjungan selama tiga hari hanya di Tepi Barat dengan melibatkan warga Palestina. Kunjungan itu ditujukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan dampak kebijakan Israel di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika ditanya mengenai peluangnya mengikuti Pilpres AS 2028, Khanna mengakui perjalanan tersebut membuatnya semakin serius mempertimbangkan pencalonan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya serius mempertimbangkannya, dan perjalanan ini justru membuat saya semakin mantap untuk memikirkan hal itu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden pengadangan terjadi ketika rombongan Khanna mengunjungi Khirbet Zanuta, sebuah dusun Palestina di bagian selatan Tepi Barat, Rabu (08\/07\/2026). Wilayah tersebut sebelumnya ditinggalkan penduduknya setelah serangkaian serangan pemukim Israel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khanna menuturkan rombongannya mendatangi desa itu untuk melihat kerusakan yang terjadi setelah serangan pemukim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami berada di sebuah desa yang telah dihancurkan pemukim Israel. Mereka menghancurkan sekolah dan desa itu, lalu kami datang untuk melihat kondisinya,&#8221; kata Khanna, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Sabtu, (11\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Khanna, sekelompok pemukim bersenjata kemudian mengelilingi kendaraan yang ditumpangi rombongannya. Mereka membawa senapan M4 buatan AS dan memblokade akses jalan sehingga rombongan tidak dapat melanjutkan perjalanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mereka datang membawa senapan M4 buatan Amerika. Mereka menahan kami, memblokade jalan, lalu memanggil IDF (Pasukan Pertahanan Israel). Saat itu IDF berpihak kepada mereka, bukan kepada warga Amerika,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cameron Kasky, staf Khanna yang ikut dalam rombongan, menyebut mereka tertahan selama lebih dari satu jam. Rombongan kemudian meminta bantuan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Yerusalem sebelum petugas yang diduga berasal dari kepolisian Israel tiba dan membubarkan para pemukim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Militer Israel membenarkan bahwa personel Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) dan kepolisian diterjunkan setelah menerima laporan mengenai warga sipil Israel yang memblokir kendaraan di dekat Khirbet Zanuta. Menurut militer Israel, petugas membubarkan para penghalang dan memungkinkan rombongan kembali melanjutkan perjalanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepolisian Israel dan Kedubes AS di Yerusalem belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait insiden tersebut saat berita itu dilaporkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa itu terjadi ketika dukungan terhadap Israel menjadi salah satu isu yang semakin memecah Partai Demokrat. Survei Reuters\/Ipsos mencatat pandangan positif pemilih Demokrat terhadap Israel menurun dari 59 persen pada 2018 menjadi 22 persen pada Mei 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah anggota Partai Demokrat di Kongres juga mendorong penghentian bantuan militer AS kepada Israel yang mencapai 3,8 miliar dolar AS per tahun. Bantuan tersebut antara lain digunakan untuk pengadaan persenjataan ringan, termasuk senapan M4, serta sistem pertahanan rudal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khanna sebelumnya turut memimpin puluhan anggota Kongres yang mendesak pemerintah AS mengambil langkah lebih tegas terhadap perluasan permukiman dan upaya aneksasi Tepi Barat. Mereka menilai kekerasan pemukim dan pengusiran warga Palestina dapat merusak peluang perdamaian serta pembentukan dua negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khanna menilai isu Palestina-Israel telah berkembang menjadi ujian moral bagi politik AS. Ia menyerukan agar politisi negaranya lebih tegas membela hak asasi warga Palestina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jika Anda tidak bersedia membela hak asasi rakyat Palestina, tidak bersedia bersuara terhadap genosida di Gaza dan apartheid di Tepi Barat, maka secara moral Anda telah berkompromi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Israel menolak tuduhan melakukan genosida di Gaza maupun menerapkan rezim apartheid di Tepi Barat. Israel juga menolak pandangan sebagian besar negara dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menganggap permukiman Israel di Tepi Barat melanggar hukum internasional berdasarkan Konvensi Jenewa Keempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Israel menyatakan Tepi Barat merupakan wilayah sengketa yang memiliki keterkaitan sejarah dengan bangsa Yahudi. Sementara itu, warga Palestina memandang Tepi Barat bersama Jalur Gaza dan Yerusalem Timur sebagai bagian dari negara Palestina pada masa mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden yang dialami Khanna diperkirakan semakin memperkuat perdebatan mengenai arah kebijakan luar negeri Partai Demokrat terhadap Israel. Sikapnya setelah kunjungan tersebut juga berpotensi menjadi bagian penting dalam pembentukan basis dukungan apabila ia memutuskan maju dalam Pilpres AS 2028. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengadangan rombongan Ro Khanna oleh pemukim Israel bersenjata di Tepi Barat memperkuat pertimbangannya maju dalam Pilpres AS 2028 dan menambah tekanan politik terhadap dukungan Washington kepada Israel. WASHINGTON &#8211; Pengalaman rombongan Ro Khanna diadang lebih dari satu jam oleh pemukim Israel bersenjata saat mengunjungi Tepi Barat memperkuat pertimbangannya untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":195179,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,4250,41519,41517,2594,8146,2496,25112,41516,24494,10179,7444,5751,41518,20242,41515,41521,41514,41520,11325],"class_list":["post-195172","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-bantuan-militer-as","tag-cameron-kasky","tag-gaza","tag-idf","tag-israel","tag-kedutaan-besar-as","tag-khirbet-zanuta","tag-konflik-palestina-israel","tag-kongres-as","tag-palestina","tag-partai-demokrat","tag-pasukan-pertahanan-israel","tag-pemukim-israel","tag-pilpres-as-2028","tag-politik-luar-negeri-as","tag-ro-khanna","tag-senapan-m4","tag-tepi-barat"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195172"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":195180,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195172\/revisions\/195180"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/195179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}