{"id":195495,"date":"2026-07-13T20:14:07","date_gmt":"2026-07-13T12:14:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=195495"},"modified":"2026-07-13T20:14:07","modified_gmt":"2026-07-13T12:14:07","slug":"delapan-karhutla-terjadi-di-kobar-95-hektare-lahan-terbakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/delapan-karhutla-terjadi-di-kobar-95-hektare-lahan-terbakar\/","title":{"rendered":"Delapan Karhutla Terjadi di Kobar, 9,5 Hektare Lahan Terbakar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>BPBD Kobar mencatat delapan kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak sekitar 9,5 hektare selama empat hari di tengah cuaca panas dan angin kencang.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KOTAWARINGIN BARAT <\/strong>&#8211; Kecepatan penyampaian informasi dan penanganan tim gabungan berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan Desa Batu Belaman dan Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), meluas ke kawasan sekitarnya, Minggu (12\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebakaran tersebut menjadi kejadian kedelapan yang ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar selama empat hari terakhir. Data BPBD Kobar, sebagaimana dilansir Detikkalimantan, Minggu (12\/07\/2026), mencatat total lahan yang terbakar dalam delapan kejadian itu mencapai sekitar 9,5 hektare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laporan mengenai munculnya api di perbatasan dua desa tersebut diterima Pos Komando Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar sekitar pukul 13.45 Waktu Indonesia Barat (WIB). Lima menit setelah laporan diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pemadaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas menemukan api masih berkobar di lahan mineral kosong yang dipenuhi rerumputan dan semak belukar kering. Cuaca terik disertai angin kencang membuat api cepat merambat dan menghasilkan kepulan asap tebal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar Adnan Santana mengatakan kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam penanganan kebakaran selama beberapa hari terakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelama empat hari terakhir kami sudah menangani delapan kejadian karhutla dengan total luasan sekitar 9,5 hektare. Kondisi cuaca yang sangat panas dan angin kencang memang menjadi tantangan di lapangan sehingga masyarakat kami minta benar-benar waspada,\u201d ujar Adnan Santana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, luas lahan yang terbakar dalam kejadian terbaru diperkirakan mencapai 0,50 hektare. Penanganan cepat membuat sekitar 0,30 hektare lahan dapat dipadamkan sebelum api merambat lebih jauh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Operasi pemadaman melibatkan TRC BPBD Kobar, Manggala Agni, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan relawan Huma Singgah Itah (HSI). Tim gabungan mengerahkan mobil tangki penyuplai air, selang, nosel, sambungan Y connection, kendaraan operasional, serta sepeda motor trail untuk menjangkau lokasi yang sulit dilalui.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah hampir dua jam melakukan pemadaman di tengah cuaca panas, tim gabungan berhasil memadamkan seluruh titik api. Operasi berakhir sekitar pukul 16.00 WIB setelah dipastikan tidak ada lagi kobaran api maupun asap di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adnan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera menyampaikan informasi ketika menemukan titik api agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum kebakaran meluas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila melihat titik api. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula penanganan dilakukan sehingga kebakaran tidak meluas,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kolaborasi masyarakat, aparat desa, relawan, dan petugas penanggulangan bencana diharapkan terus diperkuat selama cuaca panas dan angin kencang masih berlangsung, terutama untuk mencegah karhutla mengancam permukiman, lingkungan, dan kesehatan masyarakat Kobar. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BPBD Kobar mencatat delapan kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak sekitar 9,5 hektare selama empat hari di tengah cuaca panas dan angin kencang. KOTAWARINGIN BARAT &#8211; Kecepatan penyampaian informasi dan penanganan tim gabungan berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan Desa Batu Belaman dan Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":195498,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2912],"tags":[41957,12875,19253,21553,17854,41958,33882,41959,36775,26960,33892,1671,41960,5184,8690],"class_list":["post-195495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kota-waringin-barat-provinsi-kalimantan-tengah","tag-adnan-santana","tag-angin-kencang","tag-arut-selatan","tag-bpbd-kobar","tag-cuaca-panas","tag-desa-batu-belaman","tag-desa-pasir-panjang","tag-huma-singgah-itah","tag-karhutla-kalimantan-tengah","tag-karhutla-kobar","tag-kebakaran-lahan-kotawaringin-barat","tag-manggala-agni","tag-pencegahan-kebakaran-lahan","tag-tagana","tag-trc-bpbd"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195495"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195495\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":195499,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195495\/revisions\/195499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/195498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}