{"id":195679,"date":"2026-07-14T23:04:47","date_gmt":"2026-07-14T15:04:47","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=195679"},"modified":"2026-07-14T23:04:47","modified_gmt":"2026-07-14T15:04:47","slug":"beijing-minta-selat-hormuz-kembali-dibuka-demi-stabilitas-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/beijing-minta-selat-hormuz-kembali-dibuka-demi-stabilitas-dunia\/","title":{"rendered":"Beijing Minta Selat Hormuz Kembali Dibuka demi Stabilitas Dunia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>China meminta Amerika Serikat dan Iran segera memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz setelah konflik kedua negara kembali memanas dan mengganggu jalur perdagangan internasional.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Pemerintah China meningkatkan seruan diplomatik agar Amerika Serikat (AS) dan Iran segera memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz setelah jalur strategis tersebut kembali terdampak eskalasi konflik kedua negara. Beijing menilai pembukaan kembali selat itu penting untuk menjaga keamanan pelayaran dan stabilitas perdagangan internasional.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lin Jian mengatakan pemulihan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz merupakan kepentingan bersama masyarakat internasional.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">&#8220;Memulihkan jalur normal dan aman di selat sesegera mungkin adalah aspirasi bersama komunitas internasional,&#8221; kata Lin dalam konferensi pers, sebagaimana diwartakan Al Jazeera dan dilansir CNN Indonesia, Selasa (14\/07\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Lin menambahkan China terus mengupayakan langkah-langkah diplomatik guna meredakan ketegangan antara AS dan Iran agar situasi di kawasan tidak semakin memburuk.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menurut Kemlu China, konflik kedua negara kembali meningkat setelah tiga kapal komersial di Selat Hormuz diserang pasukan Iran pada pekan lalu.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Di tengah situasi tersebut, AS kembali memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Iran serta mencabut izin ekspor minyak Iran yang sebelumnya direncanakan berjalan berdasarkan <em>Memorandum of Understanding<\/em> (<em>MoU<\/em>) yang ditandatangani pada 17 Juni. Selain itu, AS melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah wilayah Iran, terutama kawasan pesisir.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah lokasi militer AS di kawasan Timur Tengah. Teheran juga kembali menutup Selat Hormuz sehingga memperbesar kekhawatiran terhadap terganggunya distribusi energi dan perdagangan global.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Desakan China mencerminkan meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap pentingnya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka. Jalur tersebut merupakan salah satu rute pelayaran energi paling vital di dunia sehingga setiap gangguan berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global. []\n<p>Redaksi1<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>China meminta Amerika Serikat dan Iran segera memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz setelah konflik kedua negara kembali memanas dan mengganggu jalur perdagangan internasional. JAKARTA &#8211; Pemerintah China meningkatkan seruan diplomatik agar Amerika Serikat (AS) dan Iran segera memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz setelah jalur strategis tersebut kembali terdampak eskalasi konflik kedua negara. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":195680,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[16691,9642,4250,7456,42211,2467,18480,7612,21059,27530,36628,15315,36627,40810,22619,15308,5723],"class_list":["post-195679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-al-jazeera","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-beijing","tag-blokade-iran","tag-china","tag-cnn-indonesia","tag-iran","tag-jalur-pelayaran-internasional","tag-kementerian-luar-negeri-china","tag-kemlu-china","tag-konflik-as-iran","tag-lin-jian","tag-memorandum-of-understanding-mou","tag-perdagangan-global","tag-selat-hormuz","tag-timur-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195679"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195679\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":195681,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195679\/revisions\/195681"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/195680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}