{"id":196053,"date":"2026-07-16T19:07:59","date_gmt":"2026-07-16T11:07:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196053"},"modified":"2026-07-17T01:19:47","modified_gmt":"2026-07-16T17:19:47","slug":"mahyunadi-minta-lulusan-stai-sangatta-adaptif-hadapi-zaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mahyunadi-minta-lulusan-stai-sangatta-adaptif-hadapi-zaman\/","title":{"rendered":"Mahyunadi Minta Lulusan STAI Sangatta Adaptif Hadapi Zaman"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Wabup Kutim Mahyunadi mengingatkan para lulusan STAI Sangatta agar terus belajar, adaptif menghadapi perubahan, dan menggunakan ilmunya untuk memberi manfaat bagi masyarakat.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>KUTAI TIMUR <\/b>&#8211; Para lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta Kutai Timur (Kutim) didorong menjadikan gelar sarjana sebagai tanggung jawab moral untuk memberi manfaat, memperkuat persatuan, dan menjawab perubahan zaman di tengah masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kutim Mahyunadi dalam wisuda angkatan ke-16 program sarjana strata satu (S1) STAI Sangatta yang berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (15\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mahyunadi menegaskan, kelulusan bukan akhir dari proses menuntut ilmu. Para wisudawan justru akan memasuki ruang pembelajaran yang lebih luas melalui persoalan dan dinamika kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pesan tersebut, sebagaimana diberitakan [Sumber Berita], Rabu, (15\/07\/2026), diharapkan menjadi bekal bagi lulusan ketika menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama menjalani pendidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat melangkah keluar dari ruangan ini, anda tidak sedang meninggalkan dunia pendidikan. Sebaliknya, sedang melangkah masuk ke dalam laboratorium kehidupan yang sesungguhnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wabup Kutim juga mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta tuntutan dunia kerja dinilai harus dihadapi sebagai peluang untuk tumbuh dan memberikan kontribusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jadikan perubahan zaman sebagai peluang, bukan sebagai ancaman dan Jadilah perekat sosial dan penebar manfaat di tengah masyarakat,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain kepada para lulusan, Mahyunadi menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, dan pengorbanan hingga putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, capaian akademik para wisudawan tidak terlepas dari perjuangan keluarga yang terus memberikan dukungan selama proses pendidikan. Karena itu, keberhasilan tersebut harus dijawab dengan sikap bertanggung jawab dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua STAI Sangatta Satriah mengatakan, gelar akademik yang diterima para lulusan membawa tanggung jawab moral yang besar. Ilmu yang diperoleh tidak cukup hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi harus diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Keberhasilan hari ini adalah hasil perjuangan, doa dan kerja keras yang panjang, bukan hanya dari diri Anda tetapi juga dari orang tua, dosen dan orang-orang yang mencintai Anda,&#8221; ujar Satriah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prosesi wisuda ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Wabup Kutim kepada sejumlah lulusan yang meraih nilai terbaik. Para lulusan diharapkan terus belajar, menjaga integritas, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan serta kehidupan sosial di Kutim. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wabup Kutim Mahyunadi mengingatkan para lulusan STAI Sangatta agar terus belajar, adaptif menghadapi perubahan, dan menggunakan ilmunya untuk memberi manfaat bagi masyarakat. KUTAI TIMUR &#8211; Para lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta Kutai Timur (Kutim) didorong menjadikan gelar sarjana sebagai tanggung jawab moral untuk memberi manfaat, memperkuat persatuan, dan menjawab perubahan zaman di tengah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":196056,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,480],"tags":[28572,42828,846,1699,28992,762,14704,24832,42827,42825,42824,42823,25359,42826,42822],"class_list":["post-196053","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-bukit-pelangi-sangatta","tag-generasi-adaptif","tag-kutai-timur","tag-kutim","tag-lulusan-perguruan-tinggi","tag-mahyunadi","tag-pemkab-kutim","tag-pendidikan-kutim","tag-perekat-sosial","tag-sarjana-stai-sangatta","tag-satriah","tag-stai-sangatta","tag-wabup-kutim","tag-wisuda-angkatan-ke-16","tag-wisuda-stai-sangatta"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196053"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196053\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196065,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196053\/revisions\/196065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}