{"id":196103,"date":"2026-07-17T17:17:55","date_gmt":"2026-07-17T09:17:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196103"},"modified":"2026-07-17T17:17:55","modified_gmt":"2026-07-17T09:17:55","slug":"dugaan-sopir-mengantuk-berujung-kecelakaan-maut-di-sekadau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dugaan-sopir-mengantuk-berujung-kecelakaan-maut-di-sekadau\/","title":{"rendered":"Dugaan Sopir Mengantuk Berujung Kecelakaan Maut di Sekadau"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sopir mobil boks bersama rekannya langsung mendatangi Polsek Nanga Mahap setelah kecelakaan yang menewaskan dua warga Kapuas Hulu di Kabupaten Sekadau.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SEKADAU <\/strong>&#8211; Sopir mobil boks berinisial NM (23) bersama rekannya mendatangi Kepolisian Sektor (Polsek) Nanga Mahap setelah terlibat kecelakaan yang menewaskan dua pengendara sepeda motor di Desa Nanga Suri, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (15\/07\/2026) sekitar pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">NM yang merupakan warga Kabupaten Kapuas Hulu mendatangi kantor polisi bersama rekannya, RN (43), untuk melaporkan kejadian sekaligus mengamankan diri karena khawatir menjadi sasaran amukan warga di sekitar lokasi kecelakaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecelakaan tersebut melibatkan mobil boks pengangkut barang yang dikemudikan NM dan sepeda motor Honda Revo yang ditumpangi dua warga Kapuas Hulu berinisial SP (40) dan PD (39). Kedua korban meninggal dunia setelah dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nanga Mahap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor (Polres) Sekadau Iwan Kurniawan mengatakan, pemeriksaan awal mengindikasikan sopir mobil boks kehilangan konsentrasi karena mengantuk saat berkendara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dari keterangan yang diperoleh petugas, terdapat indikasi sopir sempat mengantuk saat mengemudikan mobil,&#8221; kata Iwan sebagaimana diberitakan Pontianak Post, Kamis, (16\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan keterangan NM kepada petugas, ia sempat tertidur ketika mengemudikan kendaraan untuk mengantarkan barang ke sejumlah toko. Saat tersadar, sepeda motor yang dikendarai korban telah berada dalam jarak dekat di sisi kanan depan mobil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">NM kemudian kehilangan kendali hingga mobil yang dikemudikannya menabrak sepeda motor tersebut. Kedua korban bersama kendaraannya terseret beberapa meter dari titik benturan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas Polsek Nanga Mahap bersama tenaga medis Puskesmas Nanga Mahap mendatangi lokasi dan mengevakuasi kedua korban. Setelah menjalani pemeriksaan medis, SP dan PD dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iwan menjelaskan, PD mengalami patah tulang pada bagian wajah dan cedera berat di kepala. Sementara itu, SP mengalami patah tulang paha, patah pada bagian dada kiri atas, dan cedera berat di kepala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pemeriksaan awal, NM juga mengaku baru pertama kali melintasi wilayah Nanga Mahap sehingga belum mengetahui kondisi jalan di lokasi kecelakaan. Polisi masih mendalami dugaan kelalaian, kondisi pengemudi, serta rangkaian kejadian sebelum kecelakaan berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penanganan perkara selanjutnya dilakukan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sekadau. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memastikan penyebab kecelakaan sekaligus menentukan pertanggungjawaban hukum pihak yang terlibat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sopir mobil boks bersama rekannya langsung mendatangi Polsek Nanga Mahap setelah kecelakaan yang menewaskan dua warga Kapuas Hulu di Kabupaten Sekadau. SEKADAU &#8211; Sopir mobil boks berinisial NM (23) bersama rekannya mendatangi Kepolisian Sektor (Polsek) Nanga Mahap setelah terlibat kecelakaan yang menewaskan dua pengendara sepeda motor di Desa Nanga Suri, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":196104,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,2380],"tags":[42916,42915,34557,16398,1875,27912,42913,13153,42914,5752,38197,31724,17538,33496,39465],"class_list":["post-196103","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sekadau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-desa-nanga-suri","tag-dua-pengendara-tewas","tag-honda-revo","tag-iwan-kurniawan","tag-kecelakaan-lalu-lintas","tag-kecelakaan-maut-kalbar","tag-kecelakaan-nanga-mahap","tag-kecelakaan-sekadau","tag-mobil-boks","tag-polres-sekadau","tag-polsek-nanga-mahap","tag-satlantas-polres-sekadau","tag-sopir-mengantuk","tag-unit-gakkum","tag-warga-kapuas-hulu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196103"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196106,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196103\/revisions\/196106"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}