{"id":196239,"date":"2026-07-18T10:29:11","date_gmt":"2026-07-18T02:29:11","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196239"},"modified":"2026-07-18T10:29:11","modified_gmt":"2026-07-18T02:29:11","slug":"kubu-raya-andalkan-28-845-hektare-sawah-untuk-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kubu-raya-andalkan-28-845-hektare-sawah-untuk-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Kubu Raya Andalkan 28.845 Hektare Sawah untuk Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dengan luas baku sawah mencapai 28.845 hektare, Pemkab Kubu Raya memperkuat infrastruktur, teknologi pertanian, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung swasembada pangan nasional.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUBU RAYA<\/strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Barat (Kalbar) dengan mengoptimalkan 28.845 hektare lahan baku sawah. Upaya tersebut ditempuh melalui peningkatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi pertanian, pendampingan petani, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komitmen itu ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Kubu Raya Sukiryanto saat menghadiri panen raya serentak nasional di lahan pertanian Gang H. Tacin, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (17\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panen raya tersebut dilaksanakan serentak di sejumlah daerah di Indonesia dan diikuti melalui konferensi video. Sukiryanto menghadiri kegiatan itu mewakili Bupati Kubu Raya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah kepala perangkat daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panen tersebut, sebagaimana diberitakan Prokopim Kubu Raya, Jumat, (17\/07\/2026), menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional melalui penguatan produksi pertanian di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sukiryanto menilai keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya Komando Daerah Militer (Kodam) XII\/Tanjungpura, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung petani dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Panen padi yang kita laksanakan hari ini memiliki arti penting karena merupakan wujud komitmen pemerintah dalam percepatan swasembada pangan nasional. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodam XII\/Tanjungpura beserta jajaran, atas dukungan nyata terhadap sektor pertanian,&#8221; ucap Sukiryanto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan luas baku sawah mencapai 28.845 hektare, Kubu Raya dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus menopang kebutuhan pangan Kalbar. Pemkab Kubu Raya terus mendorong optimalisasi lahan, percepatan masa tanam, penerapan teknologi, dan pendampingan kepada kelompok tani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui peningkatan infrastruktur pertanian, pemanfaatan teknologi pertanian, serta penguatan kesejahteraan petani agar sektor pertanian semakin maju dan berdaya saing,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Sukiryanto, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar dalam menjaga ketahanan nasional. Karena itu, pencapaian swasembada pangan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah dan petani, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan pendampingan TNI kepada petani telah dilakukan pada berbagai tahapan produksi, mulai dari pengolahan dan optimalisasi lahan hingga percepatan masa tanam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPeran TNI terlihat mulai dari pendampingan budi daya, percepatan masa tanam, optimalisasi lahan, hingga mendukung berbagai program strategis nasional di bidang pangan,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain TNI, pembangunan sektor pertanian juga melibatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), penyuluh pertanian, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan kelompok tani. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan kelompok tani merupakan modal penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. Dengan kerja sama yang solid, kita optimistis mampu menjaga ketersediaan pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sukiryanto berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar sektor pertanian Kubu Raya berkembang menjadi lebih maju, mandiri, modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI atas dukungan nyata dalam pembangunan sektor pertanian. Semoga kolaborasi ini terus terjalin semakin erat sehingga cita-cita Indonesia menuju swasembada pangan dapat terwujud,&#8221; pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dengan luas baku sawah mencapai 28.845 hektare, Pemkab Kubu Raya memperkuat infrastruktur, teknologi pertanian, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung swasembada pangan nasional. KUBU RAYA &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Barat (Kalbar) dengan mengoptimalkan 28.845 hektare lahan baku sawah. Upaya tersebut ditempuh melalui peningkatan infrastruktur, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":196241,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,32],"tags":[43174,42242,25438,25230,4538,27665,3189,43173,42241,3890,42238,42239,43175,4595,10051,1792,30269],"class_list":["post-196239","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-28-845-hektare-sawah","tag-desa-arang-limbung","tag-infrastruktur-pertanian","tag-kecamatan-sungai-raya","tag-ketahanan-pangan","tag-kodam-xii-tanjungpura","tag-kubu-raya","tag-lumbung-pangan-kalbar","tag-panen-raya-kubu-raya","tag-pemkab-kubu-raya","tag-pertanian-kubu-raya","tag-petani-kubu-raya","tag-produktivitas-pertanian","tag-sukiryanto","tag-swasembada-pangan","tag-tni","tag-wabup-kubu-raya"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196239"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196239\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196243,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196239\/revisions\/196243"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}