{"id":196314,"date":"2026-07-18T12:58:20","date_gmt":"2026-07-18T04:58:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196314"},"modified":"2026-07-18T12:58:20","modified_gmt":"2026-07-18T04:58:20","slug":"belajar-autodidak-bocah-boyolali-raih-apresiasi-nasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/belajar-autodidak-bocah-boyolali-raih-apresiasi-nasa\/","title":{"rendered":"Belajar Autodidak, Bocah Boyolali Raih Apresiasi NASA"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Berawal dari kegemaran bermain gim dan belajar secara autodidak, Ibrahim Al Abrar menemukan kerentanan pada domain publik NASA hingga menerima surat apresiasi resmi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAWA TENGAH <\/b>&#8211; Pembelajaran mandiri selama enam bulan melalui internet, YouTube, kecerdasan buatan (AI), dan komunitas daring mengantarkan Ibrahim Al Abrar, siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Genengsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), menemukan celah keamanan pada salah satu domain publik Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Temuan tersebut telah diverifikasi melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP) NASA. Atas laporan itu, Ibrahim menerima surat apresiasi resmi dari lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut tertanggal 9 Juli 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ibrahim yang akrab disapa Ibra merupakan siswa SDN 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, Boyolali. Ia adalah putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Aminuddin Salas dan Hannisa Oktaviani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketertarikan Ibra terhadap teknologi bermula dari kegemarannya bermain gim. Dengan dukungan orang tua, ia mulai mempelajari pemrograman secara autodidak hingga mampu membuat gim sederhana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam enam bulan terakhir, Ibra memperluas pembelajarannya ke bidang keamanan siber. Ia memanfaatkan berbagai materi pembelajaran digital dan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki minat serupa melalui internet, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Sabtu, (18\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Cybersecurity itu dapat saran-saran kakak-kakak online,&#8221; kata Ibra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketertarikan Ibra terhadap keamanan sistem semakin kuat setelah membaca berita tentang orang-orang yang menemukan celah keamanan pada sistem NASA. Ia kemudian mencoba memeriksa sejumlah domain publik milik lembaga tersebut secara mandiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam proses itu, Ibra menemukan kerentanan berupa broken link hijacking, yakni kondisi ketika tautan yang tidak lagi aktif berpotensi diambil alih oleh pihak lain. Temuan tersebut kemudian dilaporkan melalui VDP NASA untuk diperiksa dan diverifikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayah Ibra, Aminuddin, mengatakan laporan itu telah dikirim hampir dua bulan sebelum keluarga menerima tanggapan dari NASA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kemarin bisa dapat sertifikat NASA itu karena nyari kerentanan di web NASA. Menemukan broken link hijacking. Terus dilaporkan lewat VDP. Lapornya sebenarnya sudah hampir 2 bulan, tapi baru dibalas tanggal 9 Juli, dapat sertifikat itu,&#8221; kata Aminudin, ayah Ibra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum memperoleh surat apresiasi tersebut, Ibra telah mengirim empat laporan kerentanan kepada NASA. Dari jumlah itu, satu laporan diterima dan memperoleh apresiasi, satu laporan disetujui tetapi masih menunggu tindak lanjut, satu laporan ditolak, sedangkan satu lainnya dinyatakan sebagai duplikat karena telah lebih dahulu disampaikan pihak lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aminuddin merupakan guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Kemusu. Sementara itu, Hannisa berperan mendampingi perkembangan dan proses belajar Ibra di rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang tua Ibra berharap pencapaian tersebut tidak membuat putranya cepat berpuas diri, melainkan menjadi pemicu untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan secara bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kalau saya sebagai orang tua, harapannya, ini kan masih awal. Harapannya bisa tambah semangat habis dapat itu (surat apresiasi dari NASA). Mungkin ke depannya bisa dapat bug bounty, biar bisa tambah semangat lagi. Karena kan ke depannya kalau dia memang pingin jadi cybersecurity profesional itu kan berarti sudah ngarahnya ke pekerjaan,&#8221; harap dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ibra bercita-cita menjadi tenaga profesional di bidang keamanan siber. Keluarganya menilai kemudahan mengakses materi pembelajaran digital memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuan teknologi sejak usia dini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dan mungkin bisa jadi motivasi untuk anak-anak lain yang juga suka IT, ternyata kalau sebenarnya ada niat belajar itu semuanya sekarang itu bisa, mudah gitu. Ada internet, ada AI, ada YouTube. Tinggal niat anaknya anak masing-masing saja. Karena saya lihat sebagai orang tua seperti itu. Semua itu tergantung motivasi anaknya sendiri,&#8221; tambah Aminudin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pencapaian Ibra menunjukkan bahwa penggunaan teknologi secara produktif, pendampingan keluarga, dan kemauan belajar dapat membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi. Proses pembelajaran tersebut tetap memerlukan arahan agar kemampuan keamanan siber digunakan secara etis, bertanggung jawab, dan sesuai mekanisme pelaporan resmi. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berawal dari kegemaran bermain gim dan belajar secara autodidak, Ibrahim Al Abrar menemukan kerentanan pada domain publik NASA hingga menerima surat apresiasi resmi. JAWA TENGAH &#8211; Pembelajaran mandiri selama enam bulan melalui internet, YouTube, kecerdasan buatan (AI), dan komunitas daring mengantarkan Ibrahim Al Abrar, siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Genengsari, Kabupaten Boyolali, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":196320,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,9331,35],"tags":[9230,43348,43350,43345,43343,43344,43349,43338,43337,6767,43342,23131,43341,23814,18906,43340,1748,43339,43347,43346],"class_list":["post-196314","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-jawa-tengah","category-berita-nasional","tag-ai","tag-aminuddin-salas","tag-belajar-pemrograman","tag-broken-link-hijacking","tag-celah-keamanan-nasa","tag-cybersecurity","tag-hannisa-oktaviani","tag-ibra-boyolali","tag-ibrahim-al-abrar","tag-jawa-tengah","tag-kabupaten-boyolali","tag-keamanan-siber","tag-kecamatan-kemusu","tag-kecerdasan-buatan","tag-nasa","tag-sdn-3-genengsari","tag-siswa-berprestasi","tag-siswa-sd-boyolali","tag-vdp-nasa","tag-vulnerability-disclosure-policy"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196314","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196314"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196314\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196325,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196314\/revisions\/196325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196320"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196314"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196314"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196314"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}