{"id":196470,"date":"2026-07-20T08:28:10","date_gmt":"2026-07-20T00:28:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196470"},"modified":"2026-07-20T08:28:36","modified_gmt":"2026-07-20T00:28:36","slug":"washington-tambah-kekuatan-militer-f-35-diterbangkan-ke-timur-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/washington-tambah-kekuatan-militer-f-35-diterbangkan-ke-timur-tengah\/","title":{"rendered":"Washington Tambah Kekuatan Militer, F-35 Diterbangkan ke Timur Tengah"},"content":{"rendered":"<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"470\" data-end=\"813\"><em>Amerika Serikat memperkuat operasi militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan jet tempur F-35 dan F-16 setelah gencatan senjata dengan Iran kembali gagal dipertahankan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>WASHINGTON <\/strong>&#8211; Amerika Serikat (AS) meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah dengan mengerahkan jet tempur generasi kelima <em data-start=\"612\" data-end=\"626\">Lightning II<\/em> F-35 dan pesawat tempur F-16 di tengah kembali memanasnya konflik dengan Iran. Langkah tersebut dilakukan setelah gencatan senjata yang sebelumnya disepakati kedua negara kembali runtuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"815\" data-end=\"1097\">Pesawat tempur F-16 dilaporkan diterbangkan dari Pangkalan Udara Spangdahlem di Jerman, sedangkan F-35 dipindahkan dari Pangkalan Udara Lakenheath di Inggris. Selain itu, AS juga mengirim pesawat pengisian bahan bakar di udara (<em data-start=\"1043\" data-end=\"1051\">tanker<\/em>) untuk memperkuat operasi di kawasan konflik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1099\" data-end=\"1373\">Ketegangan meningkat setelah militer AS kembali melancarkan sejumlah serangan terhadap Iran sejak 8 Juli 2026. Sebelumnya, Washington dan Teheran menandatangani memorandum pada pertengahan Juni yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1375\" data-end=\"1740\">Komando Pusat Amerika Serikat (<em data-start=\"1406\" data-end=\"1437\">United States Central Command<\/em> \/ CENTCOM) menyatakan operasi militer tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. Sebaliknya, Iran membalas dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah serta menuduh Washington melanggar kesepakatan gencatan senjata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1742\" data-end=\"1930\">Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan pada 9 Juli bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku. Pemerintah AS juga kembali menegaskan Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1932\" data-end=\"2197\">Perkembangan terbaru ini menunjukkan eskalasi militer di Timur Tengah kembali meningkat dan berpotensi memperbesar risiko terhadap stabilitas kawasan maupun keamanan jalur perdagangan internasional, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Minggu (19\/07\/2026). []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2199\" data-end=\"2220\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Amerika Serikat memperkuat operasi militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan jet tempur F-35 dan F-16 setelah gencatan senjata dengan Iran kembali gagal dipertahankan. WASHINGTON &#8211; Amerika Serikat (AS) meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah dengan mengerahkan jet tempur generasi kelima Lightning II F-35 dan pesawat tempur F-16 di tengah kembali memanasnya konflik dengan Iran. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":196471,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,4250,16492,6796,43571,43570,7612,43572,15315,15308,5723,11989],"class_list":["post-196470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-centcom","tag-donald-trump","tag-f-16","tag-f-35","tag-iran","tag-jet-tempur-siluman","tag-konflik-as-iran","tag-selat-hormuz","tag-timur-tengah","tag-washington"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196470"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196473,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196470\/revisions\/196473"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}