{"id":196617,"date":"2026-07-20T15:28:02","date_gmt":"2026-07-20T07:28:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196617"},"modified":"2026-07-20T15:47:37","modified_gmt":"2026-07-20T07:47:37","slug":"plbn-sebatik-jadi-pusat-kebersamaan-dan-ekonomi-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/plbn-sebatik-jadi-pusat-kebersamaan-dan-ekonomi-warga\/","title":{"rendered":"PLBN Sebatik Jadi Pusat Kebersamaan dan Ekonomi Warga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Lebih dari 500 warga memadati PLBN Sebatik untuk menyaksikan final Piala Dunia 2026 sekaligus menghidupkan aktivitas UMKM dan memperkuat kebersamaan masyarakat perbatasan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik berubah menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat perbatasan ketika lebih dari 500 warga memadati kawasan Tugu Patung Soekarno untuk menyaksikan final Piala Dunia 2026, Minggu (19\/07\/2026) malam hingga Senin (20\/07\/2026) dini hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keramaian tersebut turut menghidupkan warung dan kios milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar PLBN Sebatik. Aktivitas jual beli berlangsung hingga menjelang pagi seiring antusiasme warga menyaksikan pertandingan Spanyol melawan Argentina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan nonton bareng (nobar) itu digagas Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0911\/Nunukan Tony Prasetyo dan didukung pemerintah kecamatan di wilayah Sebatik, Kabupaten Nunukan (Nunukan). Pemilihan kawasan perbatasan sebagai lokasi kegiatan diarahkan untuk mempertemukan masyarakat, pemerintah, serta aparat keamanan dalam satu ruang kebersamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan tersebut, sebagaimana dilansir Simp4tik, Senin, (20\/07\/2026), juga dihadiri Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah, Camat Sebatik Utara Andi Calo, Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 0911-02\/Sebatik, Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Sebatik Timur, serta Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Sei Nyamuk dan Sei Pancang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Turut hadir jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa), personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kehadiran lintas lembaga tersebut memperlihatkan upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di wilayah perbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum pertandingan dimulai, warga menikmati pertunjukan musik yang membawakan lagu nasional dan populer. Panitia juga menayangkan dokumenter pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Nunukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dandim 0911\/Nunukan Tony Prasetyo mengatakan nobar tidak hanya diselenggarakan sebagai hiburan, tetapi juga untuk memperkuat persatuan dan nasionalisme masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kegiatan nobar ini kami gelar sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Di wilayah perbatasan ini, sinergi adalah kunci. Melalui momen olahraga universal seperti ini, kita ingin memperkuat kembali semangat persatuan, kebersamaan, dan nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menjadi ruang interaksi warga, kegiatan yang berlangsung hingga dini hari tersebut memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan. Keramaian pengunjung membuat aktivitas ekonomi di sekitar PLBN Sebatik tetap bergerak di luar jam operasional normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah menilai kegiatan bersama semacam itu dapat memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan wilayah perbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pak Dandim atas terselenggaranya kegiatan ini. Nobar Final Piala Dunia ini bukan sekadar hiburan semata bagi warga, melainkan wadah yang sangat efektif untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, serta masyarakat. Inilah cara kita membangun dan merawat semangat persatuan di wilayah perbatasan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertandingan berlangsung sengit hingga Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menang 1-0 atas Argentina. Warga mengikuti jalannya laga hingga peluit akhir dengan tetap menjaga ketertiban di kawasan PLBN Sebatik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan berakhir dalam kondisi aman dan kondusif. Pemanfaatan PLBN Sebatik sebagai ruang publik diharapkan dapat terus memperkuat interaksi sosial, menumbuhkan nasionalisme masyarakat perbatasan, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pelaku UMKM setempat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lebih dari 500 warga memadati PLBN Sebatik untuk menyaksikan final Piala Dunia 2026 sekaligus menghidupkan aktivitas UMKM dan memperkuat kebersamaan masyarakat perbatasan. NUNUKAN &#8211; Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik berubah menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat perbatasan ketika lebih dari 500 warga memadati kawasan Tugu Patung Soekarno untuk menyaksikan final Piala Dunia 2026, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":196618,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,27,2248],"tags":[15402,41434,25403,6587,35381,2500,9546,43735,5781,28587,43646,1792,43736,43738,43737,31870],"class_list":["post-196617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-ekonomi-lokal","tag-kodim-0911-nunukan","tag-masyarakat-perbatasan","tag-nasionalisme","tag-nobar-piala-dunia","tag-nunukan","tag-piala-dunia-2026","tag-plbn-sebatik","tag-polri","tag-sebatik-timur","tag-spanyol-vs-argentina","tag-tni","tag-tony-prasetyo","tag-tugu-patung-soekarno","tag-umkm-sebatik","tag-zainal-abidinsyah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196617"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196617\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196632,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196617\/revisions\/196632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}