{"id":196974,"date":"2026-07-22T13:45:37","date_gmt":"2026-07-22T05:45:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196974"},"modified":"2026-07-22T13:46:31","modified_gmt":"2026-07-22T05:46:31","slug":"labfor-ungkap-dugaan-pemicu-ledakan-rumah-grand-polonia-gas-metana-jadi-sorotan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/labfor-ungkap-dugaan-pemicu-ledakan-rumah-grand-polonia-gas-metana-jadi-sorotan\/","title":{"rendered":"Labfor Ungkap Dugaan Pemicu Ledakan Rumah Grand Polonia, Gas Metana Jadi Sorotan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"169\" data-end=\"522\"><em>Temuan awal Labfor Polda Sumut mengarah pada dugaan akumulasi gas metana di dapur sebagai pemicu ledakan rumah di kawasan Grand Polonia, Medan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"169\" data-end=\"522\"><b>SUMATERA UTARA <\/b>&#8211; Temuan sementara Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) mengindikasikan ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di kawasan Grand Polonia dipicu akumulasi gas metana di area dapur. Dugaan tersebut diperkuat oleh pola kerusakan bangunan, keberadaan sisa gas, serta hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"524\" data-end=\"723\">Kepala Subbidang (Kasubbid) Fisika dan Komputer (Fiskom) Bidang (Bid) Labfor Polda Sumut Roy Tenno Siburian mengatakan seluruh pola kerusakan menunjukkan tekanan kuat berasal dari bagian dalam rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"725\" data-end=\"1028\">&#8220;Hasil yang sudah kita temukan bahwa kerusakan yang terjadi itu ciri khas menunjukkan bahwa tekanannya semua dari dalam rumah. Artinya, ada di sana tekanan yang kuat, yang membuat dinding atau barang-barang yang lain itu roboh di sana,&#8221; ujarnya, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Rabu (22\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1030\" data-end=\"1245\">Tim Labfor menemukan kompor tanam di dapur terangkat dari posisi semula, sementara sejumlah pintu terbuka akibat tekanan ledakan. Di lokasi tersebut juga terdapat terminal gas yang digunakan untuk aktivitas memasak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1247\" data-end=\"1444\">&#8220;Di dapur kita temukan di sana ada kompor tanam dan juga pintu-pintu yang terbuka di mana kompor ini terangkat ke atas. Nah, itu di sana adalah terminal gas yang digunakan untuk memasak,&#8221; kata Roy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1446\" data-end=\"1564\">Menurut Roy, kondisi tersebut mengarah pada dugaan bahwa kebakaran atau ledakan dipicu akumulasi gas di dalam ruangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1566\" data-end=\"1674\">&#8220;Jadi artinya kalau ada tekanan di sana, bisa diartikan bahwa terjadi di sana kebakaran gas, gitu,&#8221; urainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1676\" data-end=\"1923\">Pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi gas juga menemukan konsentrasi gas metana di area dapur mencapai sekitar 10 persen <em data-start=\"1799\" data-end=\"1822\">Lower Explosive Limit<\/em> (LEL), yakni batas bawah konsentrasi gas yang dapat memicu ledakan apabila terdapat sumber penyulut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1925\" data-end=\"2177\">&#8220;Hasil untuk pertama yang kita temukan di sana dengan gas detektor, kita menemukan ada konsentrasi bervariasi di dapur itu. Ada sekitar 10 persen Lower Explosive Limit (LEL). Jadi, itu dalam konsentrasi itu harusnya gas itu bisa terdetonasi,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2179\" data-end=\"2498\">Roy menjelaskan, gas hanya terdeteksi di area dapur. Sementara itu, bagian lain rumah tidak lagi menunjukkan adanya konsentrasi gas karena sifat gas yang mudah menyebar. Ia menambahkan, jalur distribusi gas telah diamankan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bahaya lanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2500\" data-end=\"2794\">&#8220;Tetapi memang namanya TKP ini, kalau dari segi gasnya, di bagian lain kita tidak menemukan, hanya di dapur itu sisa kita menemukan, gitu. Jadi gas ini sifatnya kan cepat terbang ya. Jadi kalau dari segi gasnya, kita melihat bahwa udah diamankan PGN, berarti itu cukup untuk di sana,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2796\" data-end=\"3017\">Penyelidikan penyebab pasti ledakan masih terus berlangsung. Tim Labfor bersama penyidik terus mendalami seluruh temuan di tempat kejadian perkara untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan insiden tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3019\" data-end=\"3040\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Temuan awal Labfor Polda Sumut mengarah pada dugaan akumulasi gas metana di dapur sebagai pemicu ledakan rumah di kawasan Grand Polonia, Medan. SUMATERA UTARA &#8211; Temuan sementara Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) mengindikasikan ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di kawasan Grand Polonia dipicu akumulasi gas metana di area dapur. Dugaan tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":196975,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,35,7761],"tags":[40466,44137,44143,44138,44139,44142,44141,7845,44144,44140,41666,9837],"class_list":["post-196974","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-berita-nasional","category-sumatera-utara","tag-gas-metana","tag-grand-polonia","tag-kebakaran-gas","tag-labfor","tag-ledakan-rumah","tag-lel","tag-lower-explosive-limit","tag-medan","tag-penyelidikan-ledakan","tag-pgn","tag-polda-sumut","tag-sumatera-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196974"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196974\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196976,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196974\/revisions\/196976"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196975"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}