{"id":196989,"date":"2026-07-22T14:00:58","date_gmt":"2026-07-22T06:00:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=196989"},"modified":"2026-07-22T14:01:22","modified_gmt":"2026-07-22T06:01:22","slug":"menlu-sugiono-ajak-asean-dan-india-perkuat-ketahanan-maritim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/menlu-sugiono-ajak-asean-dan-india-perkuat-ketahanan-maritim\/","title":{"rendered":"Menlu Sugiono Ajak ASEAN dan India Perkuat Ketahanan Maritim"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"157\" data-end=\"543\"><em>Indonesia mengusulkan penguatan kerja sama maritim, pangan, energi, kesehatan, dan perdagangan antara ASEAN dan India untuk menghadapi tantangan geopolitik global.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"157\" data-end=\"543\"><strong data-start=\"157\" data-end=\"167\">MANILA<\/strong> &#8211; Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Sugiono, mengajak negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (<em data-start=\"290\" data-end=\"330\">Association of Southeast Asian Nations<\/em>\/ASEAN) dan India memperkuat kolaborasi maritim melalui langkah-langkah konkret, mulai dari keamanan laut hingga pengembangan ekonomi biru, guna meningkatkan ketahanan kawasan di tengah dinamika geopolitik global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"545\" data-end=\"830\">Ajakan tersebut disampaikan Sugiono dalam pertemuan ASEAN-India <em data-start=\"609\" data-end=\"638\">Post Ministerial Conference<\/em> (PMC) di Manila, Filipina, Rabu (22\/7). Menurutnya, momentum <em data-start=\"700\" data-end=\"742\">ASEAN-India Year of Maritime Cooperation<\/em> perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama yang berdampak langsung bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"832\" data-end=\"1019\">&#8220;Tahun ini, kita harus menerjemahkan komitmen kita untuk memperkuat ketahanan maritim ke dalam kerja sama praktis,&#8221; ujar Sugiono, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Rabu (22\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1021\" data-end=\"1231\">Menlu menjelaskan, bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan meliputi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, keselamatan maritim, pelatihan penjaga pantai (<em data-start=\"1186\" data-end=\"1199\">coast guard<\/em>), serta pengembangan pelabuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1233\" data-end=\"1447\">Selain itu, ia menilai peningkatan konektivitas di kawasan Samudra Hindia melalui kerja sama pelabuhan, operasi pencarian dan penyelamatan bersama, serta pengembangan ekonomi biru akan memperkuat ketahanan kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1449\" data-end=\"1713\">Sugiono juga menyoroti posisi strategis Sabang yang berada kurang dari 200 kilometer dari Kepulauan Andaman, India. Menurutnya, kedekatan geografis tersebut membuka peluang pengembangan wisata kapal pesiar dan mempererat konektivitas antarmasyarakat kedua kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1715\" data-end=\"1909\">&#8220;Ketika kita mengamankan perairan kita dan menghubungkan garis pantai kita, kita membuka peluang pertumbuhan bagi rakyat kita. Tetapi ketahanan harus meluas melampaui domain maritim,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1911\" data-end=\"2088\">Di luar sektor maritim, Sugiono menilai ASEAN dan India perlu memperkuat ketahanan pangan dan energi untuk menghadapi tantangan perubahan iklim maupun ketidakpastian geopolitik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2090\" data-end=\"2341\">&#8220;Inilah pentingnya membangun platform bersama antara ASEAN dan India, untuk memantau cadangan pangan dan energi secara <em data-start=\"2209\" data-end=\"2220\">real-time<\/em>. Ini akan meningkatkan prediktabilitas, ketersediaan, dan keterjangkauan pasokan pangan dan energi kita,&#8221; imbuh Sugiono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2343\" data-end=\"2534\">Ia juga menekankan pentingnya memperluas kolaborasi di bidang kesehatan melalui penguatan kerja sama farmasi, vaksin, diagnostik, pelatihan tenaga medis, dan kesiapsiagaan menghadapi pandemi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2536\" data-end=\"2806\">Dalam kesempatan tersebut, Sugiono kembali menyatakan dukungan Indonesia terhadap percepatan penyelesaian Tinjauan <em data-start=\"2651\" data-end=\"2689\">ASEAN-India Trade in Goods Agreement<\/em> (AITIGA) atau Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN-India sebagai bagian dari penguatan kemitraan ekonomi kedua pihak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2808\" data-end=\"2967\">&#8220;Mari bekerja sama untuk memastikan ASEAN-India Plan of Action 2026-2030 mewujudkan masa depan yang lebih tangguh dan sejahtera bagi rakyat kita,&#8221; kata dia. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2969\" data-end=\"2990\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia mengusulkan penguatan kerja sama maritim, pangan, energi, kesehatan, dan perdagangan antara ASEAN dan India untuk menghadapi tantangan geopolitik global. MANILA &#8211; Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Sugiono, mengajak negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations\/ASEAN) dan India memperkuat kolaborasi maritim melalui langkah-langkah konkret, mulai dari keamanan laut hingga pengembangan ekonomi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":196990,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[44161,6781,44159,20948,8763,1655,17985,44163,44160,8811,44158,44162,3269],"class_list":["post-196989","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-aitiga","tag-asean","tag-asean-india","tag-ekonomi-biru","tag-filipina","tag-india","tag-keamanan-maritim","tag-kerja-sama-regional","tag-ketahanan-maritim","tag-manila","tag-menlu-indonesia","tag-sabang","tag-sugiono"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196989","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196989"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196989\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":196991,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196989\/revisions\/196991"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}