{"id":197085,"date":"2026-07-22T21:13:25","date_gmt":"2026-07-22T13:13:25","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=197085"},"modified":"2026-07-23T00:27:26","modified_gmt":"2026-07-22T16:27:26","slug":"kemnaker-mediasi-tiga-isu-ketenagakerjaan-di-epson","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kemnaker-mediasi-tiga-isu-ketenagakerjaan-di-epson\/","title":{"rendered":"Kemnaker Mediasi Tiga Isu Ketenagakerjaan di Epson"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kemnaker mempertemukan serikat pekerja dan manajemen PT Indonesia Epson Industry untuk membahas pelaksanaan PKB, penerapan PKWT, serta dinamika organisasi pekerja.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memediasi pekerja dan manajemen Perseroan Terbatas (PT) Indonesia Epson Industry untuk membahas tiga isu hubungan industrial, yakni pelaksanaan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dinamika organisasi serikat pekerja, dan penerapan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mediasi dilakukan setelah Federasi Serikat Pekerja Global Indonesia (F-SPGI) PT Indonesia Epson Industry menyampaikan aspirasi kepada Kemnaker. Pemerintah kemudian mempertemukan perwakilan serikat pekerja dengan pihak manajemen perusahaan di Jakarta, Selasa (21\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan pemerintah mengambil posisi sebagai penengah dengan membuka ruang komunikasi bagi kedua pihak. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga perlindungan hak pekerja tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha dan kepastian iklim investasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dialog sosial adalah kunci utama dalam mengurai setiap dinamika hubungan industrial. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi ruang diskusi yang konstruktif dan sejuk agar hak-hak normatif para pekerja tetap terlindungi secara adil,&#8221; ujar Afriansyah saat berdialog dengan F-SPGI PT Indonesia Epson Industry, sebagaimana dilansir Kemnaker, Selasa, (21\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pertemuan tersebut, serikat pekerja menyampaikan pandangan mengenai prosedur dan lini masa pencatatan organisasi pekerja. Mereka juga menyampaikan persoalan terkait pelaksanaan PKB dan penerapan PKWT di lingkungan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, manajemen PT Indonesia Epson Industry menjelaskan bahwa sejumlah kebijakan perusahaan diambil berdasarkan hasil evaluasi kinerja atau business review. Keterangan dari kedua pihak dihimpun untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh sebelum langkah lanjutan ditentukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembahasan turut mencakup tata kelola organisasi serikat pekerja dan prinsip netralitas perusahaan. Kemnaker mengarahkan agar hubungan antara pekerja dan manajemen tetap berjalan dengan saling menghormati serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Afriansyah, persoalan hubungan industrial sebaiknya diselesaikan melalui musyawarah dan komunikasi terbuka. Mekanisme tersebut dinilai penting agar setiap kepentingan dapat dibahas secara berimbang dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui proses mediasi itu, Kemnaker memusatkan pembinaan pada peningkatan kualitas komunikasi, penguatan hubungan industrial berkelanjutan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan norma ketenagakerjaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, penyelesaian setiap persoalan diharapkan dapat ditempuh melalui solusi yang adil bagi semua pihak sekaligus mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan,&#8221; pungkas Afriansyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mediasi tersebut diharapkan menghasilkan kesepahaman konkret mengenai pelaksanaan PKB, status pekerja berdasarkan PKWT, dan tata kelola organisasi serikat pekerja sehingga hak pekerja serta keberlangsungan operasional perusahaan dapat terjaga secara berimbang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemnaker mempertemukan serikat pekerja dan manajemen PT Indonesia Epson Industry untuk membahas pelaksanaan PKB, penerapan PKWT, serta dinamika organisasi pekerja. JAKARTA &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memediasi pekerja dan manajemen Perseroan Terbatas (PT) Indonesia Epson Industry untuk membahas tiga isu hubungan industrial, yakni pelaksanaan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dinamika organisasi serikat pekerja, dan penerapan Perjanjian Kerja &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":197093,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,9295,35],"tags":[22581,34613,44366,31122,31123,20573,15561,19287,15037,44368,36907,29589,19756,44367,318,10289,44365,19759,44364,10865],"class_list":["post-197085","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-afriansyah-noor","tag-dialog-sosial","tag-epson-indonesia","tag-f-spgi","tag-federasi-serikat-pekerja-global-indonesia","tag-hak-pekerja","tag-hubungan-industrial","tag-kementerian-ketenagakerjaan","tag-kemnaker","tag-manajemen-perusahaan","tag-mediasi-ketenagakerjaan","tag-pekerja-kontrak","tag-perjanjian-kerja-bersama","tag-perjanjian-kerja-waktu-tertentu","tag-pkb","tag-pkwt","tag-pt-indonesia-epson-industry","tag-serikat-pekerja","tag-wakil-menteri-ketenagakerjaan","tag-wamenaker"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197085","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=197085"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197085\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197094,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197085\/revisions\/197094"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/197093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=197085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=197085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=197085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}