{"id":197405,"date":"2026-07-24T13:49:09","date_gmt":"2026-07-24T05:49:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=197405"},"modified":"2026-07-24T13:49:09","modified_gmt":"2026-07-24T05:49:09","slug":"indonesia-dan-negara-arab-muslim-tolak-pelanggaran-di-masjid-al-aqsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/indonesia-dan-negara-arab-muslim-tolak-pelanggaran-di-masjid-al-aqsa\/","title":{"rendered":"Indonesia dan Negara Arab-Muslim Tolak Pelanggaran di Masjid Al Aqsa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"129\" data-end=\"459\"><em>Indonesia bersama tujuh negara Arab dan mayoritas Muslim mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa serta menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan status quo di Yerusalem Timur.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"129\" data-end=\"459\"><strong data-start=\"129\" data-end=\"142\">YERUSALEM<\/strong> &#8211; Delapan negara, termasuk Indonesia, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serbuan pasukan dan pemukim Israel ke kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur. Mereka menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional, mengancam status quo kawasan suci, serta berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"461\" data-end=\"763\">Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Sugiono bersama para Menlu Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA) menyampaikan kecaman terhadap berbagai tindakan provokatif yang terjadi di kompleks Masjid Al Aqsa, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Jumat (24\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"765\" data-end=\"1058\">&#8220;Para Menlu menekankan bahwa tindakan provokatif dan tidak dapat diterima ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, resolusi PBB yang relevan, serta <em data-start=\"944\" data-end=\"956\">status quo<\/em> historis dan legal di tempat-tempat suci di Yerusalem Timur,&#8221; demikian pernyataan bersama para menlu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1060\" data-end=\"1365\">Pernyataan tersebut juga mengutuk aksi penyerangan massal yang dilakukan kelompok ekstremis Israel di bawah pimpinan menteri-menteri sayap kanan, pengibaran bendera Israel di halaman Masjid Al Aqsa, pendirian dua tenda oleh polisi Israel, serta berbagai tindakan lain yang dinilai memicu eskalasi konflik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1367\" data-end=\"1685\">Selain itu, para Menlu mengecam tindakan penghasutan, seruan mobilisasi penyerangan, dan kekerasan yang dilakukan kelompok ekstremis Israel. Mereka memperingatkan bahwa rangkaian aksi tersebut dapat meningkatkan kebencian, memperkuat ekstremisme, serta menghambat upaya mewujudkan perdamaian melalui solusi dua negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1687\" data-end=\"2082\">&#8220;Pembatasan akses ke Kota Tua Yerusalem dan tempat-tempat ibadahnya, ditambah dengan pembatasan akses yang diskriminatif dan sewenang-wenang ke tempat-tempat ibadah lain di Kota Tua, merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, dan upaya yang melanggar hukum untuk mengubah <em data-start=\"2017\" data-end=\"2029\">status quo<\/em> historis dan legal,&#8221; demikian pernyataan para menlu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2084\" data-end=\"2347\">Dalam pernyataan itu, para Menlu juga menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem maupun situs-situs suci Islam dan Kristen di wilayah tersebut. Mereka menolak segala upaya mengubah karakter historis, hukum, maupun demografis Yerusalem Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2349\" data-end=\"2708\">Para Menlu turut menegaskan bahwa seluruh kawasan Masjid Al Aqsa seluas 144 <em data-start=\"2425\" data-end=\"2432\">dunam<\/em> merupakan tempat ibadah khusus umat Islam. Mereka juga menyatakan Departemen Wakaf Yerusalem dan Urusan Masjid Al Aqsa yang berada di bawah Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Yordania merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki yurisdiksi dalam pengelolaan kawasan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2710\" data-end=\"2951\">&#8220;Para Menteri menyerukan kepada Israel selaku kekuatan pendudukan untuk segera mencabut pembatasan akses ke Kota Tua Yerusalem dan menahan diri dari menghalangi akses jemaah Muslim ke Masjid tersebut,&#8221; demikian pernyataan bersama para menlu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2953\" data-end=\"3276\">&#8220;Para menteri juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil sikap tegas yang memaksa Israel untuk menghentikan pelanggaran dan praktik ilegal yang terus berlanjut terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem, serta pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci tersebut,&#8221; pungkas para menlu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3278\" data-end=\"3709\">Serbuan ke kompleks Masjid Al Aqsa terjadi pada Kamis (23\/7) saat umat Yahudi memperingati Tisha B&#8217;Av. Pemerintah Yerusalem menyebut ribuan pasukan pendudukan Israel memasuki kawasan tersebut bersama para pemukim yang melakukan ritual keagamaan. Pemerintah Yerusalem juga mengecam keterlibatan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir karena dinilai menandai peningkatan dukungan resmi pemerintah terhadap aksi tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3711\" data-end=\"3732\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia bersama tujuh negara Arab dan mayoritas Muslim mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa serta menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan status quo di Yerusalem Timur. YERUSALEM &#8211; Delapan negara, termasuk Indonesia, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serbuan pasukan dan pemukim Israel ke kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":197406,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[4253,16680,7995,2496,44763,44765,15714,37811,9533,7444,44764,8589,3269,8893,25465,7905,15715,8523],"class_list":["post-197405","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-arab-saudi","tag-hukum-internasional","tag-indonesia","tag-israel","tag-kementerian-luar-negeri-kemlu","tag-konflik-palestina","tag-masjid-al-aqsa","tag-mesir","tag-pakistan","tag-palestina","tag-perserikatan-bangsa-bangsa-pbb","tag-qatar","tag-sugiono","tag-turki","tag-uni-emirat-arab-uea","tag-yerusalem","tag-yerusalem-timur","tag-yordania"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=197405"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197405\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197407,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197405\/revisions\/197407"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/197406"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=197405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=197405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=197405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}