{"id":197550,"date":"2026-07-25T14:06:06","date_gmt":"2026-07-25T06:06:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=197550"},"modified":"2026-07-25T14:06:06","modified_gmt":"2026-07-25T06:06:06","slug":"kebijakan-berbalik-trump-hentikan-deal-nuklir-as-arab-saudi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kebijakan-berbalik-trump-hentikan-deal-nuklir-as-arab-saudi\/","title":{"rendered":"Kebijakan Berbalik, Trump Hentikan Deal Nuklir AS-Arab Saudi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"192\" data-end=\"588\"><em>Keputusan mendadak Presiden AS Donald Trump membatalkan kesepakatan pengayaan uranium dengan Arab Saudi memicu kebingungan di internal pemerintahan serta menambah ketidakpastian hubungan bilateral kedua negara.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"192\" data-end=\"588\"><strong data-start=\"192\" data-end=\"211\">WASHINGTON D.C<\/strong>\u00a0&#8211; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengubah arah kebijakan terkait kerja sama nuklir dengan Arab Saudi dengan membatalkan kesepakatan pengayaan uranium kurang dari 24 jam setelah dokumen tersebut ditandatangani. Keputusan mendadak itu memicu kebingungan di internal pemerintahan AS sekaligus menambah ketidakpastian terhadap hubungan strategis Washington dan Riyadh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"590\" data-end=\"842\">Kesepakatan sebelumnya ditandatangani oleh Menteri Energi AS Chris Wright bersama Menteri Energi Arab Saudi. Penandatanganan tersebut bahkan telah dipublikasikan secara luas sebagai langkah penting dalam kerja sama kedua negara di sektor energi nuklir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"844\" data-end=\"1064\">Namun, menurut sejumlah sumber, Trump tidak mengetahui rencana pengumuman kesepakatan tersebut. Presiden AS disebut kecewa setelah mengetahui dokumen itu telah diumumkan kepada publik tanpa koordinasi langsung dengannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1066\" data-end=\"1331\">Situasi semakin memanas setelah berbagai kritik muncul dari kalangan pakar dan media konservatif di AS. Sejumlah pihak mempertanyakan mengapa kerja sama nuklir dengan Arab Saudi dilakukan tanpa didahului normalisasi hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Israel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1333\" data-end=\"1639\">Trump kemudian menetapkan syarat baru bahwa kerja sama tersebut hanya dapat dilanjutkan apabila Arab Saudi bergabung dalam Perjanjian Abraham (<em data-start=\"1476\" data-end=\"1493\">Abraham Accords<\/em>), yakni inisiatif normalisasi hubungan diplomatik antara sejumlah negara Arab dengan Israel yang diperkenalkan pada masa pemerintahan pertamanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1641\" data-end=\"1768\">Selain itu, Trump juga membantah bahwa perjanjian tersebut memberikan izin kepada Arab Saudi untuk melakukan pengayaan uranium.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1770\" data-end=\"2039\">Perubahan sikap tersebut dikabarkan mengejutkan para negosiator pemerintahan AS sendiri. Sejumlah sumber menyebutkan para pejabat Gedung Putih kemudian menyalahkan Kementerian Energi AS karena tetap mengumumkan kesepakatan meskipun sebelumnya diminta menunda publikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2041\" data-end=\"2223\">Menteri Energi AS Chris Wright tetap melanjutkan publikasi kerja sama tersebut, termasuk melalui wawancara dengan media, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Sabtu (25\/07\/2026). []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2225\" data-end=\"2246\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keputusan mendadak Presiden AS Donald Trump membatalkan kesepakatan pengayaan uranium dengan Arab Saudi memicu kebingungan di internal pemerintahan serta menambah ketidakpastian hubungan bilateral kedua negara. WASHINGTON D.C\u00a0&#8211; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengubah arah kebijakan terkait kerja sama nuklir dengan Arab Saudi dengan membatalkan kesepakatan pengayaan uranium kurang dari 24 jam setelah dokumen tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":197551,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[32416,9642,4253,44537,6796,17789,44543,19318,37819,44941,40815],"class_list":["post-197550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-abraham-accords","tag-amerika-serikat","tag-arab-saudi","tag-chris-wright","tag-donald-trump","tag-gedung-putih","tag-hubungan-as-arab-saudi","tag-pengayaan-uranium","tag-perjanjian-abraham","tag-program-nuklir","tag-washington-d-c"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=197550"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197552,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197550\/revisions\/197552"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/197551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=197550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=197550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=197550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}