{"id":197611,"date":"2026-07-25T18:32:08","date_gmt":"2026-07-25T10:32:08","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=197611"},"modified":"2026-07-26T03:49:03","modified_gmt":"2026-07-25T19:49:03","slug":"ribuan-jemaah-padati-tabligh-akbar-hari-jadi-palangka-raya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ribuan-jemaah-padati-tabligh-akbar-hari-jadi-palangka-raya\/","title":{"rendered":"Ribuan Jemaah Padati Tabligh Akbar Hari Jadi Palangka Raya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ribuan jemaah diajak memperkuat kerukunan, kepedulian sosial, dan karakter keagamaan sebagai fondasi pembangunan Kota Palangka Raya.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Pembangunan Kota Palangka Raya tidak hanya diarahkan pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga penguatan spiritual, karakter, dan kepedulian sosial masyarakat. Pesan itu mengemuka dalam tabligh akbar yang dihadiri ribuan jemaah di Masjid Kubah Kecubung Darurrahman, Jumat (24\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan bersama Muhammad Nur Maulana tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. Acara itu turut dihadiri Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan Wakil Wali Kota (Wawali) Palangka Raya Achmad Zaini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan yang mengusung semangat \u201cPalangka Raya Kota Kolaborasi\u201d itu, sebagaimana dilansir Media Center Palangka Raya, Jumat, (24\/07\/2026), dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan warga dalam membangun daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fairid mengatakan, pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dibutuhkan agar pembangunan fisik berjalan seimbang dengan penguatan kehidupan sosial dan spiritual.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, hingga seluruh warga harus berjalan bergandengan tangan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fairid, kolaborasi tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan sarana dan prasarana. Kerja bersama juga harus diarahkan untuk menjaga kerukunan, membantu sesama, serta membentuk masyarakat yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPembangunan fisik tanpa diimbangi pembangunan spiritual ibarat bangunan megah tanpa fondasi yang kokoh,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui tabligh akbar tersebut, Fairid berharap masyarakat memperoleh keberkahan, semakin bersemangat menjalankan nilai-nilai keagamaan, dan mempererat ukhuwah di tengah kehidupan sosial yang majemuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam tausiahnya, Maulana menyampaikan empat prinsip hidup yang dinilai penting untuk menciptakan kemaslahatan umat. Prinsip pertama ialah menghilangkan kebencian dengan membersihkan hati dari rasa iri dan dengki terhadap sesama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKedua jauhi sifat sombong. Tidak ada yang bisa disombongkan oleh manusia karena dia tidak luput dari kekurangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prinsip ketiga adalah menjadi pribadi yang membawa rahmat dan memberikan manfaat kepada orang lain. Adapun prinsip keempat ialah menjadi orang baik, terutama bagi keluarga dan orang-orang terdekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maulana juga mengajak jemaah meningkatkan kepedulian sosial melalui wakaf dan sedekah. Menurutnya, kedua amalan tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus menjadi sarana untuk menebarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkot Palangka Raya berharap pesan keagamaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga pembangunan kota berjalan seimbang antara kemajuan fisik, ketahanan sosial, dan pembentukan karakter masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ribuan jemaah diajak memperkuat kerukunan, kepedulian sosial, dan karakter keagamaan sebagai fondasi pembangunan Kota Palangka Raya. PALANGKA RAYA &#8211; Pembangunan Kota Palangka Raya tidak hanya diarahkan pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga penguatan spiritual, karakter, dan kepedulian sosial masyarakat. Pesan itu mengemuka dalam tabligh akbar yang dihadiri ribuan jemaah di Masjid Kubah Kecubung Darurrahman, Jumat (24\/07\/2026). &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":197612,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2264],"tags":[22516,22824,43890,18447,45011,45014,45009,969,45007,3561,45010,15897,45008,45013,45012],"class_list":["post-197611","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah","tag-achmad-zaini","tag-fairid-naparin","tag-hari-jadi-palangka-raya","tag-kerukunan-umat","tag-kolaborasi-masyarakat","tag-kota-kolaborasi","tag-masjid-kubah-kecubung-darurrahman","tag-maulana","tag-muhammad-nur-maulana","tag-palangka-raya","tag-pembangunan-spiritual","tag-pemkot-palangka-raya","tag-tabligh-akbar-palangka-raya","tag-tausiah-maulana","tag-wakaf-dan-sedekah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=197611"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197611\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197619,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197611\/revisions\/197619"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/197612"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=197611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=197611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=197611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}