{"id":197904,"date":"2026-07-27T22:16:43","date_gmt":"2026-07-27T14:16:43","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=197904"},"modified":"2026-07-27T22:16:43","modified_gmt":"2026-07-27T14:16:43","slug":"tradisi-mandi-safar-suku-bajau-tetap-lestari-di-berau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tradisi-mandi-safar-suku-bajau-tetap-lestari-di-berau\/","title":{"rendered":"Tradisi Mandi Safar Suku Bajau Tetap Lestari di Berau"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Masyarakat Suku Bajau bersama warga lintas suku mengikuti Mandi Safar sebagai bentuk doa keselamatan sekaligus upaya menjaga warisan budaya di pesisir Berau.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BERAU<\/strong> &#8211; Tradisi Mandi Safar menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Suku Bajau dan warga lintas suku di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tradisi tahunan yang dikenal sebagai Mandi Tolak Bala itu dilaksanakan di kawasan Safa Gusungan, perairan Tanjung Batu. Masyarakat mengikuti kegiatan sebagai bentuk doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan perlindungan dari berbagai musibah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pulau Derawan Iwan Purwanto mengatakan, tradisi tersebut tidak hanya diikuti masyarakat Suku Bajau, tetapi juga warga dari berbagai suku yang tinggal di Kampung Tanjung Batu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTradisi Mandi Safar merupakan warisan budaya yang terus dijaga masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat antusiasme dari warga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan doa tolak bala di Masjid Baitussalam yang dipimpin Imam Syarifuddin. Setelah itu, masyarakat berangkat menuju Safa Gusungan menggunakan kapal dan kapal cepat (speedboat).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setibanya di lokasi, masyarakat kembali memanjatkan doa tolak bala yang dipimpin Sarandi. Seluruh peserta kemudian mengikuti prosesi mandi bersama di perairan sebagai bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mandi Safar merupakan tradisi masyarakat Suku Bajau yang dilaksanakan setiap bulan Safar. Selain mengandung nilai spiritual, tradisi tersebut menjadi sarana menjaga hubungan sosial dan memperkuat rasa persaudaraan antarmasyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksanaan Mandi Safar di Tanjung Batu juga menunjukkan bahwa kearifan lokal masih bertahan di tengah perkembangan kehidupan masyarakat pesisir, sebagaimana diberitakan Polres Berau, Senin (27\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolsek Pulau Derawan menjelaskan, keberlanjutan tradisi tersebut penting untuk menjaga identitas budaya masyarakat Suku Bajau sekaligus mengenalkan warisan leluhur kepada generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui keterlibatan warga lintas suku, tradisi Mandi Safar diharapkan terus menjadi ruang kebersamaan, pelestarian budaya, dan penguatan keharmonisan masyarakat di wilayah pesisir Berau. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat Suku Bajau bersama warga lintas suku mengikuti Mandi Safar sebagai bentuk doa keselamatan sekaligus upaya menjaga warisan budaya di pesisir Berau. BERAU &#8211; Tradisi Mandi Safar menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Suku Bajau dan warga lintas suku di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Tradisi tahunan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":197906,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,17,26],"tags":[45478,35732,27782,5544,45476,22234,45473,45474,1882,35729,10135,45477,45475,45479],"class_list":["post-197904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-budaya-pesisir","tag-iwan-purwanto","tag-kabupaten-berau","tag-kalimantan-timur","tag-kampung-tanjung-batu","tag-kearifan-lokal","tag-mandi-safar","tag-mandi-tolak-bala","tag-pelestarian-budaya","tag-polsek-pulau-derawan","tag-pulau-derawan","tag-safa-gusungan","tag-suku-bajau","tag-tradisi-masyarakat"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=197904"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197907,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/197904\/revisions\/197907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/197906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=197904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=197904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=197904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}