{"id":198060,"date":"2026-07-29T21:56:32","date_gmt":"2026-07-29T13:56:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198060"},"modified":"2026-07-29T22:09:58","modified_gmt":"2026-07-29T14:09:58","slug":"76-tahun-indonesia-rusia-pelajar-indonesia-gelar-summer-camp-di-rusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/76-tahun-indonesia-rusia-pelajar-indonesia-gelar-summer-camp-di-rusia\/","title":{"rendered":"76 Tahun Indonesia\u2013Rusia, Pelajar Indonesia Gelar Summer Camp di Rusia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebanyak 60 pemuda dari Indonesia, Rusia, dan negara-negara ASEAN mengikuti perkemahan lingkungan dan gastrodiplomasi untuk memperkuat persahabatan serta kerja sama lintas budaya.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>ST PETERSBURG<\/strong> &#8211; Sebanyak 60 pemuda dari Indonesia, Rusia, dan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengikuti PERMIRA Summer Camp 2026 di kawasan konservasi alam Vyborgskiy, Oblast Leningrad, Rusia, pada 19\u201321 Juli 2026. Kegiatan tersebut memadukan edukasi lingkungan, diplomasi budaya, dan kuliner untuk memperingati 76 tahun hubungan diplomatik Indonesia\u2013Rusia serta 35 tahun kemitraan ASEAN\u2013Rusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkemahan itu diselenggarakan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA) Perwakilan Saint Petersburg bersama Perhimpunan Konservasi Alam Rusia Cabang Saint Petersburg dan Oblast Leningrad. Kegiatan yang mengusung tema \u201cKuliner Nusantara: Pelajaran dari Alam dan Persahabatan Bangsa-Bangsa\u201d tersebut didukung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow dan Pemerintah Oblast Leningrad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semenanjung Kiperort dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berada di kawasan konservasi yang memiliki hutan pinus alami, gumuk pasir, dan singkapan batuan purba. Wilayah tersebut juga mengalami fenomena malam putih pada Juli sehingga dinilai sesuai untuk pelaksanaan kegiatan bertema lingkungan dan pertukaran budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Antonio Morato Tavares, mengatakan kolaborasi antarpemuda berperan dalam memperkuat hubungan kedua negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSemangat kolaborasi dan kebersamaan yang ditunjukkan antara mahasiswa Indonesia dan Rusia merupakan wujud nyata diplomasi budaya dan penguatan persahabatan generasi muda kedua bangsa.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsul Kehormatan RI untuk Saint Petersburg dan Oblast Leningrad, Valery Radchenko, menyebut kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari perkemahan musim dingin yang digelar pada Maret 2026. Menurut dia, kegiatan itu juga menjadi salah satu upaya menindaklanjuti hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia\u2013ASEAN 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Komite Sumber Daya Alam Pemerintah Oblast Leningrad, Fyodor Stulov, menilai kegiatan di kawasan lindung dapat membangun kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKetika anak-anak muda dari berbagai negara berkumpul dan belajar bersama di tengah kawasan lindung, mereka tidak sekadar mengenal alam mereka membangun ikatan personal dengannya\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Komite Pengawasan Lingkungan Hidup Pemerintah Oblast Leningrad, Ramila Agaeva, menambahkan bahwa pendidikan lingkungan akan lebih efektif apabila diberikan melalui pengalaman langsung di alam terbuka. Direktur Direktorat Kawasan Konservasi Alam, Aleksandr Siluyanov, turut menyambut peserta dan menyiapkan sesi penjelajahan kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama tiga hari, peserta mengikuti kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mengenai pelestarian lingkungan dan kerja sama lintas budaya. Pada hari pertama, peserta menjelajahi kawasan konservasi, mengikuti kelas praktik pemanfaatan bahan alam, dan mengumpulkan buah pinus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hari kedua diisi dengan kegiatan gastrodiplomasi melalui sesi PERMIRA MasterChef. Para peserta memasak enam menu perpaduan yang menggabungkan cita rasa Nusantara dengan bahan serta teknik memasak lokal Rusia. Pada hari ketiga, peserta berdialog dengan inspektur kawasan konservasi dan mengikuti program kapsul waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua PERMIRA Saint Petersburg, Fikria Shaleha, dan Wakil Ketua PERMIRA Saint Petersburg, Farrell Umar Rayhan, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelajar Indonesia di Rusia. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama pemuda Indonesia\u2013Rusia melalui diplomasi publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami memilih merayakannya bukan di ruang konferensi, melainkan di sekitar api unggun dan meja makan bersama,\u201d ujar mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah peserta mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Elizaveta Shurina menyebut kegiatan itu sebagai \u201cUji nyata ketahanan fisik, mental, dan kekuatan jiwa\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jeren Jepbarova mengapresiasi suasana kebersamaan yang terbangun meskipun peserta menggunakan bahasa berbeda. Sementara itu, Aldo Ovriawan mengatakan dirinya memperoleh \u201cCara pandang baru tentang arti kebersamaan, kolaborasi, dan nilai-nilai kemanusiaan\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peserta asal Kamboja, Chim Sovichita, juga mengaku merasa terhormat dapat mengikuti kegiatan tersebut serta memperoleh teman-teman baru dari berbagai negara. Interaksi antarpeserta selama perkemahan diharapkan dapat memperluas jejaring pemuda sekaligus mendukung penguatan hubungan Indonesia\u2013Rusia dan kemitraan ASEAN\u2013Rusia. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebanyak 60 pemuda dari Indonesia, Rusia, dan negara-negara ASEAN mengikuti perkemahan lingkungan dan gastrodiplomasi untuk memperkuat persahabatan serta kerja sama lintas budaya. ST PETERSBURG &#8211; Sebanyak 60 pemuda dari Indonesia, Rusia, dan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengikuti PERMIRA Summer Camp 2026 di kawasan konservasi alam Vyborgskiy, Oblast Leningrad, Rusia, pada 19\u201321 Juli &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":83,"featured_media":198064,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[16477,16282,16476,45965,14857,25076,16478,40441,45968,45962,45768,19484,45767,16451,45963,45766,45964,2682,45967,34214,45966],"class_list":["post-198060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-asean-rusia","tag-diplomasi-budaya","tag-diplomasi-pemuda","tag-gastrodiplomasi","tag-indonesia-rusia","tag-jose-antonio-morato-tavares","tag-kbri-moskow","tag-konservasi-alam","tag-kuliner-nusantara","tag-oblast-leningrad","tag-pelajar-indonesia","tag-pelajar-indonesia-ke-luar-negeri","tag-pemuda-asean","tag-permira","tag-permira-saint-petersburg","tag-permira-summer-camp","tag-permira-summer-camp-2026","tag-rusia","tag-semenanjung-kiperort","tag-st-petersburg","tag-valery-radchenko"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/83"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198060"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198186,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198060\/revisions\/198186"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198064"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}