{"id":198228,"date":"2026-07-29T20:31:13","date_gmt":"2026-07-29T12:31:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198228"},"modified":"2026-07-30T01:40:10","modified_gmt":"2026-07-29T17:40:10","slug":"egah-keracunan-pangan-dinkes-kobar-bina-45-pengusaha-kuliner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/egah-keracunan-pangan-dinkes-kobar-bina-45-pengusaha-kuliner\/","title":{"rendered":"egah Keracunan Pangan, Dinkes Kobar Bina 45 Pengusaha Kuliner"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebanyak 45 pengelola rumah makan, restoran, kantin, kafe, dan sentra jajanan dibekali standar higiene sanitasi untuk menekan risiko keracunan pangan di Kobar.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KOTAWARINGIN BARAT<\/strong> &#8211; Sebanyak 45 pengelola usaha makanan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendapat pembinaan mengenai higiene, sanitasi, dan keamanan pangan sebagai langkah mencegah keracunan serta memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembinaan digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar di Hotel Brits Pangkalan Bun, Selasa (28\/07\/2026). Peserta terdiri atas penjamah makanan serta pengelola sentra jajanan, rumah makan, restoran, kantin, dan kafe.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kegiatan tersebut, Dinkes Kobar mendorong pelaku usaha memenuhi persyaratan Standar Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Standar itu mencakup penerapan kebersihan dalam proses pengolahan, penyimpanan, penyajian, hingga pendistribusian makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas Kesehatan (Kadis Kesehatan) Kobar Hardino mengatakan keamanan pangan menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Makanan yang diolah secara aman, sehat, dan bersih dinilai dapat mengurangi risiko penyakit sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan lokal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penerapan Standar Laik Higiene Sanitasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menjamin setiap proses pengolahan, penyimpanan, penyajian, hingga pendistribusian makanan dilakukan sesuai prinsip higiene dan sanitasi yang baik,&#8221; ujarnya sebagaimana dilansir Media Center Kobar, Selasa, (28\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peserta juga menerima penjelasan mengenai kebijakan dan regulasi keamanan pangan jajanan, prinsip higiene dan sanitasi dalam pengolahan makanan, prosedur pengajuan SLHS, serta standar kebersihan tempat pengelolaan makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Materi tersebut diharapkan dapat diterapkan pada tempat usaha masing-masing sehingga semakin banyak Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) di Kobar memenuhi ketentuan kesehatan dan memperoleh SLHS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hardino juga mendorong pemerintah daerah, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), dan pelaku usaha memperkuat koordinasi dalam membangun budaya keamanan pangan. Sinergi antarpihak diperlukan untuk mencegah kasus keracunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembinaan tersebut diharapkan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap prinsip higiene dan sanitasi, sehingga makanan jajanan yang diproduksi dan dijual di Kobar tetap aman, memenuhi standar kesehatan, serta mendukung masyarakat yang sehat dan produktif. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebanyak 45 pengelola rumah makan, restoran, kantin, kafe, dan sentra jajanan dibekali standar higiene sanitasi untuk menekan risiko keracunan pangan di Kobar. KOTAWARINGIN BARAT &#8211; Sebanyak 45 pengelola usaha makanan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendapat pembinaan mengenai higiene, sanitasi, dan keamanan pangan sebagai langkah mencegah keracunan serta memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":198234,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2912],"tags":[46064,46065,46067,15153,46066,19692,8710,6001,13673,1686,46070,46069,46071,12351,46068,10780,15591],"class_list":["post-198228","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kota-waringin-barat-provinsi-kalimantan-tengah","tag-dinkes-kobar","tag-hardino","tag-higiene-sanitasi","tag-keamanan-pangan","tag-keracunan-pangan","tag-kesehatan-masyarakat","tag-kobar","tag-kotawaringin-barat","tag-pangkalan-bun","tag-perlindungan-konsumen","tag-restoran-kobar","tag-rumah-makan-kobar","tag-sentra-makanan-jajanan","tag-slhs","tag-tempat-pengelolaan-pangan","tag-tpp","tag-usaha-kuliner"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198228","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198228"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198228\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198235,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198228\/revisions\/198235"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198228"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198228"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198228"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}