{"id":198232,"date":"2026-07-29T20:31:29","date_gmt":"2026-07-29T12:31:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198232"},"modified":"2026-07-30T01:46:00","modified_gmt":"2026-07-29T17:46:00","slug":"karhutla-kalteng-picu-kabut-asap-sektor-pendidikan-diwaspadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/karhutla-kalteng-picu-kabut-asap-sektor-pendidikan-diwaspadai\/","title":{"rendered":"Karhutla Kalteng Picu Kabut Asap, Sektor Pendidikan Diwaspadai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemko Palangka Raya mengevaluasi status siaga darurat karhutla dan kemungkinan penyesuaian kegiatan pendidikan setelah kabut asap semakin pekat.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengevaluasi status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mempertimbangkan penyesuaian kegiatan pendidikan setelah kabut asap semakin pekat menyelimuti wilayah tersebut, Selasa (28\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Evaluasi dilakukan untuk meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dan warga sekolah. Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Palangka Raya telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh warga sekolah menggunakan masker selama kualitas udara terdampak asap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, Pemko Palangka Raya akan menggelar rapat untuk menentukan apakah status penanganan karhutla perlu ditingkatkan atau disertai kebijakan lain bagi sektor pendidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk sekolah, sehari sebelumnya Dinas Pendidikan sudah menerbitkan surat edaran wajib menggunakan masker bagi seluruh warga sekolah. Hari ini kita akan rapatkan dan tentukan statusnya kembali, apakah akan kita tingkatkan atau ada kebijakan penyesuaian lainnya,\u201d pungkas Fairid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah tersebut diambil setelah kasus karhutla meningkat di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan menyebabkan kabut asap terasa semakin pekat di Palangka Raya. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan agar paparan asap tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fairid bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalteng melakukan pemantauan karhutla di Kelurahan Kameloh Baru dan kawasan Tumbang Nusa pada Selasa pagi. Kedua kawasan tersebut menjadi perhatian karena dinilai rawan terbakar dan masih diselimuti kabut asap tebal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam keterangannya sebagaimana diberitakan Media Center Palangka Raya, Rabu, (29\/07\/2026), Fairid menyebut proses pemadaman oleh tim gabungan telah menunjukkan hasil meskipun kondisi udara pada pagi hari masih terdampak asap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPagi tadi asap cukup pekat, tetapi memasuki siang hari ini asapnya sudah agak memudar. Kita juga melihat proses pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan sudah berjalan cukup efektif,\u201d ujar Fairid saat meninjau Posko Karhutla di Kelurahan Kameloh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain pemadaman pada titik api, Pemko Palangka Raya memperkuat langkah pencegahan melalui pembentukan pos komando (posko) siaga di sejumlah kelurahan. Pemerintah juga meningkatkan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim penanganan karhutla.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fairid, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan proses pemadaman. Patroli rutin, deteksi dini, edukasi masyarakat, dan koordinasi lintas sektor harus dijalankan secara bersamaan untuk mencegah munculnya titik api baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemko Palangka Raya akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan efektivitas pemadaman sebagai dasar menentukan status kedaruratan serta kebijakan pendidikan. Langkah cepat dan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menekan penyebaran kabut asap sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan keselamatan warga sekolah. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemko Palangka Raya mengevaluasi status siaga darurat karhutla dan kemungkinan penyesuaian kegiatan pendidikan setelah kabut asap semakin pekat. PALANGKA RAYA &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengevaluasi status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mempertimbangkan penyesuaian kegiatan pendidikan setelah kabut asap semakin pekat menyelimuti wilayah tersebut, Selasa (28\/07\/2026). Evaluasi dilakukan untuk meminimalkan dampak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":198243,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2264],"tags":[46093,22824,46088,16159,36775,38242,45836,19692,46092,17641,46094,38252,46089,46090,46091],"class_list":["post-198232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah","tag-disdik-palangka-raya","tag-fairid-naparin","tag-kabut-asap-palangka-raya","tag-kapolda-kalteng","tag-karhutla-kalimantan-tengah","tag-karhutla-palangka-raya","tag-kelurahan-kameloh-baru","tag-kesehatan-masyarakat","tag-kualitas-udara-palangka-raya","tag-pemko-palangka-raya","tag-penanganan-karhutla","tag-pendidikan-palangka-raya","tag-sekolah-wajib-masker","tag-status-siaga-darurat-karhutla","tag-tumbang-nusa"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198232"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198232\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198241,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198232\/revisions\/198241"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}