{"id":198244,"date":"2026-07-29T21:46:28","date_gmt":"2026-07-29T13:46:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198244"},"modified":"2026-07-30T02:53:17","modified_gmt":"2026-07-29T18:53:17","slug":"944-perusahaan-di-kukar-diminta-selaraskan-program-tjsl","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/944-perusahaan-di-kukar-diminta-selaraskan-program-tjsl\/","title":{"rendered":"944 Perusahaan di Kukar Diminta Selaraskan Program TJSL"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkab Kukar mengarahkan sekitar 944 perusahaan besar menyelaraskan program TJSL dengan prioritas daerah, pemberdayaan pekerja, dan penguatan UMKM.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>KUTAI KARTANEGARA <\/b>&#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong sekitar 944 perusahaan kategori usaha besar yang beroperasi di daerah tersebut menyelaraskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan prioritas pembangunan serta kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyelarasan program perusahaan itu dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) TJSL dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) 2026 di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Rabu (29\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan potensi ratusan perusahaan tersebut harus dikelola sebagai kekuatan pendukung pembangunan. Program TJSL perusahaan diminta mengacu pada 17 program dedikasi daerah agar tidak tumpang tindih dengan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyelarasan juga diarahkan pada penggunaan data yang sama antara pemerintah dan perusahaan. Langkah tersebut diperlukan agar bantuan, kegiatan pemberdayaan, dan pembangunan fasilitas dapat menjangkau masyarakat yang tepat serta menghasilkan dampak berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTJSL bukan sekadar kegiatan seremonial atau penyaluran bantuan, tetapi merupakan investasi sosial yang mampu membangun kemandirian masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi lokal, serta menjaga kelestarian lingkungan,\u201d ujar Aulia sebagaimana dilansir Kukar Paper, Rabu, (29\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Aulia, program TJSL dan PKBL bukan pengganti kewajiban pemerintah, melainkan penguat, pelengkap, dan pendorong percepatan pembangunan. Setiap program perusahaan karena itu harus dirancang berdasarkan data, berkelanjutan, dan memiliki dampak yang dapat diukur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkab Kukar juga meminta perusahaan memperkuat program pemberdayaan bagi pekerja yang terdampak pengurangan tenaga kerja atau telah keluar dari perusahaan. Dukungan dapat diberikan melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta penyediaan peralatan kerja agar mereka dapat memperoleh sumber penghasilan baru dan tidak menambah angka pengangguran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadi perhatian dalam forum tersebut. Perusahaan diminta tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendampingi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk, mengurus legalitas, menerapkan digitalisasi, memperoleh pembiayaan, dan memperluas pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita harus bergerak dari pola kerja yang terpisah menuju pola kerja terpadu, dari program yang berorientasi keluaran menjadi program yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Semangat inilah yang menjadi jiwa Sinergitas Menuju Kukar Idaman Terbaik,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Musrenbang tersebut dirangkaikan dengan pameran UMKM dan talk show bertema \u201cUMKM Naik Kelas\u201d. Produk yang ditampilkan berasal dari UMKM binaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kukar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangkaian kegiatan itu, Pemkab Kukar dan dunia usaha juga menandatangani perjanjian kerja sama dalam sejumlah bidang. Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi antara program pemerintah dan kegiatan sosial perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum membuka Musrenbang, Aulia bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono meninjau stan produk UMKM binaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan kepada perusahaan, perangkat daerah, perguruan tinggi, Forum Komunikasi TJSL, Tim Fasilitasi TJSL, dan unsur masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemkab Kukar berharap integrasi program pemerintah dan perusahaan dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat, meningkatkan daya saing UMKM, mengurangi pengangguran, serta mempercepat pencapaian pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkab Kukar mengarahkan sekitar 944 perusahaan besar menyelaraskan program TJSL dengan prioritas daerah, pemberdayaan pekerja, dan penguatan UMKM. KUTAI KARTANEGARA &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong sekitar 944 perusahaan kategori usaha besar yang beroperasi di daerah tersebut menyelaraskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan prioritas pembangunan serta kebutuhan masyarakat. Penyelarasan program &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":198250,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,33],"tags":[46104,46103,10372,21748,21162,560,11002,561,46102,17344,1677,296,1739,46101,405,38168,1089,46100,7249],"class_list":["post-198244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-17-program-dedikasi","tag-944-perusahaan","tag-aulia-rahman-basri","tag-bappeda-kukar","tag-csr-perusahaan","tag-kukar","tag-kukar-idaman-terbaik","tag-kutai-kartanegara","tag-musrenbang-tjsl","tag-pemberdayaan-masyarakat","tag-pemkab-kukar","tag-pengangguran","tag-perusahaan-kukar","tag-pkbl","tag-sunggono","tag-tanggung-jawab-sosial-perusahaan","tag-tenggarong","tag-tjsl-kukar","tag-umkm-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198244"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198252,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198244\/revisions\/198252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}