{"id":198278,"date":"2026-07-29T22:40:09","date_gmt":"2026-07-29T14:40:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198278"},"modified":"2026-07-30T03:46:27","modified_gmt":"2026-07-29T19:46:27","slug":"pkb-pegadaian-didorong-jadi-model-hubungan-industrial-adaptif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pkb-pegadaian-didorong-jadi-model-hubungan-industrial-adaptif\/","title":{"rendered":"PKB Pegadaian Didorong Jadi Model Hubungan Industrial Adaptif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Menaker Yassierli mendorong PKB PT Pegadaian menjadi landasan kolaborasi, peningkatan kompetensi pekerja, dan keberlanjutan usaha di tengah perubahan dunia kerja.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Perseroan Terbatas (PT) Pegadaian (Persero) didorong menjadi instrumen transformasi hubungan industrial yang mampu memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan pekerja di tengah perubahan teknologi, otomatisasi, dan digitalisasi dunia kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dorongan tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat menyaksikan penyerahan Surat Keputusan (SK) PKB PT Pegadaian (Persero) di Jakarta, Rabu (29\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Menaker, PKB tidak seharusnya berhenti sebagai dokumen yang hanya mengatur hak dan kewajiban para pihak. Kesepakatan tersebut perlu menjadi landasan bagi perusahaan dan serikat pekerja untuk membangun komunikasi terbuka, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta menjaga keberlanjutan usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPKB bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi fondasi dalam membangun hubungan industrial yang sehat. Di dalamnya terdapat komitmen bersama antara perusahaan dan pekerja untuk menciptakan hubungan kerja yang harmonis,\u201d ujar Yassierli, sebagaimana diberitakan Kementerian Ketenagakerjaan, Rabu (29\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yassierli mengatakan perubahan teknologi telah memengaruhi pola kerja dan memunculkan kebutuhan terhadap kompetensi baru. Kondisi tersebut menuntut perusahaan dan pekerja untuk membangun kemampuan beradaptasi agar tetap relevan dan berdaya saing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDunia kerja terus mengalami perubahan yang sangat cepat. Karena itu, hubungan industrial juga harus mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika yang terjadi,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kemampuan menghadapi perubahan dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh peningkatan keterampilan pekerja, tetapi juga kualitas hubungan antara manajemen dan serikat pekerja. Hubungan industrial yang matang dinilai dapat membuka ruang kolaborasi, mendorong inovasi, dan memperkuat produktivitas perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perusahaan juga perlu memberikan kesempatan kepada pekerja untuk mengikuti pelatihan dan memperbarui kompetensi sesuai perkembangan kebutuhan industri. Peningkatan kemampuan tenaga kerja harus berjalan beriringan dengan penciptaan hubungan kerja yang kondusif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong perusahaan menerapkan kerangka maturitas hubungan industrial. Kerangka itu menggambarkan tahapan perkembangan hubungan industrial, mulai dari pemenuhan ketentuan ketenagakerjaan hingga tahap transformatif yang ditandai dengan kolaborasi, inovasi, dan kemitraan antara perusahaan dan pekerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahap transformatif, pemenuhan hak pekerja tidak lagi dipandang sebatas kewajiban perusahaan, tetapi sebagai investasi untuk menjaga keberlanjutan usaha. Serikat pekerja juga ditempatkan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus menciptakan hubungan kerja yang harmonis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yassierli berharap manajemen dan serikat pekerja PT Pegadaian terus menjaga kemitraan yang saling mendukung. Praktik tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam membangun hubungan industrial yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pekerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHubungan industrial yang ideal bukan hanya hubungan yang minim konflik, tetapi hubungan yang mampu melahirkan kolaborasi, inovasi, dan nilai tambah bagi perusahaan maupun pekerja,\u201d tutup Yassierli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui penerapan PKB yang transformatif, perusahaan dan pekerja diharapkan mampu menghadapi perubahan dunia kerja secara bersama-sama, meningkatkan daya saing, serta menjaga keseimbangan antara keberlanjutan usaha dan kesejahteraan tenaga kerja. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menaker Yassierli mendorong PKB PT Pegadaian menjadi landasan kolaborasi, peningkatan kompetensi pekerja, dan keberlanjutan usaha di tengah perubahan dunia kerja. JAKARTA &#8211; Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Perseroan Terbatas (PT) Pegadaian (Persero) didorong menjadi instrumen transformasi hubungan industrial yang mampu memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan pekerja di tengah perubahan teknologi, otomatisasi, dan digitalisasi dunia kerja. Dorongan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":198285,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,9295,35],"tags":[46199,15561,46201,46202,19287,15037,15711,23134,15296,25414,39579,46200,19756,46198,46197,19759,15470],"class_list":["post-198278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-digitalisasi-dunia-kerja","tag-hubungan-industrial","tag-hubungan-industrial-transformatif","tag-keberlanjutan-usaha","tag-kementerian-ketenagakerjaan","tag-kemnaker","tag-kesejahteraan-pekerja","tag-kompetensi-tenaga-kerja","tag-menaker-yassierli","tag-menteri-ketenagakerjaan","tag-otomatisasi","tag-pelatihan-pekerja","tag-perjanjian-kerja-bersama","tag-pkb-pegadaian","tag-pt-pegadaian","tag-serikat-pekerja","tag-yassierli"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198278"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198288,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198278\/revisions\/198288"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}