{"id":198306,"date":"2026-07-30T12:56:44","date_gmt":"2026-07-30T04:56:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198306"},"modified":"2026-07-30T12:57:32","modified_gmt":"2026-07-30T04:57:32","slug":"bksda-kalsel-selamatkan-orang-utan-dari-perkebunan-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bksda-kalsel-selamatkan-orang-utan-dari-perkebunan-warga\/","title":{"rendered":"BKSDA Kalsel Selamatkan Orang Utan dari Perkebunan Warga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"171\" data-end=\"611\"><em>Seekor orang utan jantan hasil evakuasi dari perkebunan warga di Tabalong dilepasliarkan ke habitat alaminya di HSU setelah dinyatakan sehat dan layak kembali ke alam.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"171\" data-end=\"611\"><strong>TABALONG <\/strong>&#8211; Seekor orang utan jantan yang sebelumnya ditemukan berkeliaran di area perkebunan warga di Kabupaten Tabalong (Tabalong) berhasil dikembalikan ke habitat alaminya melalui proses translokasi ke kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) Desa Kayakah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa liar sekaligus menjaga kelestarian spesies yang dilindungi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"613\" data-end=\"878\">Proses translokasi dilaksanakan oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong dan KPH Balangan setelah upaya penghalauan satwa menuju habitat terdekat tidak membuahkan hasil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"880\" data-end=\"1106\">Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah K., mengatakan orang utan jantan tersebut dievakuasi dari kawasan perkebunan di Desa Habau, Kecamatan Banua Lawas, Tabalong setelah hasil pemeriksaan memastikan kondisinya sehat dan masih liar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1108\" data-end=\"1329\">&#8220;Hutan Produksi Konversi Desa Kayakah merupakan habitat alami Orang Utan karena itu setelah pemeriksaan kesehatan langsung kita lepasliarkan ke habitatnya,&#8221; jelas Jarot, sebagaimana diberitakan Antara, Kamis (30\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1331\" data-end=\"1514\">Berdasarkan hasil pemeriksaan, satwa dengan nama ilmiah <em data-start=\"1387\" data-end=\"1403\">Pongo pygmaeus<\/em> tersebut berjenis kelamin jantan, berusia dewasa, serta dinyatakan layak untuk kembali dilepasliarkan ke alam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1516\" data-end=\"1782\">Agus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan, mulai dari KPH Tabalong, KPH Balangan, Kepolisian Sektor (Polsek) Banua Lawas, perangkat Desa Habau, hingga masyarakat yang membantu mengamankan satwa dilindungi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1784\" data-end=\"2041\">Sebelumnya, BKSDA Kalsel menerima laporan masyarakat mengenai keberadaan orang utan yang terlihat berkeliaran di sekitar kebun warga sejak Jumat (24\/07\/2026). Selama berada di lokasi, satwa tersebut diketahui memakan umbut kelapa dan umbut sagu milik warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2043\" data-end=\"2282\">Tim gabungan sempat melakukan penggiringan agar orang utan kembali ke habitat terdekat. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga evakuasi dipilih sebagai langkah terbaik untuk menghindari potensi konflik dan menjaga keselamatan satwa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2284\" data-end=\"2494\">Agus menjelaskan habitat alami orang utan di Kalsel saat ini hanya terdapat di Tabalong dan HSU. Di Tabalong, habitat berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), sedangkan di HSU berada di kawasan hutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2496\" data-end=\"2644\">&#8220;Peran Para Pihak sangat diperlukan untuk terus mengkapamyekan konservasi Orang Uyan dan habitatnya agar kelestariannya tetap terjaga,&#8221; ungkap Agus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2646\" data-end=\"2922\">BKSDA Kalsel juga mengimbau masyarakat yang menemukan satwa liar dilindungi atau terancam punah memasuki permukiman maupun perkebunan agar segera melapor kepada petugas BKSDA atau pihak berwenang setempat sehingga penanganan dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2924\" data-end=\"2945\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seekor orang utan jantan hasil evakuasi dari perkebunan warga di Tabalong dilepasliarkan ke habitat alaminya di HSU setelah dinyatakan sehat dan layak kembali ke alam. TABALONG &#8211; Seekor orang utan jantan yang sebelumnya ditemukan berkeliaran di area perkebunan warga di Kabupaten Tabalong (Tabalong) berhasil dikembalikan ke habitat alaminya melalui proses translokasi ke kawasan Hutan Produksi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":198307,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2276,3813],"tags":[17169,46239,2909,9813,46240,15981,17173,46242,46237,46241,39702,4474,46238],"class_list":["post-198306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tabalong-provinsi-kalimantan-selatan","tag-bksda-kalsel","tag-hpk-desa-kayakah","tag-hsu","tag-hulu-sungai-utara","tag-konflik-manusia-dan-satwa","tag-konservasi-satwa","tag-kph-balangan","tag-kph-tabalong","tag-orang-utan-tabalong","tag-polsek-banua-lawas","tag-pongo-pygmaeus","tag-tabalong","tag-translokasi-orang-utan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198306"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198306\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198309,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198306\/revisions\/198309"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}