{"id":198345,"date":"2026-07-30T13:46:07","date_gmt":"2026-07-30T05:46:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198345"},"modified":"2026-07-30T13:46:07","modified_gmt":"2026-07-30T05:46:07","slug":"malaysia-kukuh-tolak-israel-anwar-sebut-kemanusiaan-prioritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/malaysia-kukuh-tolak-israel-anwar-sebut-kemanusiaan-prioritas\/","title":{"rendered":"Malaysia Kukuh Tolak Israel, Anwar Sebut Kemanusiaan Prioritas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"336\" data-end=\"701\"><em>Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan negaranya tetap menolak kehadiran warga negara Israel dan tidak akan mengubah kebijakan meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat.<\/em><\/p>\n<p class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"336\" data-end=\"701\"><strong data-start=\"336\" data-end=\"352\">KUALA LUMPUR<\/strong> &#8211; Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan mengubah sikapnya terhadap Israel meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat (AS). Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan negaranya tetap melarang kehadiran warga negara Israel sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina dan penolakan terhadap tindakan yang dinilai melanggar kemanusiaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"703\" data-end=\"894\">Anwar menegaskan kebijakan tersebut bukan ditujukan kepada masyarakat Yahudi, melainkan kepada warga negara Israel yang menurut pemerintah Malaysia berkaitan dengan agresi terhadap Palestina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"896\" data-end=\"1134\">&#8220;Kami menentang kehadiran warga negara Israel mana pun di sini, bukan orang Yahudi, tetapi warga negara Israel karena mereka terlibat dalam pembunuhan, kejahatan, dan penindasan serta penjajahan berkelanjutan terhadap Palestina dan Gaza.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1136\" data-end=\"1245\">Ia juga membantah tudingan sejumlah anggota parlemen AS yang menyebut Malaysia melanggar hukum internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1247\" data-end=\"1455\">&#8220;Saya ingin menanggapi para anggota parlemen Amerika Serikat, setidaknya beberapa di antaranya, yang secara tegas menyatakan bahwa Malaysia melanggar hukum internasional dan tidak menghormati hak-hak bangsa.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1457\" data-end=\"1605\">Menurut Anwar, kebijakan tersebut didasarkan pada prinsip kemanusiaan, keadilan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia tanpa membedakan agama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1607\" data-end=\"1779\">&#8220;Kita berbicara tentang kemanusiaan, keadilan, hak asasi manusia bagi umat Muslim, Hindu, Buddha, dan Kristen. Kita menghormati mereka sebagaimana mereka menghormati kita.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1781\" data-end=\"1830\">&#8220;Tingkat agresi telah mencapai tingkat kegilaan.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1832\" data-end=\"1978\">&#8220;Perempuan dan anak-anak dibantai, rumah sakit dan sekolah dibom. Di manakah keadilan, kemanusiaan, dan hak-hak demokrasi yang dibicarakan Barat?&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1980\" data-end=\"2111\">Anwar menegaskan pemerintahannya tidak akan tunduk pada tekanan dari negara lain selama masih mendapat mandat dari rakyat Malaysia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2113\" data-end=\"2237\">&#8220;Rakyat Malaysia telah berada di sana (untuk Palestina) hingga hari ini. Dan kami akan terus melakukannya tanpa rasa takut.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2239\" data-end=\"2304\">&#8220;Kita menentang kekejaman, kezaliman dan penjajahan oleh Israel.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2306\" data-end=\"2477\">&#8220;Saya katakan selama saya diberi mandat oleh rakyat, saya menolak ancaman. Kami akan tetap berjuang,&#8221; kata Anwar sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Kamis (30\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2479\" data-end=\"2700\">Malaysia hingga kini belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sejak memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada 1957. Sikap tersebut terus dipertahankan oleh pemerintahan Malaysia dalam berbagai periode kepemimpinan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2702\" data-end=\"3063\">Kebijakan penolakan terhadap warga negara Israel kembali mengemuka setelah adanya penyelidikan terhadap operasional <em data-start=\"2818\" data-end=\"2834\">Network School<\/em> di Forest City, Johor, yang diduga diikuti warga negara Israel dengan menggunakan paspor ganda. Pemerintah Johor kemudian meminta Kementerian Dalam Negeri Malaysia bersama instansi terkait melakukan penyelidikan lebih lanjut. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3065\" data-end=\"3086\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan negaranya tetap menolak kehadiran warga negara Israel dan tidak akan mengubah kebijakan meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat. KUALA LUMPUR &#8211; Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan mengubah sikapnya terhadap Israel meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat (AS). Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan negaranya tetap melarang kehadiran warga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":198346,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[9642,36669,20406,46276,2496,31661,8474,245,45698,7444,5723,45695],"class_list":["post-198345","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-anwar-ibrahim","tag-forest-city","tag-hubungan-diplomatik-malaysia-israel","tag-israel","tag-johor","tag-kuala-lumpur","tag-malaysia","tag-network-school","tag-palestina","tag-timur-tengah","tag-warga-negara-israel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198345"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198345\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198347,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198345\/revisions\/198347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}