{"id":198413,"date":"2026-07-30T23:48:34","date_gmt":"2026-07-30T15:48:34","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198413"},"modified":"2026-07-30T23:48:34","modified_gmt":"2026-07-30T15:48:34","slug":"polres-ketapang-raih-peringkat-iii-program-ketahanan-pangan-polda-kalbar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polres-ketapang-raih-peringkat-iii-program-ketahanan-pangan-polda-kalbar\/","title":{"rendered":"Polres Ketapang Raih Peringkat III Program Ketahanan Pangan Polda Kalbar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polres Ketapang meraih peringkat ketiga setelah mengelola 622,32 hektare lahan produktif dengan hasil produksi mencapai 834,48 ton dan total nilai 53 poin.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KETAPANG<\/strong> &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Ketapang meraih peringkat ketiga kategori Pemanfaatan Lahan Produktif Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) periode Juli 2026. Penghargaan itu diraih setelah Polres Ketapang mengumpulkan 53 poin dari sejumlah indikator penilaian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penghargaan diserahkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalbar Alberd Teddy Benhard Sianipar dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026 di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peringkat tersebut diberikan berdasarkan capaian pemanfaatan lahan, luas tanam, produktivitas, hasil produksi, penyerapan hasil panen, dan akses pembiayaan bagi pelaku usaha pertanian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil penilaian, Polres Ketapang mendeklarasikan potensi lahan produktif seluas 1.490,04 hektare. Dari jumlah tersebut, lahan yang telah ditanami mencapai 622,32 hektare atau 41,77 persen dari total potensi lahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Capaian luas tanam tersebut memperoleh 11 poin, sedangkan persentase pencapaian target mendapatkan tujuh poin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada indikator produktivitas, Polres Ketapang mencatat koefisien hasil produksi sebesar 4,55 hektare per ton dan memperoleh tujuh poin. Total produksi mencapai 834,48 ton dengan nilai 11 poin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyerapan hasil produksi oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) tercatat sebanyak 78 ton dan memperoleh enam poin. Sementara itu, pengajuan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang diterima mencapai Rp1,898 miliar dan mendapatkan 11 poin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ketapang Muhammad Harris mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama personel kepolisian dengan pemerintah daerah, kelompok tani, Perum Bulog, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Harris, capaian itu akan menjadi motivasi bagi Polres Ketapang untuk meningkatkan pemanfaatan lahan produktif dan mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh personel Polres Ketapang bersama pemerintah daerah, kelompok tani, Bulog, perbankan Himbara, serta seluruh stakeholder yang selama ini telah bersinergi mendukung program ketahanan pangan. Kami akan terus berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&#8221; ujar Kapolres.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polres Ketapang menyebut sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, Perum Bulog, perbankan Himbara, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam meningkatkan produksi pertanian serta memperluas pemanfaatan lahan produktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Capaian tersebut diharapkan mendorong keberlanjutan program ketahanan pangan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi kelompok tani dan masyarakat di Kabupaten Ketapang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Chairil Anwar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polres Ketapang meraih peringkat ketiga setelah mengelola 622,32 hektare lahan produktif dengan hasil produksi mencapai 834,48 ton dan total nilai 53 poin. KETAPANG &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Ketapang meraih peringkat ketiga kategori Pemanfaatan Lahan Produktif Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) periode Juli 2026. Penghargaan itu diraih &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":198421,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,30],"tags":[46335,46336,33429,25143,4861,46337,4538,202,12738,7053,25659,31409,23347,2953,2723,10051],"class_list":["post-198413","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-ketapang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-alberd-teddy-benhard-sianipar","tag-gugus-tugas-polri","tag-hasil-pertanian","tag-himbara","tag-kalimantan-barat","tag-kelompok-tani-ketapang","tag-ketahanan-pangan","tag-ketapang","tag-kredit-usaha-rakyat","tag-kur","tag-lahan-produktif","tag-muhammad-harris","tag-perum-bulog","tag-polda-kalbar","tag-polres-ketapang","tag-swasembada-pangan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198413"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198413\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198423,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198413\/revisions\/198423"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}