{"id":198425,"date":"2026-07-30T23:55:44","date_gmt":"2026-07-30T15:55:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198425"},"modified":"2026-07-30T23:55:44","modified_gmt":"2026-07-30T15:55:44","slug":"ribuan-pengunjung-ramaikan-pekan-gawai-dayak-sintang-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ribuan-pengunjung-ramaikan-pekan-gawai-dayak-sintang-2026\/","title":{"rendered":"Ribuan Pengunjung Ramaikan Pekan Gawai Dayak Sintang 2026"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pekan Gawai Dayak Sintang Ke-XIII menghadirkan perlombaan tradisional, pertunjukan seni, dan bazar UMKM selama lima hari dengan pengamanan Satbrimob Polda Kalbar.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SINTANG<\/strong> &#8211; Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang Ke-XIII Tahun 2026 menjadi ruang pelestarian tradisi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat melalui rangkaian pertunjukan budaya, perlombaan tradisional, bazar kuliner, dan pemasaran produk khas Dayak. Kegiatan berlangsung selama lima hari di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora Satu, Sintang, mulai Rabu (29\/07\/2026) hingga Minggu (02\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengusung tema \u201cMerawat Tradisi, Mempererat Persaudaraan untuk Dayak Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan\u201d, PGD Sintang menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan seniman, generasi muda, masyarakat adat, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian kegiatan meliputi lomba tari Dayak, lagu daerah, melukis perisai, sastra lisan, festival busana Dayak kategori anak, serta pemilihan Bujang dan Dara Gawai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai perlombaan ketangkasan tradisional, seperti menyumpit, pangkak gasing, menumbuk dan menampik padi, serta menangkap babi. Ekshibisi pencak silat turut melengkapi rangkaian seni dan olahraga tradisional dalam perhelatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran ribuan pengunjung selama pelaksanaan kegiatan diharapkan membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, khususnya pada sektor kuliner, kerajinan tangan, dan penjualan produk khas Dayak. Aktivitas tersebut dinilai dapat memperluas pemasaran produk lokal sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menjadi sarana hiburan, PGD Sintang juga diarahkan sebagai media pengenalan adat dan tradisi kepada generasi muda. Keterlibatan anak-anak dan pemuda dalam berbagai perlombaan diharapkan menjaga keberlanjutan budaya Dayak di tengah perkembangan zaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) menempatkan 10 personel pada sejumlah titik strategis di sekitar lokasi acara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengamanan dipimpin Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar Mujiono. Personel tidak hanya melakukan penjagaan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada pengunjung serta berkoordinasi dengan panitia dan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mujiono mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung kegiatan budaya masyarakat, sebagaimana dilansir Humas Polda Kalbar, Kamis, (30\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKehadiran personel Satbrimob Polda Kalbar dalam pengamanan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan. Selain memastikan seluruh acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, kami juga mengedepankan pendekatan humanis melalui pelayanan kepada masyarakat serta menjalin koordinasi yang baik dengan panitia dan instansi terkait. Kami berharap Pekan Gawai Dayak ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Dayak, tetapi juga mampu mempererat persaudaraan serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kabupaten Sintang.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengamanan secara persuasif dan humanis diharapkan membuat masyarakat dapat mengikuti seluruh agenda dengan aman dan nyaman. Panitia, aparat keamanan, serta pengunjung juga diharapkan bersama-sama menjaga ketertiban selama perhelatan berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PGD Sintang Ke-XIII diharapkan tidak hanya memperkuat identitas dan persaudaraan masyarakat Dayak, tetapi juga menjadi agenda budaya yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat, memperluas pasar produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Sintang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekan Gawai Dayak Sintang Ke-XIII menghadirkan perlombaan tradisional, pertunjukan seni, dan bazar UMKM selama lima hari dengan pengamanan Satbrimob Polda Kalbar. SINTANG &#8211; Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang Ke-XIII Tahun 2026 menjadi ruang pelestarian tradisi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat melalui rangkaian pertunjukan budaya, perlombaan tradisional, bazar kuliner, dan pemasaran produk khas Dayak. Kegiatan berlangsung &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":198426,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,40],"tags":[46355,37864,17221,46352,46351,46354,5499,4861,46353,46347,46348,46349,35896,30178,46350],"class_list":["post-198425","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sintang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-atraksi-budaya-dayak","tag-bazar-umkm","tag-budaya-dayak","tag-danyon-c-pelopor","tag-ekonomi-lokal-sintang","tag-humas-polda-kalbar","tag-kabupaten-sintang","tag-kalimantan-barat","tag-mujiono","tag-pekan-gawai-dayak-sintang","tag-pgd-sintang-2026","tag-rumah-betang-tampun-juah","tag-satbrimob-polda-kalbar","tag-tradisi-dayak","tag-umkm-sintang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198425","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198425"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198425\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198438,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198425\/revisions\/198438"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198425"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198425"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198425"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}