{"id":198534,"date":"2026-07-31T11:12:00","date_gmt":"2026-07-31T03:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198534"},"modified":"2026-07-31T11:12:00","modified_gmt":"2026-07-31T03:12:00","slug":"pentagon-waspadai-kebocoran-informasi-ponsel-tentara-as-diperiksa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pentagon-waspadai-kebocoran-informasi-ponsel-tentara-as-diperiksa\/","title":{"rendered":"Pentagon Waspadai Kebocoran Informasi, Ponsel Tentara AS Diperiksa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Militer Amerika Serikat memperketat keamanan operasional dengan mempertimbangkan penyitaan ponsel pribadi pasukan di Timur Tengah karena khawatir informasi digital dapat dimanfaatkan dalam konflik dengan Iran.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>WASHINGTON D.C &#8211;<\/strong> Militer Amerika Serikat (AS) memperketat pengamanan informasi bagi personelnya yang bertugas di kawasan Timur Tengah (Timteng) dengan mempertimbangkan penyitaan telepon seluler pribadi. Langkah tersebut dilakukan karena kekhawatiran rekaman digital dari prajurit dapat dimanfaatkan untuk mengungkap posisi dan kondisi pangkalan militer AS di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan itu muncul setelah Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command\/CENTCOM) memperingatkan pasukan mengenai risiko penyebaran foto, video, maupun informasi secara langsung melalui internet yang dapat membantu pihak lawan menentukan sasaran serangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah sumber menyebut beberapa personel militer AS yang ditempatkan di kawasan tersebut kemungkinan akan diperintahkan menyerahkan ponsel pribadi mereka dalam waktu dekat. Langkah serupa disebut sedang dipertimbangkan di sejumlah wilayah yang menjadi lokasi penempatan pasukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komandan tertinggi misi AS di Timteng, Brad Cooper, dalam surat tertanggal 28 Juli yang diperoleh Reuters, menyatakan informasi yang tersebar secara langsung melalui media maupun unggahan daring dapat memberikan keuntungan bagi Iran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kerugian langsung dan tak terhindarkan dari data intelijen sumber terbuka ini dapat diukur dalam nyawa anggota militer Amerika dan penduduk sipil di negara-negara Teluk yang menjadi sasaran,&#8221; tulis Cooper sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Jumat, (31\/07\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cooper meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan operasional, meskipun tidak menjelaskan secara rinci bentuk pembatasan komunikasi yang akan diterapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peringatan tersebut menyoroti tantangan baru dalam peperangan modern, ketika informasi dari lapangan dapat menyebar dengan cepat melalui perangkat digital. Militer AS menilai unggahan yang memuat lokasi, aktivitas, atau dampak serangan dapat menjadi sumber informasi berharga bagi pihak yang ingin menyerang pasukan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Yordania, negara yang beberapa kali menjadi sasaran serangan terkait konflik kawasan, sejumlah personel disebut telah mendapat informasi bahwa ponsel mereka akan disita dalam beberapa hari mendatang. Namun, belum ada kepastian mengenai mekanisme pelaksanaan kebijakan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Juru bicara Komando Pusat AS, Timothy Hawkins, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya perlindungan informasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pesan ini adalah pengingat umum kepada anggota layanan kami tentang pentingnya menjaga keamanan operasional. Ini adalah salah satu dari banyak kesempatan yang telah digunakan Laksamana Cooper untuk menyampaikan prioritas operasional,&#8221; ujar Hawkins kepada Reuters.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembatasan penggunaan perangkat pribadi bagi prajurit menunjukkan meningkatnya perhatian AS terhadap ancaman kebocoran informasi di tengah konflik dengan Iran. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko serangan terhadap personel militer maupun fasilitas pertahanan AS di kawasan Timteng. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Militer Amerika Serikat memperketat keamanan operasional dengan mempertimbangkan penyitaan ponsel pribadi pasukan di Timur Tengah karena khawatir informasi digital dapat dimanfaatkan dalam konflik dengan Iran. WASHINGTON D.C &#8211; Militer Amerika Serikat (AS) memperketat pengamanan informasi bagi personelnya yang bertugas di kawasan Timur Tengah (Timteng) dengan mempertimbangkan penyitaan telepon seluler pribadi. Langkah tersebut dilakukan karena kekhawatiran &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":198535,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,46522,16492,7612,46523,46524,31057,17790,27523,5723,8523],"class_list":["post-198534","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-brad-cooper","tag-centcom","tag-iran","tag-keamanan-operasional","tag-kebocoran-informasi-militer","tag-komando-pusat-as","tag-militer-as","tag-perang-as-iran","tag-timur-tengah","tag-yordania"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198534","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198534"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198534\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198536,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198534\/revisions\/198536"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198535"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}