{"id":198929,"date":"2026-08-03T10:27:15","date_gmt":"2026-08-03T02:27:15","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198929"},"modified":"2026-08-03T10:27:15","modified_gmt":"2026-08-03T02:27:15","slug":"israel-dan-hamas-berbeda-pandangan-soal-tahapan-perdamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/israel-dan-hamas-berbeda-pandangan-soal-tahapan-perdamaian\/","title":{"rendered":"Israel dan Hamas Berbeda Pandangan soal Tahapan Perdamaian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Rencana pelucutan senjata Hamas menghadapi hambatan setelah Israel menolak menarik pasukan dari Gaza sebelum seluruh persenjataan kelompok tersebut diserahkan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TEL AVIV &#8211;<\/strong> Israel meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali rencana kesepakatan pelucutan senjata Hamas di Jalur Gaza karena menilai penarikan pasukan sebelum proses tersebut selesai dapat menimbulkan risiko keamanan baru. Sikap itu menjadi hambatan dalam upaya implementasi kesepakatan antara Hamas dan <em>Board of Peace<\/em> (BoP) terkait penghentian konflik di wilayah Palestina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Doron Spielman, menyatakan pasukan Israel tidak akan meninggalkan Gaza sebelum Hamas menyerahkan seluruh persenjataannya secara nyata. Israel menilai keberadaan senjata Hamas masih menjadi ancaman apabila pasukan ditarik tanpa adanya mekanisme pelucutan yang jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penilaian kami adalah bahwa jika kami melakukan penarikan pasukan sebelum Hamas benar-benar dilucuti, mereka akan dengan cepat kembali memperluas kehadirannya di seluruh Gaza &#8230; dan berupaya melancarkan serangan lain seperti 7 Oktober,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pelucutan senjata berarti menyerahkan senjata secara fisik. Tidak ada definisi lain selain itu,&#8221; tambah Spielman sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin, (03\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, pejabat senior Hamas Ghazi Hamad mengonfirmasi kelompoknya telah mencapai kesepakatan dengan BoP mengenai rencana pelucutan senjata. Namun, Hamas menyatakan pelaksanaan kesepakatan tersebut harus didahului pemenuhan sejumlah persyaratan dari Israel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hamad menyebut dua hal utama yang menjadi syarat Hamas, yakni penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional (<em>International Stabilization Force<\/em>\/ISF) di Gaza serta kepatuhan Israel terhadap kewajibannya dalam perjanjian gencatan senjata yang disepakati pada Oktober.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Satu paket,&#8221; kata Hamad pada Jumat (31\/7).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami tidak akan memulai langkah apa pun terkait persenjataan sebelum Israel melaksanakan komitmennya. Terus terang, jika Israel tidak melaksanakannya, kami juga tidak akan melanjutkan proses ini,&#8221; paparnya menambahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Hamad, Israel harus menghentikan seluruh operasi militer, mengakhiri serangan di Gaza, serta menarik pasukannya hingga garis kuning atau <em>Yellow Line<\/em> sesuai ketentuan dalam perjanjian gencatan senjata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbedaan pandangan antara Israel dan Hamas membuat proses menuju kesepakatan akhir masih menghadapi tantangan. Israel menjadikan pelucutan senjata sebagai syarat keamanan utama, sedangkan Hamas meminta penarikan pasukan Israel dan pemenuhan komitmen gencatan senjata sebagai langkah awal sebelum menjalankan kesepakatan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rencana pelucutan senjata Hamas menghadapi hambatan setelah Israel menolak menarik pasukan dari Gaza sebelum seluruh persenjataan kelompok tersebut diserahkan. TEL AVIV &#8211; Israel meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali rencana kesepakatan pelucutan senjata Hamas di Jalur Gaza karena menilai penarikan pasukan sebelum proses tersebut selesai dapat menimbulkan risiko keamanan baru. Sikap itu menjadi hambatan dalam upaya &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":198930,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,32422,95,6796,2594,20498,2495,47144,39387,2496,15078,7444,46525],"class_list":["post-198929","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-board-of-peace","tag-bop","tag-donald-trump","tag-gaza","tag-gencatan-senjata-gaza","tag-hamas","tag-international-stabilization-force","tag-isf","tag-israel","tag-konflik-timur-tengah","tag-palestina","tag-pelucutan-senjata-hamas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198929"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198929\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198931,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198929\/revisions\/198931"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198930"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}