{"id":198975,"date":"2026-08-03T13:31:28","date_gmt":"2026-08-03T05:31:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=198975"},"modified":"2026-08-03T13:31:28","modified_gmt":"2026-08-03T05:31:28","slug":"tuduhan-korupsi-milei-picu-ketegangan-baru-dengan-brasil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tuduhan-korupsi-milei-picu-ketegangan-baru-dengan-brasil\/","title":{"rendered":"Tuduhan Korupsi Milei Picu Ketegangan Baru dengan Brasil"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Presiden Argentina Javier Milei kembali menyerang Presiden Brasil Luiz In\u00e1cio Lula da Silva dengan tudingan korupsi yang memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUENOS AIRES<\/strong> &#8211; Presiden Argentina Javier Milei kembali memicu ketegangan diplomatik dengan Brasil setelah melontarkan tudingan keras terhadap Presiden Brasil Luiz In\u00e1cio Lula da Silva. Pernyataan tersebut disampaikan Milei saat wawancara dengan media lokal dan menuai respons dari pemerintah Brasil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Milei menilai Lula tetap bertanggung jawab atas kasus korupsi yang pernah menjeratnya, meskipun proses hukum sebelumnya telah dibatalkan. Dalam wawancara dengan stasiun televisi LN+, Milei mengatakan, &#8220;Dia pencuri, dia korup, dia pernah divonis atas kasus pencurian dan korupsi, dia pernah dipenjara. Jadi benar jika kita menyebutnya sebagai seorang terpidana.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan itu disampaikan setelah Milei sebelumnya mengkritik Lula dalam kunjungannya ke Brasil untuk mendukung Fl\u00e1vio Bolsonaro, salah satu tokoh politik dari kubu sayap kanan yang menjadi rival politik Lula menjelang pemilihan presiden Brasil mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Brasil merespons pernyataan tersebut dengan menarik duta besarnya dari Argentina untuk melakukan konsultasi. Langkah itu diambil setelah Milei juga melontarkan kritik terhadap seorang hakim Mahkamah Agung Brasil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Argentina kemudian berupaya menurunkan tensi hubungan kedua negara. Juru bicara kepresidenan Adri\u00e1n Ravier menyebut perselisihan antara kedua pemimpin tersebut sebagai perbedaan pandangan politik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ditanya mengenai sikap kerasnya terhadap Lula, Milei menjawab, &#8220;Bukankah mencuri dari seseorang juga merupakan tindakan yang agresif? Menyebut pencuri sebagai &#8216;pencuri&#8217; jauh lebih ringan dibandingkan tindakan pencuriannya.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Milei juga menegaskan kembali pandangannya terhadap mantan pemimpin Brasil tersebut. &#8220;Mereka membebaskannya (Lula) karena kesalahan administratif, bukan karena dia tidak bersalah. Karena itu, dia tetap seorang pencuri dan pejabat yang korup,&#8221; tegas Milei.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya melakukan ini karena saya adalah pejuang bagi cita-cita kebebasan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan Milei merujuk pada kasus hukum yang pernah dihadapi Lula dalam penyelidikan antikorupsi besar-besaran <em>Operation Car Wash<\/em> atau <em>Lava Jato<\/em>. Lula sebelumnya menjalani hukuman penjara selama 580 hari sejak 2018 setelah divonis dalam perkara tersebut, sebelum putusan hukumnya dibatalkan karena adanya pelanggaran prosedural.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketegangan antara kedua negara menjadi perhatian karena Argentina dan Brasil memiliki hubungan ekonomi yang erat. Sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin (03\/08\/2026), konflik pernyataan politik antara kedua pemimpin berpotensi memengaruhi hubungan bilateral meski pemerintah kedua negara masih berupaya menjaga komunikasi. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Argentina Javier Milei kembali menyerang Presiden Brasil Luiz In\u00e1cio Lula da Silva dengan tudingan korupsi yang memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara. BUENOS AIRES &#8211; Presiden Argentina Javier Milei kembali memicu ketegangan diplomatik dengan Brasil setelah melontarkan tudingan keras terhadap Presiden Brasil Luiz In\u00e1cio Lula da Silva. Pernyataan tersebut disampaikan Milei saat wawancara dengan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":198976,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9578,8500,43822,16073,47203,47200,43573,47202,47205,47198,47199,47204,47201],"class_list":["post-198975","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-argentina","tag-brasil","tag-buenos-aires","tag-diplomasi-internasional","tag-flavio-bolsonaro","tag-hubungan-argentina-brasil","tag-javier-milei","tag-korupsi-brasil","tag-lava-jato","tag-luiz-inacio-lula-da-silva","tag-lula-da-silva","tag-operation-car-wash","tag-politik-amerika-selatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=198975"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198975\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198977,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/198975\/revisions\/198977"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=198975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=198975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=198975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}