{"id":199060,"date":"2026-08-03T19:02:37","date_gmt":"2026-08-03T11:02:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199060"},"modified":"2026-08-03T19:02:37","modified_gmt":"2026-08-03T11:02:37","slug":"empat-titik-kebakaran-ditemukan-di-kobar-angin-kencang-jadi-ancaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/empat-titik-kebakaran-ditemukan-di-kobar-angin-kencang-jadi-ancaman\/","title":{"rendered":"Empat Titik Kebakaran Ditemukan di Kobar, Angin Kencang Jadi Ancaman"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Tim gabungan mengendalikan kebakaran di empat lokasi dan mencegah api yang diperparah angin kencang merembet ke permukiman warga Kobar.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KOTAWARINGIN BARAT<\/strong> &#8211; Tim gabungan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merembet ke permukiman setelah api muncul di empat titik di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (02\/08\/2026). Dari sekitar 2,5 hektare lahan yang terbakar, sekitar dua hektare berhasil ditangani sehingga penyebaran api dapat dikendalikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ancaman terbesar terjadi di Jalan Langlang Buana, Desa Pasir Panjang, pada malam hari. Angin kencang di lokasi tersebut berpotensi mempercepat penyebaran api menuju kawasan perumahan warga sehingga petugas mengerahkan tiga unit untuk mempercepat pemadaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebanyak tiga unit dikerahkan untuk mempercepat penanganan karena dikhawatirkan api merembet hingga ke perumahan warga,&#8221; kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Andhan Santana, sebagaimana dilansir Mmc Kobar, Senin, (03\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain di Desa Pasir Panjang, kebakaran ditemukan pada dua lokasi di Kelurahan Baru serta satu lokasi di Desa Amin Jaya, Kecamatan (Kec.) Pangkalan Banteng. Penanganan dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar setelah menerima laporan dari masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laporan pertama diterima dari kawasan Tatas, Kelurahan Baru, pada siang hari. Saat memeriksa lokasi, petugas menemukan dua titik kebakaran sehingga personel dibagi menjadi dua tim agar proses pemadaman dapat dilakukan secara bersamaan dan lebih efektif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengerahan personel dilakukan atas arahan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kobar melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik. Petugas kemudian bergerak menuju setiap lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Desa Amin Jaya, penanganan kebakaran melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA). Koordinasi antara petugas dan masyarakat membuat api di lokasi tersebut dapat dikendalikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kondisi di Desa Amin Jaya dapat tertangani dengan baik berkat dukungan tim MPA setempat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Operasi pemadaman juga melibatkan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Manggala Agni, Taruna Siaga Bencana (Tagana), relawan, dan masyarakat sekitar. Seluruh unsur membagi tugas untuk memadamkan api serta mengamankan kawasan yang berpotensi terdampak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Seluruh unsur yang terlibat telah bekerja sama dalam penanganan hari ini agar kondisi di lapangan tetap kondusif dan aman dari ancaman api,&#8221; pungkas Andhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Respons cepat dan kolaborasi lintas unsur tersebut berhasil menekan risiko perluasan kebakaran, terutama di lokasi yang berdekatan dengan permukiman. Kewaspadaan masyarakat dan kecepatan penyampaian laporan menjadi bagian penting dalam mencegah karhutla berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim gabungan mengendalikan kebakaran di empat lokasi dan mencegah api yang diperparah angin kencang merembet ke permukiman warga Kobar. KOTAWARINGIN BARAT &#8211; Tim gabungan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merembet ke permukiman setelah api muncul di empat titik di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (02\/08\/2026). Dari sekitar 2,5 hektare lahan yang terbakar, sekitar dua &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":199062,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,9287],"tags":[26966,12875,21553,47328,33882,26960,20126,1530,31034,6904,8710,6001,1671,41261,26000,20353,5184,19431,41956,8690],"class_list":["post-199060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-pangkalan-bun","tag-andhan-santana","tag-angin-kencang","tag-bpbd-kobar","tag-desa-amin-jaya","tag-desa-pasir-panjang","tag-karhutla-kobar","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kebakaran-lahan","tag-kecamatan-pangkalan-banteng","tag-kelurahan-baru","tag-kobar","tag-kotawaringin-barat","tag-manggala-agni","tag-masyarakat-peduli-api","tag-pemadaman-karhutla","tag-permukiman-warga","tag-tagana","tag-tim-gabungan","tag-tim-reaksi-cepat","tag-trc-bpbd"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199060"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199065,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199060\/revisions\/199065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}