{"id":199242,"date":"2026-08-04T20:33:53","date_gmt":"2026-08-04T12:33:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199242"},"modified":"2026-08-04T20:33:53","modified_gmt":"2026-08-04T12:33:53","slug":"polisi-dalami-kasus-teror-oky-pratama-lewat-konfrontasi-tiga-terduga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polisi-dalami-kasus-teror-oky-pratama-lewat-konfrontasi-tiga-terduga\/","title":{"rendered":"Polisi Dalami Kasus Teror Oky Pratama Lewat Konfrontasi Tiga Terduga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"324\"><em>Penyidik akan mengonfrontasi tiga terduga pengirim karangan bunga berisi teror kepada Oky Pratama untuk menguji perbedaan keterangan dalam proses penyidikan.<\/em><\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"324\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"11\">JAKARTA<\/strong> &#8211; Penyidik kepolisian akan mempertemukan tiga orang yang diduga terlibat dalam pengiriman karangan bunga berisi teror kepada dokter kecantikan Oky Pratama. Langkah konfrontasi dilakukan untuk menguji perbedaan keterangan yang muncul selama proses pemeriksaan dan memperjelas rangkaian peristiwa dalam penyidikan.<\/p>\n<p data-start=\"326\" data-end=\"561\">Kuasa hukum Oky Pratama, Ahmad Ramzy, mengatakan tiga orang yang akan dikonfrontasi masing-masing berinisial R, RA, dan ST. Ketiganya diduga terlibat dalam pemesanan karangan bunga yang dikirim ke rumah pribadi maupun klinik milik Oky.&#8221;Bahwa tiga orang ini adalah orang yang bersama-sama dengan memesan karangan bunga untuk mengirimkan ke rumah kediaman dr Oky dan klinik dr Oky,&#8221; kata Ahmad Ramzy kepada wartawan, Selasa (04\/08\/2026), sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (04\/08\/2026).<\/p>\n<p data-start=\"832\" data-end=\"1073\">Menurut Ramzy, konfrontasi diperlukan karena terdapat perbedaan keterangan dari para pihak yang telah diperiksa. Hasil konfrontasi diharapkan dapat membantu penyidik memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai dugaan tindak pidana tersebut.&#8221;Mudah-mudahan dengan konfrontir hari ini mempertegas atau membuat terang menjadi suatu peristiwa tersebut. Yang mana ketiga orang ini, sepengetahuan saya dalam proses hukum yang ada, kenapa orang itu diambil konfrontir? Karena ada keterangan yang satu sama lain yang berbeda. Makanya dilakukan konfrontir,&#8221; tutur dia.<\/p>\n<p data-start=\"1397\" data-end=\"1601\">Ramzy juga mengungkapkan terdapat 16 karangan bunga yang dikirim ke tiga lokasi berbeda. Menurutnya, isi karangan bunga tersebut mengandung unsur intimidasi dan narasi yang mencemarkan nama baik kliennya.&#8221;Hal ini menjadi menarik karena sifatnya saat ini bentuknya teror karena disampaikan dengan penuh kerahasiaan, sistematis, terstruktur, sehingga penyidik membutuhkan waktu beberapa lama untuk mengungkap siapa yang mengirimkan teror karangan bunga tersebut,&#8221; ucap dia.<\/p>\n<p data-start=\"1874\" data-end=\"2107\">Hingga kini proses penyidikan masih berlangsung. Kepolisian melakukan pendalaman terhadap seluruh keterangan dan alat bukti untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pengiriman karangan bunga berisi teror tersebut. []\n<p data-start=\"1874\" data-end=\"2107\">Redaksi1<\/p>\n<p data-start=\"2109\" data-end=\"2143\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyidik akan mengonfrontasi tiga terduga pengirim karangan bunga berisi teror kepada Oky Pratama untuk menguji perbedaan keterangan dalam proses penyidikan. JAKARTA &#8211; Penyidik kepolisian akan mempertemukan tiga orang yang diduga terlibat dalam pengiriman karangan bunga berisi teror kepada dokter kecantikan Oky Pratama. Langkah konfrontasi dilakukan untuk menguji perbedaan keterangan yang muncul selama proses pemeriksaan dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":199243,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[47582,47587,47588,4589,47583,47586,2954,47585,44684,21212,47589,16942,47584],"class_list":["post-199242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-ahmad-ramzy","tag-dokter-oky-pratama","tag-intimidasi","tag-jakarta","tag-karangan-bunga-teror","tag-kasus-teror","tag-kepolisian","tag-konfrontasi-penyidik","tag-oky-pratama","tag-pencemaran-nama-baik","tag-pengiriman-karangan-bunga","tag-penyidikan-polisi","tag-teror-bunga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199244,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199242\/revisions\/199244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}