{"id":199302,"date":"2026-08-05T20:26:04","date_gmt":"2026-08-05T12:26:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199302"},"modified":"2026-08-05T20:26:04","modified_gmt":"2026-08-05T12:26:04","slug":"jepang-hapus-hampir-seluruh-pajak-makanan-ini-dampaknya-bagi-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jepang-hapus-hampir-seluruh-pajak-makanan-ini-dampaknya-bagi-ekonomi\/","title":{"rendered":"Jepang Hapus Hampir Seluruh Pajak Makanan, Ini Dampaknya bagi Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kabinet Jepang menyetujui pemangkasan pajak konsumsi bahan pangan menjadi 1 persen selama dua tahun guna menjaga daya beli masyarakat meski berpotensi mengurangi penerimaan negara.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Pemerintah Jepang resmi menyetujui kebijakan pemangkasan pajak konsumsi bahan pangan menjadi 1 persen selama dua tahun sebagai upaya meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Kebijakan tersebut diproyeksikan mulai berlaku pada April 2027 setelah memperoleh dukungan politik dari partai penguasa.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Persetujuan diberikan Kabinet Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, setelah Dewan Umum Partai Demokrat Liberal (<em>Liberal Democratic Party<\/em>\/LDP) menyepakati usulan tersebut secara bulat. Berdasarkan rancangan kebijakan, selain menurunkan tarif pajak dari 8 persen menjadi 1 persen, pemerintah juga akan memberikan tunjangan yang nilainya setara dengan sisa 1 persen pajak sehingga beban pajak atas pembelian bahan pangan secara efektif dihapus.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, mengatakan kebijakan itu dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang terdampak kenaikan biaya hidup.&#8221;Saat ini, banyak orang merasakan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti bahan pangan. Kami meyakini bahwa langkah ini akan memungkinkan mereka yang sedang menghadapi kesulitan mendesak untuk merasakan manfaat nyata dari dukungan awal tersebut,&#8221; ujar Minoru Kihara, sebagaimana dilansir <em>Japan Times<\/em>, Rabu, (05\/08\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Apabila mulai diterapkan sesuai jadwal, kebijakan tersebut akan menjadi penurunan pertama pajak penjualan di Jepang sejak sistem itu diberlakukan pada 1989.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Di sisi lain, kebijakan ini diperkirakan mengurangi penerimaan negara sekitar 5 triliun yen atau sekitar Rp567 triliun selama masa pemberlakuannya. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sumber pembiayaan untuk menutup kekurangan anggaran negara.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Selama ini, penerimaan dari pajak konsumsi menjadi salah satu sumber pendanaan program kesejahteraan sosial bagi pemerintah daerah yang memiliki keterbatasan fiskal. Karena itu, sejumlah pihak menilai pemerintah perlu segera menjelaskan skema pendanaan agar layanan publik tetap berjalan optimal.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Salah satu opsi yang sempat mengemuka ialah penerbitan obligasi pemerintah pusat untuk menutup defisit anggaran. Namun, langkah tersebut dinilai berpotensi meningkatkan utang nasional Jepang sekaligus memengaruhi stabilitas pasar obligasi internasional.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">PM Takaichi sebelumnya mengisyaratkan pemerintah akan menyediakan kebutuhan anggaran tanpa bergantung pada penerbitan obligasi pembiayaan defisit. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas fiskal negara dalam jangka menengah. []\n<p>Redaksi1<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabinet Jepang menyetujui pemangkasan pajak konsumsi bahan pangan menjadi 1 persen selama dua tahun guna menjaga daya beli masyarakat meski berpotensi mengurangi penerimaan negara. JAKARTA &#8211; Pemerintah Jepang resmi menyetujui kebijakan pemangkasan pajak konsumsi bahan pangan menjadi 1 persen selama dua tahun sebagai upaya meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Kebijakan tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":199303,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[47666,47667,47669,2478,47661,47668,47663,47662,47660,47664,47665,47659,15487,21844],"class_list":["post-199302","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-ekonomi-jepang","tag-inflasi-jepang","tag-japan-times","tag-jepang","tag-kabinet-jepang","tag-kebijakan-fiskal-jepang","tag-ldp","tag-liberal-democratic-party","tag-minoru-kihara","tag-pajak-konsumsi-jepang","tag-pajak-makanan-jepang","tag-pm-jepang","tag-reuters","tag-sanae-takaichi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199304,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199302\/revisions\/199304"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}