{"id":199543,"date":"2026-08-06T23:02:50","date_gmt":"2026-08-06T15:02:50","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=199543"},"modified":"2026-08-06T23:02:50","modified_gmt":"2026-08-06T15:02:50","slug":"kaltara-perkuat-perlindungan-anak-menuju-indonesia-emas-2045","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kaltara-perkuat-perlindungan-anak-menuju-indonesia-emas-2045\/","title":{"rendered":"Kaltara Perkuat Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas 2045"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemprov Kaltara mengajak keluarga, sekolah, dunia usaha, media, dan masyarakat berkolaborasi memenuhi hak anak sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>BULUNGAN <\/b>&#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan bahwa anak harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, menyampaikan pendapat, serta berpartisipasi. Pemenuhan hak tersebut membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dunia usaha, media massa, pemerintah, dan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (06\/08\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan yang mengusung tema \u201cSayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045\u201d tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kaltara Kornie Serliany Ingkong Ala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Ingkong mengatakan anak tidak boleh hanya dipandang sebagai penerima manfaat program pemerintah. Anak harus memperoleh ruang untuk terlibat dalam pembangunan sesuai usia dan tingkat kematangannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMasa depan Kalimantan Utara berada di tangan anak-anak yang hari ini kita didik, lindungi, dan bimbing dengan penuh kasih sayang. Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi dorongan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, harmonis, dan inklusif bagi setiap anak,\u201d kata Ingkong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlindungan anak, menurut Ingkong, tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Pemenuhan hak pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak harus dilakukan melalui kerja sama seluruh unsur masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peringatan HAN tersebut, sebagaimana diwartakan Dkisp Kaltara, Kamis, (06\/08\/2026), menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingkong menilai keluarga menjadi lingkungan pertama yang menentukan pembentukan karakter anak. Peran tersebut perlu diperkuat melalui dukungan satuan pendidikan, pelaku usaha, media massa, organisasi masyarakat, serta pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemprov Kaltara juga menegaskan komitmennya menjalankan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak. Kebijakan itu menjadi dasar untuk memastikan anak yang mengalami hambatan kesejahteraan memperoleh perhatian dan penanganan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ingkong kemudian mengajak anak-anak di Kaltara untuk terus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta membangun karakter disiplin, mampu bekerja sama, dan tidak mudah menyerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalian adalah harapan Kalimantan Utara dan calon pemimpin yang akan mewujudkan Indonesia Emas 2045,\u201d pesannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kegiatan tersebut, Wagub Kaltara bersama Wakil Ketua TP PKK Kaltara menyerahkan piagam penghargaan kepada sponsor dan mitra kerja yang mendukung penyelenggaraan HAN ke-42.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Pemprov Kaltara berharap setiap anak dapat tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan terbebas dari kekerasan serta diskriminasi sehingga mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah pada masa depan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemprov Kaltara mengajak keluarga, sekolah, dunia usaha, media, dan masyarakat berkolaborasi memenuhi hak anak sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. BULUNGAN &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan bahwa anak harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, menyampaikan pendapat, serta berpartisipasi. Pemenuhan hak tersebut membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dunia usaha, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":199548,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,17,27],"tags":[44449,46031,44446,21497,11298,2889,48110,48109,46032,39564,9951,18386,16798,8861,45877,11297],"class_list":["post-199543","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","tag-hak-anak","tag-han-ke-42","tag-hari-anak-nasional-2026","tag-indonesia-emas-2045","tag-ingkong-ala","tag-kalimantan-utara","tag-kesejahteraan-anak","tag-kornie-serliany-ingkong-ala","tag-lingkungan-ramah-anak","tag-pembangunan-kaltara","tag-pemprov-kaltara","tag-pendidikan-anak","tag-perlindungan-anak","tag-tanjung-selor","tag-tp-pkk-kaltara","tag-wagub-kaltara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199543","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=199543"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199543\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199553,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/199543\/revisions\/199553"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/199548"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=199543"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=199543"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=199543"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}